News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TKW 20 Tahun Disiksa di Malaysia, KP2MI Turun Tangan: Kirim Nota Diplomatik dan Pastikan Proses Hukum Transparan

KP2MI pastikan kasus TKW asal Temanggung yang diduga dieksploitasi 20 tahun di Malaysia ditangani serius, kirim nota diplomatik dan beri bantuan hukum penuh.
Minggu, 23 November 2025 - 14:24 WIB
Menteri KP2MI, Mukhtarudin pada acara Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan tiga kementerian, Rabu (8/10).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan kasus dugaan eksploitasi berat yang dialami Seni, pekerja migran asal Temanggung, Jawa Tengah, berjalan secara serius dan terkoordinasi. Kasus ini mendapat perhatian luas setelah terungkap bahwa Seni telah bekerja di Malaysia selama lebih dari 20 tahun dan mengalami perlakuan tidak manusiawi dari majikannya.

Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam ketika pekerja migran Indonesia menghadapi kekerasan, eksploitasi, atau perlakuan yang melanggar hak asasi manusia di luar negeri. Dalam pernyataannya pada Sabtu, 22 November, ia menuturkan bahwa pemerintah mengambil langkah cepat untuk memastikan perlindungan serta pemulihan hak-hak korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Pemerintah memastikan setiap pekerja migran memperoleh perlindungan penuh dan pemulihan haknya,” ujar Mukhtarudin.

Sebagai langkah awal, KP2MI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur langsung melakukan koordinasi dengan otoritas Malaysia. Salah satu tindakan penting adalah pengiriman nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia agar kasus Seni menerima perhatian resmi dan diproses sesuai hukum setempat. Pengiriman nota diplomatik tersebut menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia menuntut penegakan keadilan yang transparan dan tidak ada pengabaian atas dugaan eksploitasi yang dialami korban.

Selain pendekatan diplomatik, KBRI Kuala Lumpur juga menunjuk pengacara yang terdaftar di Bar Council of Malaysia untuk memberikan pendampingan hukum kepada Seni. Langkah ini diambil agar korban dapat menghadapi proses hukum dengan dukungan profesional dan memastikan seluruh haknya dilindungi selama penyelidikan berlangsung.

KP2MI dan KBRI juga memberikan bantuan langsung kepada korban, termasuk memfasilitasi komunikasi dengan keluarga di Indonesia. Tidak hanya itu, pemerintah menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk mempermudah proses administrasi dan mobilitas korban selama penanganan kasus.

Mukhtarudin menekankan bahwa kementeriannya berkomitmen memastikan proses hukum berjalan transparan, fair, dan sesuai aturan yang berlaku di Malaysia. Koordinasi antara Indonesia dan otoritas Malaysia akan terus dilakukan hingga kasus Seni mendapatkan penyelesaian yang adil.

Lebih jauh, ia mengingatkan masyarakat Indonesia agar selalu menggunakan jalur penempatan resmi ketika memutuskan bekerja di luar negeri. Menurutnya, penggunaan jalur resmi bukan hanya memastikan pekerja tercatat dan terlindungi, tetapi juga mempermudah pemerintah memberikan intervensi ketika terjadi masalah di lapangan. Ia juga meminta agar masyarakat tidak ragu melaporkan berbagai bentuk kekerasan, penipuan, atau eksploitasi selama proses penempatan.

Kasus Seni menjadi pengingat bahwa pekerja migran Indonesia masih rentan terhadap praktik eksploitasi, terutama pada sektor kerja domestik. Dalam kasus ini, korban disebut bekerja tanpa batas waktu yang wajar dan menerima upah yang jauh dari standar, bahkan tidak sesuai kontrak. Situasi tersebut menunjukkan adanya pelanggaran serius yang memerlukan penanganan cepat dan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Indonesia berharap tindakan diplomatik, pendampingan hukum, serta perlindungan administratif yang diberikan dapat memperbaiki kondisi korban sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih mencoba mengeksploitasi pekerja migran. Kasus ini juga menjadi momentum bagi kedua negara untuk memperkuat perlindungan tenaga kerja Indonesia di Malaysia dan memastikan setiap kasus kekerasan ditangani tanpa toleransi.

Hingga kini, KP2MI dan KBRI Kuala Lumpur terus memantau perkembangan kasus Seni secara intensif. Pemerintah memastikan seluruh langkah yang diambil bertujuan memberikan keadilan bagi korban dan menjamin agar peristiwa serupa tidak terulang pada pekerja migran Indonesia lainnya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral