News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Ruko Terancam Tutup, Warga Pademangan Minta Menhan Turun Tangan Tuntaskan Masalah Sertifikat

Paguyuban Warga Ruko Marinatama Mangga Dua meminta Menhan turun tangan untuk menuntaskan sengkarut pertanahan yang terjadi antara mereka dengan pihak Induk Koperasi Angkatan Laut (INKOPAL).
Kamis, 27 November 2025 - 14:44 WIB
Koordinator Paguyuban Warga Ruko MMD Pademangan, Wisnu Hadikusuma.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOneNews.com - Warga yang menempati ruko dan kantor di kawasan Ruko Marinatama, Pademangan, Jakarta Utara, berencana menemui Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas status hak pakai lahan yang mereka tempati.

Hal itu terkait dengan permasalahan agraria yang terjadi antara warga yang membeli ruko dengan pihak Induk Koperasi Angkatan Laut (INKOPAL) selaku pihak yang menerbitkan sertifikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami bersyukur akhirnya mendapat jadwal audiensi dengan Kementerian Pertahanan pada Jumat ini. Semua dokumen akan kami bawa, dan kami berharap Menteri Pertahanan dapat memberi perhatian terhadap persoalan ini,” ujar Koordinator Paguyuban Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Wisnu Hadikusuma, Rabu (26/11/2025).

Adapun, Wisnu baru saja mengikuti sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait pengujian sertifikat hak pakai yang diterbitkan Induk Koperasi Angkatan Laut (INKOPAL) atas ruko dan kantor yang berdiri di atas lahan milik Kemenhan.

Dalam persidangan, ahli hukum Universitas Indonesia, Dr. Arsin Lukman, memberikan keterangan bahwa INKOPAL tidak memiliki dasar untuk bersengketa karena bukan pemilik sah lahan tersebut, tempat ratusan warga membuka usaha.

“Karena itu kami ingin mengadukan nasib kami langsung kepada Menteri Pertahanan. Kami berharap ada titik terang dalam pertemuan nanti,” kata Wisnu.

Ia menambahkan, kuasa hukum Kemenhan dalam sidang hari ini menyoroti perjanjian sewa antara warga dan INKOPAL. Padahal, menurut Wisnu, warga melakukan transaksi jual beli, bukan sewa menyewa.

Ia mengakui kebingungan warga muncul karena mereka membeli ruko dan kantor tersebut, tetapi kepemilikan mereka hanya dibuktikan dengan sertifikat yang diterbitkan INKOPAL, bukan sertifikat resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami ingin meluruskan semuanya dan memohon perhatian khusus dari Menteri,” tegasnya.

Sebagai perwakilan warga, Wisnu berharap Kemenhan selaku pemegang hak atas aset tersebut bersedia membuka ruang mediasi. 

Ia menilai selama ini INKOPAL dipersepsikan sebagai pemilik aset, padahal status kuasa berada di Kemenhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sangat berharap Menteri Pertahanan bersedia menerima kami untuk membicarakan masa depan usaha kami,” ujarnya.

Wisnu menambahkan, warga sudah tiga kali bersurat agar diterima audiensi. Ada ratusan ruko di kawasan itu yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak karyawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJPH-Barantin Perketat Pengawasan Produk Impor Terkait Porcine

BPJPH-Barantin Perketat Pengawasan Produk Impor Terkait Porcine

Pengawasan terhadap komoditas impor diperketat menyusul temuan bahan baku pakan ternak jenis Meat Bone Meal yang mengandung unsur porcine.
Buntut Pencabulan 50 Santriwati di Ponpes Pati, Kemenag Minta Maaf ke Keluarga Korban

Buntut Pencabulan 50 Santriwati di Ponpes Pati, Kemenag Minta Maaf ke Keluarga Korban

Buntut pencabulan lima puluh (50) santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, oleh pengasuh ponpes itu sendiri yakni berinisial AS. Kini
KDM Bakal Kirim Pelajar Pelaku Kerusuhan di Dago ke Barak Militer, Dedi Mulyadi: Kita Lihat Aspek KUHP-nya

KDM Bakal Kirim Pelajar Pelaku Kerusuhan di Dago ke Barak Militer, Dedi Mulyadi: Kita Lihat Aspek KUHP-nya

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bakal mengirim pelajar pelaku kerusuhan di Dago ke barak militer. Kemudian, ia berharap para pelajar bisa mengerti arah bangsa.
Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM, Pemerintah Siapkan Perlindungan Reputasi di Era Digital

Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM, Pemerintah Siapkan Perlindungan Reputasi di Era Digital

Pemerintah masukkan hak untuk dilupakan dalam RUU HAM. Aturan ini lindungi reputasi warga dari jejak digital yang merugikan.
Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Mei 2026, total huntara yang telah selesai dibangun di Sumatera Utara sebanyak 1.024 unit. Sedangkan di Sumatera Barat, sebanyak 830 unit.
Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Persib bertanding sebagai tuan rumah di pekan ke-31 Super League 2025/2025. Gol tunggal dari Patricio Matricardi membawa Persib unggul 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026).

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral