News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Maraton Usut Kasus Diduga Penipuan WO Bodong "Ayu Puspita Sejahtera" di Jakarta Utara, 87 Korban Melapor

Polda Metro Jaya terus mengintensifkan penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh sebuah penyelenggara pernikahan atau Wedding Organizer (WO) yang berbasis di Jakarta Utara. 
Selasa, 9 Desember 2025 - 06:27 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Senin (8/12).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya terus mengintensifkan penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh sebuah penyelenggara pernikahan atau Wedding Organizer (WO) yang berbasis di Jakarta Utara. 

Hingga kini, penyidik bekerja secara maraton untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan sinyal bahwa dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka dalam kasus yang merugikan banyak calon pengantin ini.

"Saat ini masih pendalaman, proses penyidikan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan ini terus secara maraton dan kemungkinan akan dilakukan peningkatan status tersangka," ujar Budi kepada awak media di Jakarta, Senin (8/12).

Budi memaparkan, kasus ini mencuat setelah para korban yang menggunakan jasa WO milik seseorang berinisial APD merasa tertipu. 

Fasilitas pernikahan yang dijanjikan, mulai dari tenda, katering, hingga stan makanan, tidak tersedia sesuai kesepakatan atau spesifikasi. Parahnya, pihak WO menghilang saat dimintai pertanggungjawaban.

"Kemudian pada saat dikonfirmasi tidak ada respons dari WO tersebut," tambahnya.

Laporan polisi terkait ulah WO ini ternyata tidak hanya menumpuk di Polres Metro Jakarta Utara. 

Budi mengungkapkan adanya laporan serupa yang masuk ke Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian kini sedang mengkaji kemungkinan penyatuan berkas perkara tersebut.

"Kita juga melihat nanti, apakah laporan ini akan digabungkan, tetapi harus melihat lokus tempat kejadian peristiwa. Jika itu terjadi di Jakarta Utara mungkin akan kita limpahkan," jelas Budi. 

Namun, jika tempat kejadian perkara (TKP) tersebar di berbagai wilayah, kasus ini kemungkinan akan ditarik ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Mengenai total kerugian, Budi menyebut angkanya bervariasi untuk setiap korban, mulai dari Rp40 juta hingga Rp80 juta.

87 Orang Jadi Korban

Sebelumnya, kasus ini meledak setelah 87 orang melaporkan PT Ayu Puspita Sejahtera ke Mapolres Metro Jakarta Utara atas dugaan penipuan dan penggelapan. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah orang dari pihak WO.

"Saat ini kami mengamankan lima terlapor dan mereka semua statusnya masih saksi dalam pemeriksaan kasus ini," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar.

Salah satu korban berinisial SOG, yang melapor pada Sabtu (6/12), mengaku telah menyetor uang sebesar Rp82,7 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragisnya, saat hari resepsi tiba, fasilitas yang dijanjikan tidak kunjung tersedia dan pihak WO tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah. 

Atas dasar itu, korban melaporkan kejadian ini dengan sangkaan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Belakangan ini mencuat isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Kemudian, hal itu dibantah oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Bahkan ia menegaskan negara
Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri Tito dan Menteri PKP mempercepat Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Trending

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Selengkapnya

Viral