News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita yang Viral, Ratusan Korban dan Kerugian Miliaran

Kasus penipuan WO Ayu Puspita viral. Ratusan pasangan jadi korban, reservasi kacau hingga kerugian mencapai Rp16 miliar. Ini kronologi lengkapnya.
Senin, 8 Desember 2025 - 13:28 WIB
Profil Ayu Puspita: Pemilik Vendor Pernikahan yang Viral Usai Diduga Tipu Klien dan Bikin Acara Resepsi Berantakan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan penipuan wedding organizer kembali menjadi sorotan setelah pesta pernikahan di Jakarta berubah menjadi kekacauan besar. Perempuan bernama Ayu Puspita Dinanti, pemilik WO Madelief, kini tengah menjadi sorotan publik setelah layanan katering dan fasilitas acara yang telah dibayarkan oleh klien tidak muncul pada hari pelaksanaan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025, dan langsung menyebar luas di media sosial. Sejumlah tamu undangan, keluarga pengantin, hingga korban lain mengunggah video kondisi gedung resepsi yang tampak rapi namun meja prasmanan dan hidangan sama sekali tidak tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral di Media Sosial

Kasus ini mulai menjadi perhatian publik setelah unggahan seorang pengguna Threads, @cindyangelina, pada 7 Desember 2025. Ia membagikan video suasana gedung resepsi dengan dekorasi lengkap, namun tanpa makanan sama sekali. Dalam unggahannya, ia menyebut hanya tersedia minuman berupa jus jambu yang diyakini bukan berasal dari vendor WO, melainkan disediakan pihak gedung.

Unggahan tersebut juga menyebut bahwa kejadian ini bukan hanya satu kasus tunggal. Dalam satu hari, delapan acara pernikahan dilaporkan gagal terlaksana sesuai kesepakatan karena ketidakhadiran katering dan tim pendukung.

Video tersebut kemudian menyebar luas ke TikTok, Instagram, hingga X, dan memicu respons besar dari warganet.

Jumlah Korban Terungkap

Setelah unggahan viral, para calon pengantin dan keluarga yang menggunakan jasa Madelief WO menggelar komunikasi bersama untuk mendata kerugian. Dari hasil pendataan, tercatat 230 pasangan menjadi korban dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp15 hingga Rp16 miliar.

Beberapa korban mengaku telah membayar lunas sejak berbulan-bulan bahkan bertahun sebelumnya karena tergiur promo paket hemat dengan fasilitas lengkap.

Penggerudukan Rumah Pelaku di Jakarta Timur

Kemarahan korban memuncak pada Minggu, 7 Desember 2025. Ratusan orang mendatangi rumah Ayu Puspita di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, menuntut pertanggungjawaban. Situasi sempat memanas karena para korban merasa ditipu dan ditelantarkan.

Beberapa video yang beredar memperlihatkan korban berteriak histeris dan menangis karena pesta pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi kerugian besar dan kekecewaan mendalam.

Ayu Puspita Ditangkap dan Diperiksa Polisi

Tidak lama setelah aksi massa tersebut, beredar video Ayu Puspita digelandang petugas kepolisian menuju mobil patroli. Ia tampak memakai kerudung hitam dan kemeja bergaris biru-putih sementara di sekelilingnya korban terus meneriakkan tuntutan.

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Ayu Puspita bersama suami, rekan usaha, dan bagian pemasaran telah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara untuk pemeriksaan. Namun, proses mediasi masih berjalan alot karena pihak pelaku disebut belum memberikan solusi jelas terkait pengembalian dana.

Pengakuan dan Modus Pelaku

Dalam pemeriksaan awal, Ayu mengakui bahwa manajemen keuangan perusahaannya berantakan. Ia menggunakan skema gali lubang tutup lubang, yaitu pembayaran dari calon klien baru digunakan untuk membiayai acara klien sebelumnya yang belum terlaksana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dana dari klien juga diduga digunakan untuk kepentingan pribadi seperti pembelian rumah mewah dan bepergian ke luar negeri. Ayu berjanji akan mengembalikan uang korban melalui penjualan aset, meski hingga kini belum ada kepastian waktu.

Kasus ini kini memasuki proses hukum dan menjadi perhatian publik karena jumlah korban yang besar serta modus penipuan yang dilakukan melalui bisnis jasa pernikahan yang seharusnya membantu calon pengantin mempersiapkan momen penting dalam hidup mereka. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Sumut Sita 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Orang Ditangkap di Deli Serdang

Polda Sumut Sita 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Orang Ditangkap di Deli Serdang

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan pengungkapan berawal dari informasi mengenai sebuah mobil minibus yang diduga membawa ganja dari Aceh menuju Medan.
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana

Kasus tewasnya Sutrimo saat ini naik ke penyidikan. Polda Metro Jaya menerangkan dalam peristiwa ini, pasal yang dilaporkan yakni pembunuhan dan pembunuhan berencana.
Viral Ribuan “Pejuang Garis II” Rela Menginap Demi Kurma Muda Gratis di Mojokerto, Benarkah Bisa Bantu Promil?

Viral Ribuan “Pejuang Garis II” Rela Menginap Demi Kurma Muda Gratis di Mojokerto, Benarkah Bisa Bantu Promil?

Ribuan pejuang garis II rela menginap demi mendapatkan kurma muda gratis di Mojokerto. Buah ini dipercaya membantu promil, tetapi apa kata penelitian?
Link Nonton dan Spoiler Dream To You Episode 9 Sub Indo, Mantan Pacar Yi Jae Bikin Soo Bin Cemburu

Link Nonton dan Spoiler Dream To You Episode 9 Sub Indo, Mantan Pacar Yi Jae Bikin Soo Bin Cemburu

Link nonton dan spoiler Dream To You episode 9 Sub Indo. Mantan kekasih Yi Jae muncul dan bikin Soo Bin cemburu. Simak jadwal tayang dan bocoran lengkapnya.
Balik Nama Sertifikat Tanah Beres dalam 10 Hari Mulai 17 Agustus, Menteri ATR/BPN: Kado Indonesia Merdeka

Balik Nama Sertifikat Tanah Beres dalam 10 Hari Mulai 17 Agustus, Menteri ATR/BPN: Kado Indonesia Merdeka

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menetapkan target ambisius dalam pelayanan pertanahan.
Fenomena Pohon Kurma 'Ajaib' di Mojokerto Jadi Rebutan Pejuang Garis Dua, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena Pohon Kurma 'Ajaib' di Mojokerto Jadi Rebutan Pejuang Garis Dua, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Lautan massa berdatangan demi mengantre kupon pembagian kurma muda gratis yang dipanen dari pohon kurma berusia 36 tahun di halaman masjid Al-Mubarok, Mojokerto

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral