Profil Diding Boneng, Aktor Legendaris Warkop DKI yang Bangkit Usai Rumahnya Roboh dan Dapat Dukungan Selebritas
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com — Nama aktor senior Diding Boneng kembali menjadi perbincangan publik. Bukan karena karya terbarunya di layar lebar, melainkan musibah yang menimpanya. Rumah yang selama ini ia tempati di kawasan Matraman, Jakarta Timur, dilaporkan roboh.
Peristiwa yang menimpa Diding Boneng ini ternyata memicu gelombang empati dan solidaritas dari sesama insan seni, termasuk selebritas papan atas seperti Raffi Ahmad dan Indro Warkop.
Diding Boneng merupakan sosok yang tidak asing bagi penikmat film komedi Indonesia, khususnya era keemasan Warkop DKI. Di balik musibah yang dialaminya, perjalanan hidup dan karier Diding Boneng menyimpan kisah panjang tentang dedikasi, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia seni peran.
Profil dan Perjalanan Karier Diding Boneng
Diding Boneng memiliki nama asli Zainal Abidin. Ia juga dikenal dengan nama Diding Zetta. Lahir di Jakarta pada 3 Maret 1950, Diding merupakan aktor senior Indonesia yang telah aktif di dunia seni sejak 1973 dan tetap berkarya hingga kini.
Ciri khas Diding Boneng yang paling mudah dikenali adalah gigi tonggosnya, yang justru menjadi identitas kuat dan pembeda di layar kaca maupun layar lebar. Karakteristik ini membuatnya kerap dipercaya memerankan tokoh-tokoh pendukung yang mencuri perhatian penonton.
Karier seni Diding Boneng bermula dari panggung teater. Sejak awal, ia dikenal aktif mendirikan dan membina komunitas teater. Tak jarang, Diding bersama kelompoknya meraih penghargaan di berbagai festival teater remaja. Dunia teater menjadi fondasi kuat yang membentuk kualitas aktingnya hingga mampu bertahan lintas generasi.
Pada tahun 1980, Diding mulai merambah dunia film lewat judul Tiga Dara Mencari Cinta. Namanya semakin dikenal publik setelah tampil dalam serial legendaris Rumah Masa Depan yang tayang pada 1983 hingga 1986. Dari sinilah popularitasnya menanjak.
Diding Boneng kemudian semakin melekat di benak penonton saat tampil dalam sejumlah film bersama grup lawak Warkop DKI. Beberapa judul film komedi yang ia bintangi antara lain Godain Kita Dong (1989) dan Lupa Aturan Main (1990). Perannya meski kerap sebagai pendukung, selalu memberi warna khas dalam setiap adegan.
Load more