News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo: Saya Dituduh Mau Jadi Diktator, Mau Kudeta

Presiden RI Prabowo Subianto ungkap pernah dituduh mau menjadi diktator hingga melakukan kudeta. Namun, ia menegaskan telah disumpah sejak menjadi prajurit TNI untuk cinta Tanah Air.
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:45 WIB
Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Sumber :
  • Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap pernah dituduh mau menjadi diktator hingga melakukan kudeta. Namun, Prabowo menegaskan dirinya telah disumpah sejak menjadi prajurit TNI untuk cinta Tanah Air.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo awalnya menyoroti kekayaan negara yang sangat besar, namun kondisi rakyatnya masih hidup dalam kemiskinan. 

"Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya, bagaimana negara yang begini makmur tetapi kekayaannya kurang dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo juga mengaku tak abis pikir melihat Indonesia masih bergantung dengan negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri. Padahal, Indonesia adalah negara dengan tanah yang subur. 

"Terutama yang tidak masuk di akal saya, bagaimana bisa negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, bumi yang kaya, tanah yang subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita, kita impor, impor, impor pangan, tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya," tuturnya.

Prabowo kembali menegaskan dirinya tidak habis pikir dan melihat semua itu tak masuk akal dengan kondisi kekayaan yang dimiliki Indonesia.

"Saya memang bukan orang pinter, saya tidak punya gelar professor, tapi saya bisa melihat yang bener dan yang nggak bener, saya bisa melihat yang masuk akal dan tidak masuk akal. Saya bisa merasakan keadilan dan tidak adanya keadilan, karena itu saya berjuang terus," ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo kemudian mengungkap pernah dituduh mau menjadi diktator bahkan melakukan kudeta. Padahal, sejak menjadi prajurit TNI, dirinya telah disumpah untuk menjaga Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dituduh mau jadi diktator, mau berkuasa, saya dituduh mau kudeta, tetapi saya sejak muda, saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari TNI," ungkap dia.

"TNI adalah tentara rakyat, TNI lahir dari rakyat, waktu kita berjuang, kita diberi makan oleh rakyat Indonesia, waktu kita menyatakan kemerdekaan, waktu kita menyatakan kemerdekaan tanggal 17 agustus 1945 tidak ada anggaran, belum ada kementerian keuangan, belum ada pajak, belum ada bea cukai, siapa yang mendukung perang kemerdekaan? Adalah rakyat Indonesia yang memberi makan kepada tentara, adalah para petani Indonesia, kita tidak bakal merdeka tanpa jasa para petani kita," pungkas Prabowo.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang, Diduga Selundupan dan Berisiko Bawa Penyakit

Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang, Diduga Selundupan dan Berisiko Bawa Penyakit

Mentan Amran menyita 133,5 ton bawang bombay ilegal di Semarang. Diduga selundupan tanpa izin, berisiko bawa penyakit dan rugikan petani.
Terobos Banjir, Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Warga Kalsel

Terobos Banjir, Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Warga Kalsel

Meski kondisi banjir belum surut dan akses wilayah terbatas, relawan Rumah BUMN Pertamina tetap menjangkau masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
Cegah Perang Dunia, Presiden Kolombia akan Temui Trump di Washington

Cegah Perang Dunia, Presiden Kolombia akan Temui Trump di Washington

Presiden Kolombia Gustavo Petro mengumumkan akan bertolak ke Washington untuk bertemu Presiden AS, Donald Trump dengan tujuan mencegah terjadinya perang dunia.
Festival Seni Budaya Aisyiyah Sumbang 2 Ribu Buku Untuk Korban Bencana Alam di Aceh dan Sumatera

Festival Seni Budaya Aisyiyah Sumbang 2 Ribu Buku Untuk Korban Bencana Alam di Aceh dan Sumatera

Festival Seni Budaya Aisyiyah 2025 yang digelar Sabtu (10/01/ 2026) di Auditorium Saraswati Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta berlangsung semarak. 
Usai Gugat Denada ke Pengadilan, Mental Ressa Rizky Disebut Terguncang

Usai Gugat Denada ke Pengadilan, Mental Ressa Rizky Disebut Terguncang

​​​​​​​Kasus artis Denada digugat soal dugaan telantarkan anak. Baru-baru ini kuasa hukum ungkap mental Ressa Rizky terguncang. Simak fakta lengkapnya di sini!
Penambangan Pasir di Sungai Pawan Dikeluhkan Warga Ketapang, Aktivitas Dekat Permukiman

Penambangan Pasir di Sungai Pawan Dikeluhkan Warga Ketapang, Aktivitas Dekat Permukiman

Aktivitas penambangan pasir di Sungai Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menuai keluhan warga yang bermukim di bantaran sungai.

Trending

Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan membuat tulisan rindu mendiang ibunda, almarhumah Emilia Contessa usai digugat anak kandung, Ressa Rizky Rosano.
Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir dengan ketinggian yang mencapai kisaran 2 meter melanda sejumlah di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati bagian utara, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026) malam.
Pemkot Tangsel Bayar Rp90 Juta Untuk Buang Sampah ke Cileungsi

Pemkot Tangsel Bayar Rp90 Juta Untuk Buang Sampah ke Cileungsi

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengklaim pembuangan sampah sebanyak 200 ton ke TPA yang dikelola PT Aspex Kumbong di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan membayar Rp90 juta per hari.
Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Banjir dengan ketinggian air sekira 1-2 meter melanda sejumlah wilayah yang berada di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026).
Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Pemain Timnas Indonesia dan kapten Dewa United Ricky Kambuaya memberikan respons mengejutkan setelah dikaitkan dengan kontestan Super League Persija Jakarta.
Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Persija Jakarta memastikan akan bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim demi memperkuat skuad menghadapi putaran kedua kompetisi.
Banjir Terjang Kampung-Kampung Nelayan di Pati Utara, Begini Kondisi Usai Sungai Tayu Muntahkan Air Bah: Waspada Banjir Susulan!

Banjir Terjang Kampung-Kampung Nelayan di Pati Utara, Begini Kondisi Usai Sungai Tayu Muntahkan Air Bah: Waspada Banjir Susulan!

Kecamatan Tayu menjadi salah satu kawasan terdampak cukup parah, terutama di Desa Sambiroto dan Desa Keboromo yang merupakan kampung nelayan di Pati bagian utara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT