News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karyawan Disekap hingga Dipaksa Layani Birahi Majikan di Makassar, Bahkan Aksinya Direkam Sang Istri

Seorang karyawan perempuan di Makassar jadi korban penyekapan hingga rudapaksa sang majikan. Bahkan majikan perempuan merekam aksi senonoh suaminya...
Minggu, 4 Januari 2026 - 21:57 WIB
Ilustrasi rudapaksa.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang karyawan perempuan di Makassar jadi korban penyekapan hingga rudapaksa sang majikan.

Bahkan yang lebih parahnya lagi, sang majikan perempuan merekam adegan tak senonoh suaminya terhadap karyawan perempuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban berinisial KH (22) karyawan penjualan nasi kuning milik suami istri di Jalan Hertasning Makassar.

Jajaran Satreskrim Polrestabes Makassar akhirnya menangkap pelaku sekaligus majikan korban setelah disekap dan dipaksa melayani birahi di rumahnya kawasan pemukiman Barombong Makassar, Sulawesi Selatan.

Ilustrasi Rudapaksa
Ilustrasi Rudapaksa
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

"Sudah diamankan, besok kita rilis termasuk inisial para pelaku," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana  saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (4/1/2026).

Penangkapan tersebut setelah korban melaporkan perbuatan pelaku terhadap dirinya di SPKT Polrestabes Makassar didampingi tim UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemkot Makassar bersama Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan (YPMP).

Menurut Sekretaris YPMP Alita Keren selaku pendamping korban, pelaku dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terkait dugaan penyekapan, pemaksaan hubungan seksual hingga perekaman video diduga oleh istri pelaku tanpa persetujuan.

Korban merupakan karyawan pelaku yang sudah bekerja menjual nasi kuning selama tiga bulan di Jalan Hertasning Makassar milik pasangan suami istri yang kini sebagai terlapor.

Kasus ini baru terungkap setelah pihak keluarga khawatir korban belum pulang sejak berangkat kerja sehari sebelumnya. 

Kronologi

Dari kronologi kejadian, Ia sempat mengirim pesan singkat pada Jumat (2/1) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari dan menyatakan baik-baik saja, setelah itu ponselnya tidak aktif.

Atas kejadian itu, pihak keluarga meminta pendampingan karena mengkhawatirkan nasib korban yang belum dapat dihubungi. 

Alhasil, sekitar pukul 07.00 WITA tim YPMP berhasil menghubungi korban dan menyebut sedang disekap.

"Korban mengaku disekap dan katanya dipaksa berhubungan dengan pelaku (suami) bosnya diduga atas perintah majikan perempuannya. Alasannya, korban dituduh berselingkuh dengan suaminya," kata aktivis perempuan ini.

Kendati awalnya pihak keluarga tidak mau memperpanjang persoalan tersebut lantaran takut kehilangan pekerjaan, namun Alita meminta korban melaporkan peristiwa itu ke polisi dan siap mendampingi.

Kasus ini akhirnya dilaporkan pada Sabtu (3/1) dini hari ke SPKT Polrestabes Makassar dan langsung ditangani Unit PPA Polres setempat. 

Dari asesemen awal terungkap korban sudah dua kali dipaksa bersetubuh dengan pelaku.

Ironisnya, perbuatan itu sengaja direkam video oleh istrinya. Mereka diduga melakukan pengancaman dan kekerasan. Korban mengaku, sempat dipukul dan di jambat rambutnya jika menolak.

"Ada dua kali. Pertama itu rekaman dilakukan secara diam-diam. Ponselnya disembunyikan di dalam lemari dengan kondisi merekam. Rekaman kedua, malah secara terang-terangan oleh istri pelaku. Jelas ini bukan suka sama suka melainkan korban dipaksa, diancam apalagi mendapatkan kekerasan," tuturnya.

Tidak hanya kekerasan seksual, korban juga mengalami eksploitasi kerja karena selama berjualan tiga bulan dari pukul 19.00 WITA-12.00 WITA hanya mendapat upah Rp60 ribu per hari. Korban membantah punya hubungan spesial dengan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian itu, pihaknya menduga ada korban lain, sebab karyawan sering keluar masuk bekerja di tempat usaha tersebut. 

