GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban WO Ayu Puspita Tembus 207 Orang, Polisi Kejar Asetnya untuk Bayar Ganti Rugi Rp11,5 M

Polda Metro Jaya akan menelusuri aset milik tersangka penipuan dan penggelapan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita
Minggu, 14 Desember 2025 - 12:21 WIB
Wedding Organizer PT Ayu Puspita Sejahtera digeruduk korban penipuan
Sumber :
  • Kolase Instagram/@rizkytamay & Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Polda Metro Jaya akan menelusuri aset milik tersangka penipuan dan penggelapan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengembalikan kerugian yang dialami para korban.

Dari kasus penipuan dan penggelapan WO Ayu Puspita, polisi menerima total 207 laporan yang terdiri dari 199 aduan dan delapan laporan polisi. Berdasarkan hasil perhitungan sementara, total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp11,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan maksimalkan untuk penelusuran aset. Tentunya tadi sebagaimana mungkin diharapkan oleh para korban ada pengembalian kerugian,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, dikutip Minggu, 14 Desember 2025.

Iman mengatakan, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. Hingga kini, posko pengaduan juga masih dibuka guna menampung laporan dari korban lain yang merasa dirugikan akibat penipuan WO Ayu Puspita.

“Ya tentunya kami sebagai penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat akan berupaya maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi para korban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai kerugian yang dialami para korban sangat bervariasi. Para korban tergiur promosi yang digencarkan WO Ayu Puspita, sehingga diminta untuk membayar uang muka terlebih dahulu.

“Kemudian kerugian dari masing-masing korban ini cukup variatif. Karena mereka dimintakan untuk membayar DP terlebih dahulu. Sehingga kerugiannya cukup variatif dari ada yang Rp40 juta, Rp60 juta,” tuturnya.

Iman menambahkan, para korban kembali ditawari keuntungan tambahan apabila melakukan pelunasan lebih awal. Skema tersebut yang akhirnya membuat banyak korban tertarik.

“Kemudian nanti ada penawaran lagi apabila para korban ini melunasi sebelum waktunya. Maka akan memperoleh keuntungan-keuntungan lain. Sehingga itulah yang membuat para korban tertarik,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, uang yang diperoleh dari para korban justru digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup. Seluruh dana dikelola menggunakan skema ponzi atau gali lubang tutup lubang yang dilarang karena tergolong investasi ilegal.

“Karena nilainya murah kemudian dia akan menutupinya dengan pendaftar berikutnya. Begitupun selanjutnya. Sehingga pada akhirnya setelah sekian lama berjalan ini menjadi satu kerugian yang besar yang harus ditanggung. Dan tersangka tidak bisa memenuhinya,” ujar Iman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Pandangan Pengamat Tentang Kunjungan Prabowo ke Perancis

Begini Pandangan Pengamat Tentang Kunjungan Prabowo ke Perancis

Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis memiliki nilai urgensi tersendiri.
Jokowi Belum Terima Undangan BPIP untuk Upacara Hari Pancasila: Belum Bisa Pastikan Hadir

Jokowi Belum Terima Undangan BPIP untuk Upacara Hari Pancasila: Belum Bisa Pastikan Hadir

Mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) belum menerima undangan resmi dari BPIP untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, yang akan digelar
DPRD DKI Jakarta Kritik Pedas Jalan Amblas Lenteng Agung: Baru Diperbaiki

DPRD DKI Jakarta Kritik Pedas Jalan Amblas Lenteng Agung: Baru Diperbaiki

Penanganan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan menuai kritik pedas dari DPRD DKI Jakarta.
Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Masinton dan Wabup Mahmud, Raih Opini WTP dari BPK RI

Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Masinton dan Wabup Mahmud, Raih Opini WTP dari BPK RI

Semangat mendasar untuk membangun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas keuangan secara nyata mulai membuahkan hasil positif.
Berikut ini Amalan Sunnah Menyambut Tahun Baru Islam

Berikut ini Amalan Sunnah Menyambut Tahun Baru Islam

Berikut ini amalan sunnah dalam menyambut tahun baru islam 2026. Sebaiknya diamalkan insyaallah berkah
Semangat Iduladha, AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan Ratusan Paket Kurban di Bogor dan Sukabumi

Semangat Iduladha, AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan Ratusan Paket Kurban di Bogor dan Sukabumi

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia melaksanakan program penyembelihan hewan kurban dan penyaluran daging di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral