News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepolisian Pastikan Kemunculan Asap di Tambang Antam Bogor Bukan Ledakan Gas Beracun

Kapolres Bogor Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Polisi Wikha Ardilestanto menjelaskan, kondisi yang terjadi di lokasi tambang adalah kemunculan asap,
Kamis, 15 Januari 2026 - 12:17 WIB
Kecelakaan Tambang Milik PT Antam di Bogor
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Kabupaten Bogor, tvOnenews.com – Kepolisian memastikan tidak terjadi ledakan di area tambang emas milik PT Aneka Tambang (Antam) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Informasi yang sempat beredar luas di media sosial disebut tidak benar.

Kapolres Bogor Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Polisi Wikha Ardilestanto menjelaskan, kondisi yang terjadi di lokasi tambang adalah kemunculan asap, bukan ledakan. Asap tersebut dilaporkan muncul sejak Selasa, 13 Januari 2026 dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini dari PT Antam sudah memastikan enggak ada ledakan, yang ada asap. Asap muncul Selasa dini hari pukul 00.30," kata Wikha dikutip Kamis, 15 Januari 2026.

Meski demikian, hingga kini penyebab pasti munculnya asap tersebut belum dapat dipastikan. Wikha menyebut, pihaknya masih menunggu kondisi memungkinkan untuk masuk ke sumber asap guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Ini yang masih harus diselidiki. Tapi tunggu bisa masuk ke sumber asap dulu," ujarnya.

Dalam upaya penanganan di lapangan, kepolisian telah mengerahkan 43 personel untuk membantu proses pengamanan dan pemantauan lokasi. Namun, akses ke area tambang masih terbatas lantaran kondisi udara yang belum aman.

"Ini yang masih harus diselidiki. Tapi tunggu bisa masuk ke sumber asap dulu. Kadar CO masih di atas ambang batas," kata Wikha.

Sebelumnya diberitakan, PT Aneka Tambang (Antam) memastikan seluruh pekerjanya dalam kondisi aman menyusul kemunculan asap berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa dini hari, 13 Januari 2026.

General Manajer PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Nilus Rahmat mengatakan, asap terdeteksi sekitar pukul 00.30 WIB di salah satu area kerja bawah tanah pada level 700 yang diduga berasal dari terbakarnya kayu penyangga.

“Pada saat kejadian terjadi peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida atau CO hingga mencapai 1.200 ppm, jauh di atas ambang batas aman 25 ppm, sehingga kami langsung melakukan evakuasi seluruh pekerja dari area terdampak,” ujar Nilus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat saat memberikan keterangan di Koramil Nanggung, Rabu.

Untuk diketahui, situasi mencekam menyelimuti kawasan tambang emas milik PT Aneka Tambang (Antam) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebuah ledakan kuat diduga terjadi di area tambang tersebut, namun hingga kini petugas gabungan belum bisa memastikan kondisi di dalam lokasi.

Informasi awal menyebutkan, aparat kepolisian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian. Namun, proses pengecekan terkendala kondisi yang dinilai masih sangat berbahaya.

Kapolres Bogor Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Polisi Wikha Ardilestanto mengungkapkan bahwa jajaran Forkopimda masih dalam perjalanan menuju area tambang untuk memastikan situasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Forkopimda masih perjalanan ke Antam untuk cek lokasi," kata Wikha, Rabu, 14 Januari 2026.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral