Profil Yaqut Cholil Qoumas: Eks Menag Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024
- Humas Kemenag RI
Ketertarikan Yaqut pada dunia organisasi dan politik sudah terlihat sejak masa mahasiswa. Saat menempuh studi di Jurusan Sosiologi Universitas Indonesia (UI), ia mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Depok pada periode 1996–1999. Meski demikian, pendidikannya di UI diketahui tidak selesai.
Jejak Karier Politik
Karier politik Yaqut Cholil berawal dari PKB. Ia dipercaya menjadi kader partai untuk wilayah Rembang, Jawa Tengah. Pada periode 2001–2014, Yaqut menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Rembang, posisi yang memperkuat pengaruh politiknya di daerah.
Namanya mulai dikenal luas saat terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Rembang pada 2004–2005. Setahun berselang, Yaqut maju dalam Pilkada Rembang 2005 sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Mochamad Salim. Pasangan ini memenangkan Pilkada dan mengantarkan Yaqut menjabat Wakil Bupati Rembang periode 2005–2010.
Puncak karier politiknya diraih ketika Presiden Joko Widodo menunjuk Yaqut sebagai Menteri Agama. Saat menjabat, ia diharapkan membawa wajah baru Kemenag dengan pendekatan yang lebih segar, termasuk mendorong transformasi digital layanan keagamaan dan haji.
Namun, setelah masa jabatannya berakhir dan posisi Menag kini diemban Prof Dr Nasaruddin Umar, MA sejak Oktober 2024, Yaqut justru terseret dalam pusaran hukum. KPK bahkan telah mencegahnya bepergian ke luar negeri demi kepentingan penyidikan.
Kasus dugaan korupsi kuota haji ini menandai babak baru dalam perjalanan hidup Yaqut Cholil Qoumas. Publik kini menanti langkah lanjutan KPK dalam mengungkap secara terang dugaan praktik korupsi yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji. (nsp)
Load more