News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Densus 88 Ungkap Ciri-ciri Anak Tepapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Cenderung Menarik Diri Hingga Tirukan Tokoh Idola

Sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia ditemukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terpapar konten kekerasan yang menyebarkan paham ekstremisme.
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:18 WIB
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana (kiri)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia ditemukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terpapar konten kekerasan di ruang digital yang menyebarkan paham ekstremisme sebagai inspirasi. 

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana menyebutkan ciri-ciri anak yang terpapar konten kekerasan di ruang digital. Hal ini penting untuk mengidentifikasi, menyelamatkan anak-anak apabila terindikasi tergabung dalam grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pertama, salah satunya ditemukan gambar simbol nama pelaku kekerasan seperti yang tadi telah diuraikan di depan. Ini bisa jadi menjadi tokoh idola atau sosok yang ingin diikuti perilakunya,” kata Mayndra, di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026).

Selanjutnya ciri-ciri anak yang terpapar, Mayndra menyebutkan bahwa anak tersebut cenderung menarik diri dari pergaulan.

“Kemudian cenderung menarik diri dari pergaulan karena tadi seperti disampaikan bahwa komunitas ini cukup membuat mereka nyaman, sehingga anak-anak lebih suka menyendiri dan untuk berlama-lama mengakses komunitas True Crime Community ini di dalam kamarnya, biasanya gitu,” jelas Mayndra.

Kemudian disebutkan Mayndra, anak yang terpapar juga suka menirukan tokoh idolanya. Hal ini dapat dibuktikan dari insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta.

“Kemudian suka menirukan tokoh atau idola. Nah ini sudah terbukti, kita memiliki insiden, pernah terjadi insiden di SMAN 72 dan ABH yang melakukan tindakan tersebut, dari replika senjatanya, dari postingannya, dari gaya berpakaiannya, bahkan aksi-aksinya, ini adalah cosplay yang dimainkan oleh pelaku-pelaku sebelumnya dari negara asalnya,” tuturnya.

Selanjutnya ciri-ciri anak terpapar yaitu menyukai konten kekerasan dan sadistik, hal ini dapat dilihat dari konten-konten yang diakses tidak normal. 

“Jadi kalau orang normal melihat itu pasti tidak tega melihat kejadian-kejadian kekerasan yang sering di-upload di komunitas tersebut. Kemudian yang kelima, marah berlebihan ketika device-nya dilihat orang lain. Jadi yang bersangkutan paham bahwa ini sesuatu yang privasi bagi dia gitu. Ketika diinspeksi, cenderung bereaksi secara keras,” tegas Mayndra.

Selain itu Mayndra mengungkapkan, anak terpapar kekerasan juga dapat terlihat dari simbol baik itu pistol, senjata api, replika, dan pisau, yang identik dengan kekerasan, dibawa ke sekolah.

“Itu kerap kadang dia bawa ke sekolah gitu ya, untuk dibuat inspirasi melakukan kekerasan,” terang Mayndra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Eddy Hartono mengatakan bahwa ini menjadi tanggung jawab negara untuk melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini.

“Oleh sebab itu, kebijakan kita, tadi kami rapat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, kemudian perlindungan, juga pendampingan secara psikososial secara proporsional dan dengan pendekatan non-represif atau non-penal ataupun non-penegakan hukum,” tegasnya. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral