News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Damai dengan Jokowi, Viral Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Roy Suryo Pastikan Asli Bukan Rekayasa AI

Usai berdamai dengan Presiden ke-7 RI Jokowi beredar viral di media sosial sebuah video yang menampilkan sosok diduga Eggi Sudjana sedang menyetir mobil mewah berwarna merah menyala di sebuah SPBU di Malaysia.
Senin, 19 Januari 2026 - 12:52 WIB
Usai Damai dengan Jokowi, Viral Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia, Roy Suryo Pastikan Asli Bukan Rekayasa AI
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com — Usai berdamai dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) beredar viral di media sosial sebuah video yang menampilkan sosok diduga Eggi Sudjana sedang menyetir mobil mewah berwarna merah menyala di sebuah SPBU di Malaysia.

Video tersebut menuai perhatian publik lantaran beredar di tengah kabar kondisi kesehatan Eggi yang disebut menderita kanker usus stadium 4.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerhati Telematika, Multimedia dan Artificial Intelligence (AI) Independen Roy Suryo memastikan video tersebut merupakan rekaman asli dan bukan rekayasa digital maupun buatan kecerdasan buatan.

“Saya banyak sekali mendapatkan japri pertanyaan tentang sebuah video berdurasi sekitar 45 detik yang menggambarkan seseorang mirip BES menyetir sebuah mobil mewah warna merah di salah satu SPBU. Benarkah orang di video tersebut adalah BES? Lalu kapan dan di mana lokasinya?,” ujar Roy Suryo dalam pernyataannya, dikutip Senin (19/1/2026).

Roy menjelaskan secara teknis video tersebut berdurasi 45,40 detik dengan frame rate 29,95 fps atau standar kamera ponsel modern.

Video memiliki total 1.360 frame dengan resolusi 478 x 850 pixel, format portrait, codec H.264 serta audio monaural.

“Ini sekaligus menegaskan bahwa video dipastikan asli, bukan rekayasa editing digital apalagi hanya karya AI generated,” tegas Roy.

Lebih lanjut, Roy memastikan sosok dalam video tersebut memang Eggi Sudjana.

Hal itu diperkuat oleh pengakuan langsung Eggi yang mengirimkan pesan WhatsApp kepada sejumlah rekannya.

“BES-lah yang mengirimkan sendiri WhatsApp ke beberapa rekannya dengan caption ‘…itu mobil saya yang sudah cukup lama dan dipegang oleh keponakan yang stay di Kuala Lumpur’,” ungkap Roy.

Roy menambahkan keponakan Eggi yang dimaksud disebut bekerja di salah satu perusahaan produk telekomunikasi ternama di Malaysia.

Terkait lokasi pengambilan video, Roy memastikan video direkam di Malaysia.

Hal itu terlihat dari nomor polisi mobil mewah Volkswagen (VW) New Beetle terbaru berwarna merah dengan pelat “WA 9390”.

“Pelat tersebut menunjukkan nomor polisi Malaysia. Apalagi SPBU-nya memperlihatkan ciri khas Shell Malaysia dengan kanopi merah-kuning bertopi melengkung, tiang pompa putih polos tanpa ornamen merah dan tanpa papan harga BBM mencolok seperti di Shell Indonesia,” jelasnya.

Sementara soal waktu pengambilan video, Roy menyebut belum bisa memastikan tanggal dan jam secara detail.

Namun, berdasarkan kualitas video, model kendaraan serta arsitektur SPBU dan bangunan sekitar, video tersebut dipastikan direkam belum lama ini.

“Setidak-tidaknya tahun 2026, paling lama 2025. Apalagi di Malaysia ada regulasi scrap atau penonaktifan kendaraan dengan usia tertentu,” ujarnya.

Roy juga menyoroti kondisi fisik Eggi dalam video. Pada detik ke-35 terdengar Eggi menyebut nama “Ismu” sambil mengepalkan tangan dan meneriakkan takbir sebelum bangkit dengan sigap dari posisi duduk.

Alhamdulillah-nya BES tampak sehat walafiat. Sama sekali tidak terlihat kondisi yang disebut-sebut menderita kanker usus stadium 4,” kata Roy.

Padahal sebelumnya, saat keberangkatan terakhir Eggi ke Malaysia melalui Bandara KLIA pada Jumat (16/1/2026) dengan penerbangan Batik Air Malaysia OD-383, Eggi dilaporkan harus didorong menggunakan kursi roda.

Meski demikian, Roy tetap menyampaikan doa dan catatan kritis.

Ia mengingatkan Eggi agar memprioritaskan keselamatan dan mengikuti anjuran medis.

“Saya tetap mendoakan agar BES tetap sehat dan segera sembuh dari kanker usus stadium 4 tersebut dan sebaiknya ikuti petunjuk dokter atau rumah sakit di Penang,” ujar Roy.

Roy juga menyoroti aspek keselamatan berkendara di luar negeri.

Ia mengingatkan agar Eggi sebaiknya tidak menyetir sendiri mengingat kondisi kesehatannya dan status surat izin mengemudi.

“Apalagi kemarin tampak jelas harus pakai kursi roda dan masih menggunakan SIM Indonesia meski bisa berlaku terbatas di Malaysia sesuai Domestic Driving Licence Recognition Agreement per 1 Juni 2025,” kata Roy.

Ellida Netty, Pengacara Eggi, membenarkan sosok dalam video yang viral itu adalah Eggi.

Netty juga membenarkan video itu diambil saat Eggi berada di Malaysia untuk menjalani pengobatan.

"Iya itu (pas di Malaysia) Pak Eggi kan bisa jalan, bisa nyetir, cuma kan kankernya di usus. Jadi ketika dia dijemput oleh keponakannya yang kerja di Samsung, pas isi bensin, terus dia ingin coba (menyetir mobil)," ujar Netty.

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya resmi menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL) dalam kasus ijazah palsu Jokowi.

Penghentian perkara tersebut dilakukan setelah penyidik menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kedua tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penerbitan SP3 tersebut.

Ia menjelaskan penghentian penyidikan dilakukan atas dasar keadilan restoratif.

“Benar. Penyidik telah menerbitkan SP3 terhadap dua tersangka, yaitu saudara ES dan DHL. Penghentian penyidikan dilakukan demi hukum berdasarkan keadilan restoratif,” kata Budi, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Budi mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan gelar perkara khusus pada 14 Januari 2026.

Gelar perkara itu digelar menyusul adanya permohonan dari para pelapor maupun pihak tersangka.

Menurutnya, penyidik juga mempertimbangkan terpenuhinya seluruh syarat keadilan restoratif sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Meski demikian, Budi menegaskan penghentian penyidikan hanya berlaku bagi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Proses hukum terhadap tersangka lainnya dalam kasus ini tetap berjalan.

“Untuk tersangka yang tidak dihentikan perkaranya, penyidikan tetap dilanjutkan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi, ahli serta melengkapi berkas perkara guna kepastian hukum,” ucapnya.

Dalam perkara ijazah palsu Jokowi, Polda Metro Jaya sebelumnya menetapkan total delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster.

Klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana (ES), Kurnia Tri Royani (KTR), Muhammad Rizal Fadillah (MRF), Rustam Effendi (RE) dan Damai Hari Lubis (DHL). Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada 7 November 2025.

Para tersangka di klaster ini dijerat dengan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, Pasal 160 KUHP, Pasal 27a juncto Pasal 45 ayat (4) serta Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, klaster kedua terdiri dari Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma. Ketiganya telah diperiksa sebagai tersangka pada 13 November 2025.

Untuk klaster kedua, penyidik menerapkan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1), Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) serta Pasal 27a juncto Pasal 45 ayat (4) dan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE. (rpi/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pelatih dari Akar Rumput, John Herdman Gunakan Pendekatan Ini untuk Bangun Timnas Indonesia

Jadi Pelatih dari Akar Rumput, John Herdman Gunakan Pendekatan Ini untuk Bangun Timnas Indonesia

Bagi John Herdman, pelatih yang bukan berasal dari pemain profesional tentu memiliki mental berbeda dibandingkan seseorang yang menjadi pelatih setelah gantung sepatu. 
Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Pati Sudewo Disebut Diperiksa KPK, Isu OTT Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Jadi Sorotan

Bupati Sudewo dan Camat Jaken diisukan terseret dugaan tindak pidana korupsi berupa jual beli jabatan, dengan titik berat pada proses pengisian perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati. 
Emosi Sesaat Berujung Maut, Perkelahian Dua Mahasiswa Asal Papua Tengah Berujung Tusukan Mematikan

Emosi Sesaat Berujung Maut, Perkelahian Dua Mahasiswa Asal Papua Tengah Berujung Tusukan Mematikan

Sebuah perkelahian antara dua mahasiswa asal Papua Tengah berakhir tragis, setelah salah satu pihak melakukan penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia
Viral Penyanyi Dangdut Joget Erotis di Acara Isra Mi'raj Banyuwangi, Polisi Turun Tangan

Viral Penyanyi Dangdut Joget Erotis di Acara Isra Mi'raj Banyuwangi, Polisi Turun Tangan

Media sosial dibuat geger lantaran viral sebuah video biduan berjoget erotis di atas panggung berlatar peringatan Isra Mi'raj di Banyuwangi. Polisi turun tangan
Publik Soroti Momen Prabowo dan Jokowi Berbincang Usai Jadi Saksi Nikah Sespri Presiden

Publik Soroti Momen Prabowo dan Jokowi Berbincang Usai Jadi Saksi Nikah Sespri Presiden

Publik soroti momen Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi berbincang usai jadi saksi pernikahan Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden, Agung Surahman dan Aulia
John Herdman Sadar Tanggung Jawab Besar Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Ini Garuda Baru

John Herdman Sadar Tanggung Jawab Besar Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Ini Garuda Baru

Diperkenalkan secara resmi ke hadapan publik, John Herdman mengaku tak hanya mendampingi Timnas Indonesia ke pentas dunia tapi juga melungsurkan warisan untuk masa depan sepak bola Indonesia. 

Trending

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Firasat Ayah Rylan Henry Pribadi, Lakukan Hal Ini Berdua Sebelum Sang Anak Meninggal Dunia

Seolah telah menjadi sebuah firasat, Rylan Henry Pribadi sempat menghabiskan momen berdua dengan sang ayah, Reza Pribadi.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Selasa, 20 Januari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Selasa, 20 Januari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan keuangan zodiak Selasa, 20 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo lengkap angka hoki dan peluang rezeki terbaru hari ini
Bursa Transfer AC Milan: Misi Tersembunyi Rossoneri saat Taklukkan Lecce, Pantau Serius Bek Rival di San Siro

Bursa Transfer AC Milan: Misi Tersembunyi Rossoneri saat Taklukkan Lecce, Pantau Serius Bek Rival di San Siro

AC Milan mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Lecce saat tampil di Stadion San Siro. Tambahan tiga poin membuat Rossoneri menjaga jarak ketat dengan Inter.
Bursa Transfer AC Milan: Peluang ke Serie A Terbuka, Gelandang Valencia Ini Kembali Masuk Radar Rossoneri

Bursa Transfer AC Milan: Peluang ke Serie A Terbuka, Gelandang Valencia Ini Kembali Masuk Radar Rossoneri

Sempat dikaitkan dengan AC Milan, nama Javi Guerra kembali mengemuka di bursa transfer setelah peluang kepindahannya ke Serie A dinilai makin terbuka lebar.
Dalam Sepekan Dua Parpol Baru Berdiri, Melawankan Kembali Prabowo dengan Anies pada Pemilu 2029, Ini Profil Kedua Parpol Tersebut

Dalam Sepekan Dua Parpol Baru Berdiri, Melawankan Kembali Prabowo dengan Anies pada Pemilu 2029, Ini Profil Kedua Parpol Tersebut

Dalam sepekan dua partai politik berdiri dan mendukung salah satu elit politik pilihannya sebagai bakal calon Presiden Republik Indonesia.
Update Transfer Resmi Super League Putaran Kedua: Persija Dapat Top Skor dari Maroko, Semen Padang hingga Persis Tambah Amunisi Asing Anyar

Update Transfer Resmi Super League Putaran Kedua: Persija Dapat Top Skor dari Maroko, Semen Padang hingga Persis Tambah Amunisi Asing Anyar

Geliat bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 langsung memanas seiring langkah agresif yang dilakukan tim-tim papan atas hingga papan bawah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT