Agar Tak Dicurigai, Ayah Tiri Alvaro Lakukan Hal Ini untuk Kelabui Polisi: Alex Iskandar Sempat...
- Kolase Istimewa & YouTube tvOneNews
Jakarta, tvOnenews.com — Fakta baru terungkap dari kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6). Ayah tirinya, Alex Iskandar, sekaligus pelaku, rupanya sempat mencoba mengelabui polisi dengan berpura-pura ikut mencari Alvaro.
Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Aridan Satrio Utomo.
Menurutnya, Alex bahkan mendatangi Polsek Pesanggrahan layaknya orang tua yang kebingungan mencari anak hilang.
“Untuk tersangka ini sempat memang datang ke Polsek, untuk datang ke Polsek,” kata Ardian saat jumpa pers di Mapolres Metro Jaksel, Senin, 24 November 2025.
Ardian menjelaskan, rekayasa tersebut terungkap setelah penyidik mendalami jejak digital Alex. Dari ponselnya, polisi menemukan upaya pelaku membangun kesan bahwa dirinya juga sedang mencari Alvaro.
“Jadi memang dari hasil jejak digital yang kita cek dari handphone-nya pun juga dia juga berusaha untuk mengelabui bahwa dia berusaha untuk mencari anak ini juga, inisial A ini juga, mencari,” ujarnya.
Pendalaman itu kemudian menguatkan dugaan aparat bahwa Alex adalah pelaku utama yang menculik dan menghabisi nyawa Alvaro.
“Nah, di situlah kami lakukan pendalaman, dan alhamdulillah sudah ada titik terang. Kemarin ada titik terang, lalu kita lakukan pendalaman dan pemeriksaan sampai dengan penetapan tersangka,” tuturnya.
Untuk diketahui, Kapolsek Pesanggrahan, Ajun Komisaris Polisi Seala Syah Alam mengungkapkan, bocah hilang berusia 6 tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Alvaro sebelumnya diketahui hilang di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, selama 8 bulan lamanya.
"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Seala kepada wartawan, Minggu, 23 November 2025.
Polres Metro Jakarta Selatan sejatinya telah menangkap satu pelaku terkait kematian Alvaro Kiano Nugroho (6). Adapun tersangkanya itu tak lain adalah ayah tirinya sendiri.
Ayah tiri Alvaro ini telah ditetapkan jadi tersangka, tapi pelaku ini tewas bunuh diri. Alex disebut meninggal bunuh diri di dalam ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, bukan didalam tahanan. Kejadiannya Minggu dini hari, 23 November 2025.
“Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Senin, 24 November 2025.
Sebelumnya diberitakan, Ibu Alvaro, Arumi menjelaskan detik-detik anaknya dinyatakan hilang. Mulanya, Alvaro izin untuk melaksanakan Salat Maghrib di masjid dekat rumahnya kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Iya, jadi kan itu waktu itu bulan puasa ya kak. Biasanya itu setiap menjelang maghrib dia tuh pasti pergi ke masjid dekat rumah. Gak terlalu jauh lah, tapi dia udah keluar dari sore," ujar Arumi kepada wartawan, Kamis, 17 April 2025.
Arumi lanjut menceritakan, selepas Salat Maghrib ternyata Alvaro tak kunjung pulang. Alhasil, ia mencari keberadaan Alvaro. Kendati begitu, teman Alvaro mengaku tak bersamanya sejak salat hingga selepas salat di masjid dekat rumahnya.
"Akhirnya di tanggal 7 Maret kita lapor ke Polsek Pesanggrahan, orang tuaku, baru diselidiki 7 Maret malamnya. Liat CCTV sekitar kebanyakan mati, yang hidup pun gak ada Alvaro disitu," kata Arumi.
Arumi bersama keluarganya juga sudah berupaya mencari keberadaan Alvaro di wilayah Jakarta. Bahkan, dia juga sempat ke wilayah Bekasi lantaran mendapat informasi anaknya ada di sana.
"Sudah setiap hari sampai dibohongin. Orang juga pernah bilang katanya anaknya ada di Bekasi, kami ke Bekasi, ternyata sampai sana orangnya gak ada, gak muncul juga," kata Arumi.
Foe Peace Simbolon/VIVA
Load more