News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Beberapa Sidik Jari di Lakban yang Bungkus Wajah Arya Daru, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!

Budi Hermanto, memastikan bahwa apa yang disampaikan penyidik sebenarnya sudah sesuai prosedur ilmiah dalam proses identifikasi.
Sabtu, 29 November 2025 - 07:45 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Ilham Kausar)

Jakarta, tvOnenews.comPolda Metro Jaya kembali memberikan penjelasan lanjutan terkait polemik temuan sidik jari dalam kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, memastikan bahwa apa yang disampaikan penyidik sebenarnya sudah sesuai prosedur ilmiah dalam proses identifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, permintaan dari pihak yang mewakili keluarga Almarhum Arya Daru terkait tentang temuan sidik jari. Disampaikan pada saat konferensi pers beberapa bulan yang lalu bahwa temuan tiga sidik jari itu hanya satu yang dapat dilakukan identifikasi,” ujarnya, dikutip Sabtu, 29 November 2025.

Ia menjelaskan dua sidik jari lainnya tidak dapat dianalisis lebih jauh karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan dilakukan pengujian lanjutan.

“Dua itu bisa saja karena cuaca, karena kondisi sidik jari itu tidak bisa diidentifikasi ataupun dilakukan pengujian sehingga belum dapat,” tutur dia.

Budi Hermanto juga menanggapi pertanyaan tim kuasa hukum mengenai sidik jari yang disebut terdapat pada sprei dan bantal. Ia menekankan bahwa teknik pengambilan sidik jari memiliki keterbatasan tergantung permukaannya.

“Ini memang kita harus melihat dalam keilmuan pengambilan sidik jari. Itu di permukaan yang padat, yang tidak berpori, itu sangat akan lebih mudah. Tetapi ada teknik-teknik lain yang bisa kita terapkan. Tapi sejauh ini sudah dilakukan secara maksimal,” katanya.

Meski sejumlah bukti tidak dapat diidentifikasi, polisi menegaskan bahwa penyidikan kasus ini belum dihentikan. Setiap informasi dan temuan baru, sekecil apa pun, akan tetap ditindaklanjuti.

“Penyidik belum menghentikan proses penyelidikan, dikarenakan apabila masih menemukan informasi, fakta-fakta lain, ini selalu akan didalami,” tutur Budi.

Hingga kini, Polda Metro Jaya menyatakan masih membuka ruang pendalaman dan menunggu perkembangan temuan berikutnya dalam mengungkap kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, kuasa hukum keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), mengklaim, terdapat empat sidik jari pada lakban yang melilit wajah korban.

"Kan kemarin secara kesimpulan disampaikan tidak ada DNA orang lain selain Arya Daru. Tadi kami sempat gali Itu ternyata ada empat sidik jari," kata kuasa hukum keluarga Arya, Martin Lukas Simanjuntak di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 26 November 2025.

Berdasarkan keterangan polisi, dari empat sidik jari di lakban, hanya satu yang layak diperiksa dan itu merupakan milik Arya. Martin menekankan seharusnya penyelidik tetap memeriksa tiga sidik jari lainnya yang menempel pada lakban, mengingat benda tersebut menjadi salah satu bukti penting dalam kasus ini.

"Jadi menyimpulkan tidak ada DNA orang lain dengan tidak ditelitinya tiga sidik jari yang nempel tersebut, itu juga mungkin perlu diperdalam ke depan oleh penyidik," ucap dia.

Senada, kuasa hukum lainnya, Nicolay Aprilindo, menilai pemeriksaan terhadap tiga sidik jari itu krusial dalam penyelidikan kematian Arya.

"Jadi masalah sidik jari itu, itu masalah yang sangat krusial juga. Kami juga baru tahu ada tiga sidik jari yang melekat di lakban itu, tapi yang yang bisa teridentifikasi oleh inafis itu hanya milik almarhum. Yang tiga lagi tidak," tutur Nicolay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Pegadaian ingin hadir mendampingi seluruh elemen pekerja di Indonesia agar memiliki ketahanan finansial yang kokoh melalui manajemen aset yang cerdas dan likuid
Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Paraguay dan Australia harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Polri Mutasi 1.121 Personel, 190 Kapolres Dipromosikan hingga Polresta Baru di IKN

Polri Mutasi 1.121 Personel, 190 Kapolres Dipromosikan hingga Polresta Baru di IKN

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).
Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan kelembagaan yang telah terjalin dengan baik selama ini. 
Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga pastikan pemenuhan kebutuhan BBM subsidi di seluruh kabupaten/ kota wilayah Jawa Timur aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Polisi Periksa Firdaus Oiwobo Terkait Laporannya ke Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto

Polisi Periksa Firdaus Oiwobo Terkait Laporannya ke Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto

Laporan terhadap mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardiyanto, masih terus diproses kepolisian.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral