News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai 28 Tahun Reformasi, Zulhas Nilai Indonesia Perlu Evaluasi Besar-besaran

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menilai Indonesia perlu melakukan evaluasi besar-besaran terhadap perjalanan reformasi yang sudah berlangsung hampir tiga dekade.
Kamis, 27 November 2025 - 05:00 WIB
Jimly Asshiddiqie sambangi rumah dinas Zulkifli Hasan, Rabu (26/11/2025)
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvonenews.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menilai Indonesia perlu melakukan evaluasi besar-besaran terhadap perjalanan reformasi yang sudah berlangsung hampir tiga dekade.

Hal itu ia sampaikan usai menerima kunjungan Ketua Komisi Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut dalam rangka sarapan bersama dan memberikan buku yang ditulis oleh Jimly berjudul “Menuju Perubahan Kelima UUD NRI Tahun 1945”.

Zulhas menyatakan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia tak bisa lagi dibiarkan berjalan tanpa peninjauan ulang.

“Kita sudah 27 hampir 28 tahun reformasi ya. Saya kira kita mesti evaluasi,” ujar Zulhas.

Ia menilai evaluasi itu penting untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan arah pemerintahan saat ini.

“Demokrasi kita yang makin mahal, ya kan. Disesuaikan dengan perjuangan pemerintahan di era Pak Prabowo—gerakan ekonomi rakyat, swasembada pangan, penegakan hukum dan seterusnya,” tambahnya.

Terkait usulan perubahan kelima UUD 1945—seperti dalam buku yang diberikan Jimly, Zulhas menyatakan dukungan penuh.

“Saya kira perlu tadi kita kaji apa yang dikaji oleh Pak Prof. Jimly, amandemen Undang-Undang Dasar yang kelima,” katanya.

Jimly: Indonesia Perlu 'Di-reset'

Dalam pertemuan itu, Jimly memaparkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap struktur negara setelah 28 tahun reformasi.

“Kami diskusikan mengenai pentingnya Indonesia ini kalau bahasa anak muda, ‘di-reset’. Sesudah 28 tahun sejak 98, reformasi ini perlu dievaluasi ulang menyeluruh,” kata Jimly.

Ia menyinggung masalah pada struktur parlemen, lembaga kehakiman, birokrasi pemerintahan, hingga kepolisian.

“Kok keadilan makin menjauh dari rakyat kecil. Termasuk juga tentang kepolisian,” ujarnya.

Jimly juga menyebut momentum kerusuhan Agustus sebagai cermin kemarahan masyarakat terhadap aparat dan lembaga negara.

“Kekecewaan masyarakat ditumpahkan ke kantor-kantor polisi, termasuk dua Polsek di Jatinegara yang hancur dan Polres yang dibakar,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, persoalan hukum tidak hanya terjadi di Polri, tetapi merata di seluruh penegak hukum.

“Semua aparat penegak hukum mulai dari polisi, kejaksaan, KPK, advokat, hakim, bermasalah semua,” tegasnya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lakesla TNI AL Mediasi Kasus Hutang 134 Juta, Personel dan Warga Sepakat Damai

Lakesla TNI AL Mediasi Kasus Hutang 134 Juta, Personel dan Warga Sepakat Damai

Lembaga Kesehatan Kelautan (Lakesla) TNI AL mengambil langkah cepat dan persuasif dalam menyelesaikan persoalan antara personel dengan masyarakat.
Bupati Antonius Ginting Disebut Berikan Mobil pada Kajari Karo Danke Rajagukguk, Ternyata Jadi 'Tuan Tanah'di Medan, Segini Harta Kekayaannya

Bupati Antonius Ginting Disebut Berikan Mobil pada Kajari Karo Danke Rajagukguk, Ternyata Jadi 'Tuan Tanah'di Medan, Segini Harta Kekayaannya

Isu tersebut disampaikan anggota Komisi III Hinca Panjaitan saat rapat yang membahas perkara videografer Amsal Christy Sitepu
Deretan iPhone yang Diskon di Awal Bulan April 2026, Catat Tanggalnya!

Deretan iPhone yang Diskon di Awal Bulan April 2026, Catat Tanggalnya!

Deretan iPhone diskon di Apple Brand Week 2026 mulai 1-5 April. Nikmati potongan hingga Rp7 juta dan flash sale menarik setiap hari pukul 17.00 WIB. Simak!
Harta Kekayaan Danke Rajagukguk, Kajari Karo yang Disorot di Kasus Amsal Sitepu, Jumlah Utang dan Isi Garasi Bikin Geleng-geleng

Harta Kekayaan Danke Rajagukguk, Kajari Karo yang Disorot di Kasus Amsal Sitepu, Jumlah Utang dan Isi Garasi Bikin Geleng-geleng

Menanggapi hal itu, Danke Rajagukguk mengakui adanya kekeliruan administratif dari pihaknya.
Diduga Gelapkan Uang, Seorang Perempuan Berinisial YM Ditahan Kejari Nganjuk

Diduga Gelapkan Uang, Seorang Perempuan Berinisial YM Ditahan Kejari Nganjuk

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk resmi menahan seorang perempuan berinisial YM yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan uang.
Ramai soal Meningkatnya Kasus Campak, Dokter Ingatkan Terkait Bahaya Risiko Komplikasi

Ramai soal Meningkatnya Kasus Campak, Dokter Ingatkan Terkait Bahaya Risiko Komplikasi

Campak bukan penyakit ringan. Infeksi virus ini sangat menular dan berisiko komplikasi serius. Simak bahaya dan cara pencegahan campak dalam artikel berikut!

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral