News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BLTS 2025 Rampungkan Distribusi ke 28 Juta KPM, 7 Juta Data Masih Diverifikasi

Kemensos menyatakan BLTS 2025 sudah tersalurkan ke 28 juta penerima. Verifikasi data diperketat agar bantuan tepat sasaran dan transparan.
Kamis, 27 November 2025 - 15:48 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) tahun 2025 terus menunjukkan progres signifikan. Kementerian Sosial (Kemensos) mengonfirmasi bahwa program bantuan tersebut telah menjangkau lebih dari 28 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pemerintah memastikan proses penyaluran dilakukan bertahap, disertai pengecekan ulang agar bantuan diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama, yakni Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Dari total distribusi yang sudah berjalan, Himbara telah menyalurkan bantuan kepada 15.816.039 KPM, sedangkan PT Pos Indonesia menyalurkan kepada 12.285.222 KPM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyaluran BLTS Kesra hari ini yang datanya sudah tuntas itu 28 juta lebih. Insyaallah akhir minggu atau minggu depan semuanya bisa tersalur," ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Rabu (26/11/2025).

Meski sebagian besar telah menerima bantuan, masih terdapat 6 hingga 7 juta data penerima yang saat ini sedang dalam proses verifikasi lanjutan. Verifikasi ini melibatkan pemerintah daerah, pendamping Kemensos, dinas sosial, perangkat desa, hingga kelurahan. Setelah final, data tersebut akan dikembalikan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menjadi acuan penyaluran tahap akhir.

Proses verifikasi mencakup identifikasi ulang penerima yang layak, tidak layak, hingga calon pengganti. Kemensos menegaskan bahwa penerima dari desil 1 hingga desil 4 masih masuk kategori layak bantuan, sementara penerima di desil 5 hingga desil 10 dipastikan tidak memenuhi syarat.

“Setiap penyaluran kita jadikan kesempatan untuk verifikasi lapangan. Kalau ini kita lakukan terus, insyaallah data semakin akurat dan bantuan makin tepat sasaran,” tegas Gus Ipul.

Kemen­­­­­­sos juga memperluas akses partisipasi publik untuk memastikan transparansi. Warga kini dapat melakukan pengecekan, sanggahan, hingga usulan melalui berbagai kanal resmi, antara lain aplikasi SIKS-NG, fitur Usul/Sanggah di aplikasi Cek Bansos, Call Center 171, pendamping lapangan, hingga layanan WhatsApp yang sedang dikembangkan.

Menurut Gus Ipul, keterlibatan publik ini penting dalam menciptakan data penerima bantuan yang bersih dan akurat. Bahkan, tren baru mulai muncul: masyarakat yang mengundurkan diri sebagai penerima karena merasa sudah mampu.

“Saat ini sudah banyak masyarakat yang mulai menolak bansos karena merasa cukup. Ini bisa kita alihkan untuk warga lain yang lebih membutuhkan,” jelasnya.

Fenomena tersebut tercatat dalam aplikasi Cek Bansos maupun melalui verifikasi di lapangan. Selain itu, beberapa daerah juga menerapkan stiker penanda penerima bansos sebagai kebijakan lokal. Meski menuai pro dan kontra, Menteri Sosial menyebut kebijakan itu menghasilkan efek sosial yang positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada sebagian masyarakat yang kemudian mengundurkan diri setelah ada stiker penanda. Ini menumbuhkan kesadaran baru untuk saling mengingatkan dan mengoreksi,” ujarnya.

Dengan target penyelesaian distribusi dalam waktu dekat, pemerintah berharap BLTS tidak hanya menjadi bantuan finansial sementara, tetapi juga pemicu akurasi data, transparansi publik, serta peningkatan kesadaran sosial di masyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Luruskan Potongan Video, Herri Pras Ungkap Alasan Pengurus Klaster Terlihat Mendukung Adi Paryanto

Herri Pras luruskan potongan video pengurus klaster yang terlihat mendukung Adi Paryanto. Ia menjelaskan maksud sikap persuasif di balik video tersebut.
Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Fakta-Fakta Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo: Sosok "SU" Masih Diperiksa hingga Para Pengusaha Turut Disadap

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal. Inilah deretan fakta dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Registrasi Bulanan Tesla di Eropa Naik di Tengah Ketatnya Persaingan Produsen China

Pendaftaran mobil baru Tesla mencatatkan lonjakan signifikan di sejumlah negara Eropa pada bulan Oktober, memperkuat tren pemulihan produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Eropa.
AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

AFC Resmi Tunda Piala Asia ke Desember 2027, WAFF Buka Kans Gelar Piala Asia Barat untuk Isi Kekosongan Turnamen

Opsi menggelar Piala Asia Barat adalah untuk mengisi kekosongan Piala Asia 2027 yang seharusnya digelar pada 7 Januari 2027 mendatang.
Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026). Pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.
Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Segera Panggil Doktif dan Cek Data

Produk pemanis minuman saat ini beragam, salah satunya ada Beeru Stevia. Beberapa waktu viral karena diduga mengandung pemanis buatan.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.
Selengkapnya

Viral