News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Komentari soal WN China Serang Prajurit TNI di Ketapang: Jadi Pengingat Ancaman Keamanan Nasional

Terkait insiden ramai-ramai WN China atau warga negara asal China (WNA China) diduga menyerang lima prajurit TNI atau Batalyon Yonzipur 6/SD di Ketapang, Kalbar
Minggu, 21 Desember 2025 - 20:17 WIB
Pengamat Komentari soal WN China Serang Prajurit TNI di Ketapang: Jadi Pengingat Ancaman Kemanan Nasional
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terkait insiden ramai-ramai WN China atau warga negara asal China (WNA China) diduga menyerang lima prajurit TNI atau Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya (Yonzipur 6/SD) di Ketapang, Kalbar. Ternyata menyedot perhatian publik hingga Pengamat Politik dan Keamanan Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting.

Kata Pengamat Politik dan Keamanan UNAS, Selamat Ginting, bahwa peristiwa ini dinilai bukan sekadar konflik lapangan biasa, melainkan ancaman nyata terhadap otoritas negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ia juga menyoroti adanya pelanggaran hukum ganda dalam kasus ini.

"Fakta bahwa para pekerja asing tersebut memiliki izin kerja yang telah berakhir, namun tetap berada dan bekerja di Indonesia, sudah merupakan pelanggaran hukum. Pelanggaran itu menjadi jauh lebih serius ketika mereka melakukan kekerasan bersenjata terhadap warga sipil dan aparat negara," ucap Selamat Ginting, seperti yang dikutip pada Minggu (21/12/2025).

Selain itu ia juga mengatakan, negara mana pun di dunia tidak akan mentolerir tindakan seperti ini. Apalagi, yang lebih memprihatinkan, penyerangan dilakukan dengan senjata tajam, soft gun, dan benda keras, sementara prajurit TNI yang berada di lokasi tidak membawa senjata dan justru harus menyelamatkan diri karena kalah jumlah.

Ini menunjukkan adanya tantangan langsung terhadap otoritas negara, bukan sekadar konflik industrial atau kesalahpahaman di lapangan.

Kejadian ini juga, kata dia, mengungkap celah besar dalam pengawasan tenaga kerja asing, khususnya di sektor pertambangan. 

Perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing tanpa izin kerja aktif patut dievaluasi secara menyeluruh.

Ironisnya, investasi asing seharusnya membawa manfaat ekonomi dan alih teknologi, bukan menciptakan rasa tidak aman dan potensi konflik sosial di daerah.

Untuk itu, pemerintah perlu bersikap tegas dan jernih terhadap pelaku, dengan memproses hukum tanpa ragu dan tanpa beban politik.

"Hubungan diplomatik antarnegara tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pelanggaran hukum oleh individu atau korporasi. Justru ketegasan hukum akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara berdaulat yang ramah investasi, tetapi tidak lemah dalam menjaga aturan. Kasus Ketapang juga menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap keamanan nasional tidak selalu datang dalam bentuk agresi militer," beber Selamat. 

Sebelumnya diberitakan, bahwa WN China yang diduga terlibat menyerang prajurit TNI kini sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang usai diduga menyerang anggota Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya (Yonzipur 6/SD).

"Saat ini WNA tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Imigrasi. Imigrasi Pontianak dan Imigrasi pusat juga hadir langsung di Ketapang," ujar Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamalulael.

Kemudian, ia juga mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak imigrasi dan kepolisian.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto katakan, TNI harus bisa mempertahankan diri jika diserang WN China. 

Selain itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) juga harus turun tangan melakukan administrasi para WN China dimaksud.

"Sebab masuknya para WNA (Warga Negara Asing) di Indonesia untuk garda terdepan dan mensortir adalah Kementerian Imipas terutama imigrasi," ucap Hari seperti yang dikutip, pada Minggu (21/12/2025).

Selain itu, ia menilai, bahwa kesewenangan WN China di Indonesia dikarenakan China menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, terutama di sector hilirisasi mineral, industri baterai kendaraan listrik, infrastruktur, dan energi baru terbarukan.

Bahkan ia juga menyinggung soal era kepemimpinan Jokowi. "Era Jokowi, China mendapat karpet merah untuk bergerak bebas." (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Disinggung dalam Keberhasilan Skuad Kanada di Piala Dunia 2026

John Herdman Disinggung dalam Keberhasilan Skuad Kanada di Piala Dunia 2026

Sebagai tuan rumah, Kanada memang belum dipastikan lolos ke babak 32 besar. Namun Kanada menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan di Piala Dunia 2026.
Kasus Rabies di Indonesia Masih Tinggi, DPR Minta Menkes Ajak Mentan dan Mendagri Tiru Penanganan di Istanbul Turki

Kasus Rabies di Indonesia Masih Tinggi, DPR Minta Menkes Ajak Mentan dan Mendagri Tiru Penanganan di Istanbul Turki

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kasus rabies di Indonesia masih tergolong tinggi. Masih banyak hewan seperti anjing dan kucing yang belum divaksin rabies.
Waspadai Kebangkitan Lewis Hamilton di F1 2026, Kepala Tim Mercedes Kini Mulai Pertimbangkan Opsi Team Order

Waspadai Kebangkitan Lewis Hamilton di F1 2026, Kepala Tim Mercedes Kini Mulai Pertimbangkan Opsi Team Order

Persaingan gelar juara F1 2026 semakin memanas setelah Lewis Hamilton berhasil mendekati duo Mercedes di papan atas klasemen.
Presiden Borneo FC Nabil Husein Dipanggil KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari

Presiden Borneo FC Nabil Husein Dipanggil KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha sekaligus anggota Komisi III DPR RI Nabil Husein (NHS) terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.
Olah TKP Indekos di Bandung Lokasi Penyekapan dan Penganiayaan Sadis Yuvita, Kesakisan Ketua RT Lihat Polisi Kantongi Sejumlah Barang Ini

Olah TKP Indekos di Bandung Lokasi Penyekapan dan Penganiayaan Sadis Yuvita, Kesakisan Ketua RT Lihat Polisi Kantongi Sejumlah Barang Ini

Kasus penyekapan dan pengeniayaan terhadap wanita bernama Yuvita Tri Rezeki (39) oleh kekasihnya Taufik Hidayat (30) menuai sorotan tajam publik.
Dasco Langsung Telepon Dirut Pertamina, KSPSI Ungkap 55 Ribu Buruh Terancam PHK Minggu Depan: Ini Sangat Mengerikan!

Dasco Langsung Telepon Dirut Pertamina, KSPSI Ungkap 55 Ribu Buruh Terancam PHK Minggu Depan: Ini Sangat Mengerikan!

KSPSI melapor ke Sufmi Dasco bahwa ada dua industri yang mengalami kesulitan produksi imbas kenaikan harga gas, yakni pabrik Milenium Keramik dan Mulia Keramik.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

KDM menegaskan pihak keluarga tidak perlu lagi mengkhawatirkan urusan administrasi medis karena seluruh akomodasi ditanggung langsung hingga korban pulih total
Selengkapnya

Viral