Alita menekankan, pihak kepolisian menerapkan Undang-Undang TPKS terhadap para pelakunya. (ant)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Alur Dugaan Percepatan Haji: Kuota Tambahan, Peran Travel, hingga Uang Miliaran yang Dikembalikan

KPK Bongkar Alur Dugaan Percepatan Haji: Kuota Tambahan, Peran Travel, hingga Uang Miliaran yang Dikembalikan

KPK mengungkap alur dugaan percepatan haji lewat kuota tambahan 2024, melibatkan oknum Kemenag dan travel, dengan uang Rp100 miliar dikembalikan.
Eks Menag Yaqut Tersangka KPK, PKB: Pansus DPR Sudah Peringatkan

Eks Menag Yaqut Tersangka KPK, PKB: Pansus DPR Sudah Peringatkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Bos Persib Bandung Konfirmasi Penggunaan Rantis untuk Persija 

Bos Persib Bandung Konfirmasi Penggunaan Rantis untuk Persija 

Penggunaan rantis memang sudah tak asing lagi ketika pertandingan dengan intensitas tinggi layaknya laga Persib melawan Persija
Ada 70 Pemimpin Dunia Hadir di WEF Davos 2026, Kadin Ungkap Negara yang Dibidik Indonesia

Ada 70 Pemimpin Dunia Hadir di WEF Davos 2026, Kadin Ungkap Negara yang Dibidik Indonesia

Kadin Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia akan memainkan strategi diplomasi ekonomi yang lebih dinamis pada World Economic Forum (WEF) Davos 2026.
Strategi Kadin Gaet Investasi Barat Lewat WEF Davos 2026, Trump hingga 70 Pemimpin Dunia Bakal Hadir

Strategi Kadin Gaet Investasi Barat Lewat WEF Davos 2026, Trump hingga 70 Pemimpin Dunia Bakal Hadir

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai keikutsertaan Indonesia pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos Swiss, akan menjadi momentum strategis
Vandalisme Oknum Suporter Persib-Persija Memanas Jelang El Classico, Ketua Viking Persib Club: Coba Psywar Elegan 

Vandalisme Oknum Suporter Persib-Persija Memanas Jelang El Classico, Ketua Viking Persib Club: Coba Psywar Elegan 

Jelang laga panas ini, oknum suporter justru melakukan vandalisme dengan mencoret berbagai fasilitas umum baik di Bandung maupun di Jakarta.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 10 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, lengkap dengan nasihat finansial dan peluang rezeki.
Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

AC Milan jadi sorotan di bursa transfer musim dingin setelah dikaitkan dengan Marco Verratti. Gelandang Italia itu disebut telah menerima tawaran Rossoneri.
Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Ressa baru mengetahui status hubungan darah tersebut setelah beranjak dewasa. Menurutnya, ketika dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi dirinya masih bayi.
Kejutan! Inter Milan Kepincut Putra Legenda AC Milan, Bakal Diproyeksikan Jadi Adriano Baru Nerazzurri

Kejutan! Inter Milan Kepincut Putra Legenda AC Milan, Bakal Diproyeksikan Jadi Adriano Baru Nerazzurri

Inter Milan membuat gebrakan di pasar transfer. Kali ini, Nerazzurri dikabarkan tertarik memboyong bintang muda Santos, Robinho Jr,
Cerita di Balik Pramugari Gadungan Batik Air, Khairun Nisya Malu Kena Tipu Rp30 Juta Usai Dijanjikan Jadi Pramugari

Cerita di Balik Pramugari Gadungan Batik Air, Khairun Nisya Malu Kena Tipu Rp30 Juta Usai Dijanjikan Jadi Pramugari

Polisi ungkap fakta baru di balik kasus Khairun Nisya, yang mendadak viral di media sosial usai kepergok menjadi pramugari gadungan Batik Air. Ternyata....
Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex: Ishfah Abidal Aziz, Eks Stafsus Menag yang Juga Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024

Profil Gus Alex atau Ishfah Abidal Aziz, eks staf khusus Menag yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024.
Inter Milan On Fire Jelang Lawan Napoli, Nerazzurri Diakui Makin Solid Tanpa Sang Bek Veteran Andalan

Inter Milan On Fire Jelang Lawan Napoli, Nerazzurri Diakui Makin Solid Tanpa Sang Bek Veteran Andalan

Inter Milan makin menegaskan dominasinya di Serie A. Jelang lawan Napoli, Nerazzurri diakui makin solid meski tanpa diperkuat sang bek veteran, Stefan de Vrij.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT