News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manajemen Terra Drone Akui Tak Ada Jalur Evakuasi, Ahli Konstruksi Soroti Kelayakan Bangunan: Syarat Harus Terpenuhi

Setelah tragedi kebakaran gedung Terra Drone pada Selasa (9/12/2025), sorotan publik semakin tajam membahas soal tidak adanya jalur evakuasi saat kebakaran.
Kamis, 11 Desember 2025 - 23:43 WIB
Gedung Terra Drone terbakar
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

tvOnenews.com - Setelah tragedi kebakaran gedung Terra Drone pada Selasa (9/12/2025), sorotan publik semakin tajam membahas soal tidak adanya jalur evakuasi saat kebakaran.

Akibatnya, dalam peristiwa kebakaran dahsyat tersebut telah merenggut 22 korban meninggal dunia lantaran terjebak di dalam gedung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Human Resource Business Partner Terra Drone, Umaidi Suhari menyatakan gedung yang digunakan perusahaan bukanlah bangunan kantor bertingkat dengan fasilitas keselamatan lengkap, melainkan sebuah ruko enam lantai biasa.

“Kantor kami adalah ruko. Mungkin teman-teman juga bisa lihat sendiri ya keadaan ruko seperti apa. Bisa juga disamakan dengan beberapa ruko yang lain,” ungkap Umaidi kepada wartawan.

Dalam ruko tersebut, terdapat lift dan satu jalur tangga. Tapi, Umaidi mengaku bahwa kondisi saat kejadian berada di luar kendali, membuat akses penyelamatan seolah mustahil dilakukan.

“Di dalamnya kami ada lift, kami juga ada tangga, tapi memang pada saat itu keadaan benar-benar di luar kontrol kita semua,” ujarnya.

Kondisi dalam gedung Terra Drone setelah kebakaran
Kondisi dalam gedung Terra Drone setelah kebakaran
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Seorang Ahli Konstruksi Universitas Indonesia, Josia Irwan dalam wawancara di program Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne menjelaskan standar bangunan dalam mengantisipasi kebakaran.

Saat akan mendirikan bangunan maupun pengajuan Sertifikat Layak Fungsi (SLF) harus ada pemeriksaan dari 3 bidang, yaitu bidang struktur bangunan, bidang arsitektur bangunan, juga bidang Mechanical, Electrical, dan Plumbing. 

Bila dikaitkan dengan masalah kebakaran gedung, maka termasuk dalam masalah Mechanical, Electrical, dan Plumbing.

Bangunan harus di desain supaya bila terjadi kebakaran maka orang yang berada di dalam gedung tidak ada yang terjebak, seperti adanya jalan masuk dan keluar serta pintu darurat apabila terjadi bencana seperti kebakaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Syarat-syaratnya misalnya tangga kebakaran, itu ada syaratnya juga. Lebarnya minimal harus 1,2 meter. Kalau misalnya bangunannya luas, jarak antar tangga kebakaran ini maksimal 45 meter. Atau kalau ada sprinkler bisa jadi 67,5 meter,” ungkap Ahli Konstruksi Universitas Indonesia, Josia Irwan dalam program Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne, pada Rabu (10/12/2025).

“Artinya syarat-syarat itu sebetulnya ada dan harus terpenuhi. Apalagi misalnya dihuni oleh banyak orang. Harus perhitungkan juga ketika orang turun harus bisa ini kemana (jalur evakuasi), exitnya harus diperhatikan sejak awal perencanaan,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral