GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Berlakukan KUHAP, Atur Keadilan Restoratif hingga Rekaman CCTV

Pemerintah Republik Indonesia mulai memberlakukan secara efektif Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP
Jumat, 2 Januari 2026 - 18:43 WIB
Pemerintah Berlakukan KUHAP, Atur Keadilan Restoratif hingga Rekaman CCTV
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Republik Indonesia mulai memberlakukan secara efektif Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP, Jumat (2/2/2026).

Dalam salinan undang-undang yang diterima di Jakarta, KUHAP baru ini memperkenalkan sejumlah mekanisme hukum terbaru, termasuk keadilan restoratif, jalur khusus pengakuan bersalah, hingga kewajiban perekaman pemeriksaan menggunakan kamera pengawas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemberlakuan undang-undang ini menandai berakhirnya era KUHAP lama (UU Nomor 8 Tahun 1981) yang menggeser sistem peradilan pidana Indonesia dari yang bersifat menghukum (punitive) menjadi pemulihan (restorative).

Salah satu poin penting dalam regulasi setebal 238 halaman ini adalah pengakuan legal terhadap keadilan restoratif (restorative justice) sebagaimana tertuang pada pasal 79 hingga pasal 88.

Mekanisme ini memungkinkan penyelesaian perkara di luar pengadilan dengan tujuan memulihkan keadaan semula, yang melibatkan korban dan pelaku.

Undang-undang secara tegas membatasi bahwa keadilan restoratif tidak berlaku untuk tindak pidana berat seperti terorisme, korupsi, kekerasan seksual, serta tindak pidana terhadap nyawa orang.

Selain itu, KUHAP baru ini juga memberikan kewenangan kepada majelis hakim untuk menjatuhkan "Putusan Pemaafan Hakim".

"Hakim dapat menyatakan seorang terdakwa terbukti bersalah tetapi tidak menjatuhkan pidana atau tindakan apa pun dengan mempertimbangkan ringannya perbuatan, keadaan pribadi pelaku, serta aspek kemanusiaan dan keadilan," petikan pasal 246.

Guna mengatasi penumpukan perkara, UU Nomor 20 Tahun 2025 memperkenalkan mekanisme Pengakuan Bersalah yang tercantum pada pasal 78.

Jalur ini dapat ditempuh oleh terdakwa yang baru pertama kali melakukan tindak pidana dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Jika terdakwa mengakui kesalahannya dan bersedia membayar ganti rugi atau restitusi, proses persidangan dapat dilakukan dengan acara pemeriksaan singkat dan terdakwa berpotensi mendapatkan keringanan hukuman.

Dalam upaya memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan mencegah penyiksaan, pasal 30 undang-undang ini mewajibkan pemeriksaan terhadap tersangka direkam menggunakan kamera pengawas (CCTV) selama proses berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemeriksaan terhadap seseorang yang disangka melakukan tindak pidana direkam dengan menggunakan kamera pengawas selama pemeriksaan berlangsung," petikan ayat 1 pasal 30.

Pada ayat 2 disebutkan bahwa rekaman tersebut diakui sebagai alat untuk kepentingan pembelaan tersangka di sidang pengadilan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Muncul Usulan THR Dicairkan 2 Minggu Sebelum Lebaran 2026, Begini Pandangan Islam soal Pembagiannya

Muncul Usulan THR Dicairkan 2 Minggu Sebelum Lebaran 2026, Begini Pandangan Islam soal Pembagiannya

Kabar soal THR masih dalam pembahasan. DPR usulkan bisa dicairkan dalam 14 hari sebelum hari raya idul fitri 2026.
MUI Bongkar Logika Bisnis di Balik Polemik Halal, Pengusaha AS Disebut Mustahil Abaikan Pasar Muslim RI

MUI Bongkar Logika Bisnis di Balik Polemik Halal, Pengusaha AS Disebut Mustahil Abaikan Pasar Muslim RI

MUI menilai polemik produk impor Amerika Serikat (AS) yang disebut beredar tanpa sertifikat halal tidak berdasar jika dilihat dari sisi logika bisnis global.
Tiga Kali Alami Kecelakaan Selama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Marc Marquez Ungkap Biang Keroknya

Tiga Kali Alami Kecelakaan Selama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Marc Marquez Ungkap Biang Keroknya

Rider Ducati, Marc Marquez, akhirnya buka suara soal tiga kecelakaan yang ia alami saat tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram.
6 Pemain Resmi Dicoret, Ini Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

6 Pemain Resmi Dicoret, Ini Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman kehilangan 6 pemain kunci jelang turnamen FIFA Series pada Maret 2026 mendatang. Simak bocoran 30 pemain dan prediksi formasi Timnas Indonesia.
Merasa Dirugikan, Paddy Pimblett Kritik Keputusan di Duel Kontra Justin Gaethje

Merasa Dirugikan, Paddy Pimblett Kritik Keputusan di Duel Kontra Justin Gaethje

Paddy Pimblett tak sepenuhnya menerima kekalahan dari Justin Gaethje di UFC 324. Petarung asal Liverpool itu menilai skor akhir tak mencerminkan jalannya laga.
Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam

Menjalani puasa di kota besar seperti London, Inggris menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi Adhya Anwari (26). Jauh dari kampung halaman dan keluarga di Indonesia, ia justru menemukan warna Ramadan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT