News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Teror ke Rumah DJ Donny, Kompolnas Minta Polisi Manfaatkan Metode Cell Dump

Kompolnas meminta aparat kepolisian untuk menerapkan teknik forensik digital berupa cell dump dalam mengusut kasus teror terhadap rumah DJ Donny.
Senin, 5 Januari 2026 - 20:14 WIB
Influencer, DJ Donny.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta aparat kepolisian untuk menerapkan teknik forensik digital berupa cell dump dalam mengusut kasus teror terhadap rumah pegiat sosial Ramond Dony Adam atau DJ Donny.

Hal itu disampaikan Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam dalam Rilis Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Kerja Tahun 2026 di Kantor Kompolnas, PTIK, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anam menilai metode cell dump berpotensi besar mengungkap pelaku pelemparan bom molotov ke rumah DJ Donny.

Menurutnya, sejumlah petunjuk dapat digali penyidik, mulai dari rekaman kamera pengawas hingga jejak digital di sekitar lokasi kejadian.

“Saya kira yang paling kelihatan di publik itu kan adanya CCTV kelihatan dua orang tersebut, yang kedua yang enggak kalah pentingnya adalah background, substansi dari para korban ini, orang-orang yang diteror,” ujar Anam.

Ia menambahkan, polisi memiliki peluang besar menelusuri identitas pelaku melalui data nomor telepon seluler yang aktif di sekitar lokasi kejadian.

“Pasti ada rekam jejak, nomor digital di seputaran itu sehingga bisa di-cell dump, harapannya kita bisa tahu orang itu siapa, alamatnya di mana,” tegasnya.

Meski pelaku diduga menutup identitas dengan masker atau topi sehingga sulit dikenali lewat CCTV, Anam menilai teknologi cell dump tetap dapat menjadi solusi.

“Walaupun dia pakai masker, pakai topi, kan enggak kelihatan itu enggak pakai topi, pakai masker, kan biar tahu kalau kena CCTV dia bisa kelihatan wajahnya, bisa dicek NIK-nya,” ucapnya.

Anam menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi ujian bagi kepolisian dalam menjaga ruang publik tetap aman dan sehat. Ia juga mengingatkan bahwa partisipasi serta ekspresi merupakan hak konstitusional setiap warga negara.

Sebelumnya, DJ Donny mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025), untuk melaporkan dugaan pengancaman oleh orang tak dikenal.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 31 Desember 2025.
DJ Donny mengaku telah dua kali menerima teror.

Teror pertama berupa kiriman paket berisi potongan bangkai ayam disertai tulisan bernada intimidasi. Aksi itu kemudian disusul pelemparan bom molotov ke rumahnya oleh dua orang yang identitasnya belum diketahui.

“Jadi kan kemarin saya dapat teror, ya, intimidasi dikirim bangkai ayam ke rumah saya kalau hal tersebut sih saya enggak ada masalah ya,” kata DJ Donny kepada wartawan.

Namun, ia mengaku merasa terancam setelah rumahnya menjadi sasaran bom molotov.

“Semalam saya pulang, saya tidur, jam 3.00 di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya, untung saja Allah masih baik sama saya. Apinya mati duluan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, pecahan kaca dan sisa bom molotov masih berada di rumahnya. Menurut DJ Donny, aksi tersebut bukan hanya membahayakan dirinya, tetapi juga mengancam keselamatan keluarganya serta lingkungan sekitar.

“Kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah makanya hari ini saya kayaknya harus lapor ke Polda Metro,” pungkasnya.

Dalam laporannya, DJ Donny menjerat pelaku dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak sebagaimana Pasal 1 dan atau Pasal 187 KUHP.

Selain itu, ia juga melaporkan Pasal 335 dan atau Pasal 336 KUHP tentang penganiayaan berat yang direncanakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjutinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Budi. 

Hingga kini, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus tersebut. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral