News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi II DPR Semprot Kantah Jaksel: Medsos Jangan Sekadar Pajangan

Mengkritik keras Kantah Jaksel, Aria Bima sebut di tengah tingginya ekspektasi masyarakat perkotaan, media sosial tidak boleh hanya menjadi etalase informasi yang hampa.
Minggu, 18 Januari 2026 - 17:29 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima.
Sumber :
  • DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menyemprot pengelolaan media sosial Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Selatan yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan, di tengah tingginya ekspektasi masyarakat perkotaan, media sosial tidak boleh hanya menjadi etalase informasi tanpa interaksi nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan terbiasa membandingkan layanan antarlembaga. Sehingga pelayanan publik yang lamban dan tidak responsif akan dengan cepat disorot di ruang digital.

Aria Bima menilai, meski konten media sosial Kantah Jakarta Selatan terbilang informatif, fungsinya masih cenderung satu arah.

Ia mengingatkan, kanal digital tidak boleh berhenti pada unggahan konten semata, tetapi harus menjadi sarana komunikasi aktif antara negara dan warga.

“Tadi saya buka-buka TikTok-nya, IG-nya, dan YouTube-nya. Ini harus menjadi sarana yang efektif. Branding apa yang mau dibangun, value apa yang mau ditunjukkan Kantah ini?” ujar Aria Bima.

Ia menegaskan, konten yang rapi dan menarik tidak akan berarti jika pertanyaan masyarakat dibiarkan tanpa jawaban.

Menurutnya, respons di media sosial merupakan bagian dari wajah pelayanan publik.

“Sudah cukup bagus, tapi jadikan media sosial itu aktif. Kalau ada pertanyaan, harus dijawab. Kontennya bagus, tapi saat ada yang bertanya tidak direspons, itu justru merusak branding,” tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.

Lebih lanjut, Aria Bima mengingatkan agar Kantor Pertanahan tidak terjebak pada pencitraan semu di media sosial. Ia menilai, masyarakat kini sangat cepat membedakan antara narasi digital dan kenyataan pelayanan di lapangan.

“Branding ini belum tentu membangun persepsi. Yang lebih penting itu faktanya seperti apa,” ujarnya.

Legislator Dapil Jawa Tengah V itu menegaskan, ketimpangan antara pelayanan nyata dan yang ditampilkan di media sosial justru berpotensi menjadi bumerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih memperbaiki citra, kondisi tersebut bisa memicu kritik luas dan ketidakpercayaan publik.

“Kalau ada kesenjangan antara pelayanan di lapangan dengan yang ditampilkan di media sosial, itu bisa jadi persoalan baru di publik,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Menariknya, ada patch khusus yang tertera di lengan jersey yang digunakan oleh Tijjani Reijnders. Adalah patch bertuliskan debut, yang tertera pada logo Piala Dunia di bagian bawah lengan kanan sang pemain. 
Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Polisi mengungkap fakta baru dibalik percobaan penculikan pria lanjut usia berinisial GH (70) yang sedang olahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Pemain naturalisasi ini tetap mendukung Belanda walaupun menikmati sejumlah tim unggulan di Piala Dunia 2026. 
Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemerintah Indonesia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam menjamin keselematan masyarakat dalam penanganan pasca bencana Aceh.

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Sleman
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral