Menhan Bentuk Satgas Kuala, Operasi Pemulihan Infrastruktur dan Air Bersih Dimulai dari Aceh Tamiang
- Setpres
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala sebagai langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan sarana dan prasarana di wilayah terdampak bencana.
Satgas ini disiapkan untuk menjawab persoalan infrastruktur sekaligus kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih.
Pengumuman tersebut disampaikan Sjafrie dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Aceh.
Satgas Kuala dijadwalkan mulai beroperasi dalam dua pekan ke depan dengan pusat kegiatan di Kualasimpang.
Sjafrie menjelaskan Satgas Kuala dibentuk dengan dua komposisi utama.
Komposisi pertama difokuskan pada pendalaman Kuala sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur kawasan, sementara komposisi kedua diarahkan pada pemanfaatan sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“Di dua komposisi kapal ini akan kita naikkan water treatment system. Air yang ada di Kuala akan diambil, diolah, dan menjadi air jernih,” kata Sjafrie, dikutip Selasa (2/1/2026).
Ia memaparkan sistem penjernihan air yang digunakan Satgas Kuala bukan teknologi baru.
Sistem tersebut telah diterapkan di sejumlah wilayah terdampak bencana sebelumnya dan dirancang agar dapat dioperasikan secara efektif di lapangan. Teknologi ini memanfaatkan fiber reinforced plastic sebagai tabung filtrasi utama.
Air hasil filtrasi awal kemudian diproses menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk menyaring partikel berukuran sangat kecil, termasuk garam terlarut dan berbagai kontaminan mikro.
Pada tahap akhir, air disinari dengan teknologi ultraviolet (UV) guna membunuh bakteri, virus, serta mikroorganisme berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Langkah pembentukan Satgas Kuala ini langsung mendapat respons dari Presiden Prabowo Subianto.
Presiden meminta agar satuan tugas tersebut segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat demi memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
“Bagus, terima kasih. Koordinasi sama gubernur daerah masing-masing,” kata Presiden Prabowo. (agr/nsi)
Load more