News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan 70 Anak Terpapar Ekstremisme Perlu Penanganan Prioritas, Densus 88: Berencana Ledakkan Beberapa Kelas dan Bunuh Diri

Densus 88 Antiteror Polri menegaskan sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu penanganan prioritas.
Rabu, 7 Januari 2026 - 17:05 WIB
Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026).
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu dilakukan penanganan prioritas.

Hal ini dinyatakan oleh Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026), usai mendapati para anak tersebut tergabung dalam 27 grup yang menyebarkan paham ekstremisme sebagai inspirasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada tanggal 22 Desember 2025, Mabes Polri beserta jajaran serempak untuk bersama-sama dengan kementerian/lembaga terkait segera mengintervensi anak yang lain ya, daripada 70 orang ini,” kata Mayndra.

Lebih lanjut Mayndra mengungkapkan, anak-anak ini perlu penanganan prioritas lantaran ditemukan adanya rencana bunuh diri usai meledakkan beberapa kelas di sekolahnya.

“Mengapa penanganan anak-anak ini prioritas? Dari interview yang dilakukan oleh penyelidik, kami menemukan bahwa anak-anak ini di dalam wilayah yang berbeda berencana untuk melakukan bunuh diri setelah meledakkan beberapa kelas. Ya di sini disebutkan kelas 7, kelas 8, kelas 9. Lalu membantai guru, menyabotase CCTV. Sasaran aksinya adalah teman sekolah dan guru,” terang Mayndra.

Kemudian di dalam grup juga ditemukan adanya seseorang yang mengajarkan para member grup, untuk membuat bom hingga peluru.

“Mengajarkan kepada para member group yang mereka miliki untuk membuat bom, salah satunya bom pipa. Mengajarkan kepada member group untuk membuat peluru. Ikut serta dalam pembicaraan bagaimana membuat pipa menjadi barang yang berbahaya dan mematikan,” tutur Mayndra.

“Mengatakan bahwa dirinya memiliki bom pipa. Ditemukan bubuk yang diidentifikasi sebagai bahan kimia dalam membuat bahan peledak serta perangkat elektronik. Juga atribut-atribut yang ber-genre kekerasan seperti Neo-Nazi, White Supremacy, dan lain-lain,” sambungnya.

Selain itu Mayndra mengungkapkan bahwa beberapa anak juga sudah melakukan pembelian replika senjata. 

“Ada juga yang ingin melakukan penusukan di sekolah, dan sasaran penusukannya adalah pembully di sekolah. Dan juga keterkaitan inspirasi beberapa game yang dilakukan, yaitu game-game yang ber-genre kekerasan. Yang di mana kita ketahui, beberapa informasi terakhir yang kita dapat juga terjadi kekerasan serupa yang menimpa keluarga dan sebagainya. Tapi yang ini sasarannya adalah sekolah,” tegas Mayndra.

Untuk diketahui, Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia terpapar konten kekerasan di ruang digital.

Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Eddy Hartono mengatakan puluhan anak ini, tergabung dalam grup True Crime Community (TCC), yang jika tidak ditangani secara serius, akan masuk dan ekstremisme, radikalisme, dan terorisme.

“Anak-anak ini terpapar konten kekerasan di ruang digital khususnya di grup True Crime Community (TCC). Anak-anak ini memang kalau enggak ditangani ya, jadi kalau dalam fase sebelum terorisme, itu akan masuk kepada ekstremisme, kemudian radikalisme, kemudian terorisme,” kata Eddy, di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026).

“Nah, ini adalah tahap fase awal. Sejak dini kalau tidak ditangani dengan serius dan tidak sinergi dan kolaborasi kementerian/lembaga, ini akan menjadi ancaman ke depannya, khususnya ancaman terorisme,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana menerangkan, dari puluhan anak yang terpapar konten kekerasan digital, paling banyak terdapat di wilayah Jakarta.

“Adapun sebaran wilayah yang teridentifikasi sebagai member group True Crime Community, ada 70 anak di 19 provinsi ya. Di mana provinsi yang terbanyak yaitu DKI Jakarta ada 15 orang, kemudian Jawa Barat 12 orang, dan Jawa Timur 11 orang,” jelas Mayndra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun sebaran lainnya, di Lampung sebanyak 1 anak, Jawa Tengah 9 anak, DIY 1 anak, Bali 2 anak, NTT 1 anak, Aceh 1 anak, Sumatera Utara 1 anak, Kepri 1 anak, Riau 1 anak, Sumsel 2 anak, Banten 2 anak, Kalbar 2 anak, Kalteng 2 anak, Kalsel 3 anak, Sulteng 1 anak, dan Sultra 2 anak.

Lebih lanjut Mayndra mengatakan, sebaran usia daripada 70 anak ini, didapati rentang usia 11 tahun sampai dengan 18 tahun dan didominasi oleh umur 15 tahun. Jadi transisi antara SMP ke SMA. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral