News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Doakan Happy Landing', Pesan Terakhir Kapten Andy Pilot Pesawat ATR 42-500 Sebelum Hilang Kontak

Keluarga pun mengenang Kapten Andy Dahananto sebagai sosok pilot berdedikasi tinggi yang mengabdikan hidupnya untuk dunia penerbangan sekaligus keluarga. 
Selasa, 20 Januari 2026 - 14:01 WIB
Tim BPBD Makassar bergabung dengan Tim SAR untuk melakukan pencarian pesawat ATR 42-500 yang hilang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Terungkap pesan terakhir Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), yang hilang kontak di kawasan pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Keluarga pun mengenang Kapten Andy Dahananto sebagai sosok pilot berdedikasi tinggi yang mengabdikan hidupnya untuk dunia penerbangan sekaligus keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto, mengungkapkan Kapten Andy Dahananto telah meniti karier di dunia penerbangan sejak awal 1990-an. Selama puluhan tahun berkiprah, Kapten Andy dikenal konsisten dan setia mengabdi di satu perusahaan, meski sempat mendapat berbagai tawaran dari maskapai lain.

“Beliau sudah berkarier sejak awal 1990-an dan setia di satu perusahaan, meskipun sempat mendapat berbagai tawaran dari maskapai lain. Namun beliau tetap pada pilihannya karena percaya pada tempat beliau mengabdi,” ujar Agus, dikutip Selasa (20/1/2026).

Agus menuturkan, dunia penerbangan bukan hal baru bagi keluarga Kapten Andy. Almarhum ayah Kapten Andy diketahui merupakan seorang penerbang di angkatan laut, sementara putra sulungnya kini juga berprofesi sebagai pilot.

“Dunia penerbangan memang sudah menjadi bagian dari keluarga kami dan itu menjadi kebanggaan tersendiri,” katanya.

Di lingkungan keluarga, Kapten Andy dikenal sebagai kepala keluarga yang tegas namun humoris dan penuh perhatian. Meski kerap menjalankan tugas terbang, ia selalu menjaga komunikasi dengan keluarga.

“Beliau sangat perhatian pada keluarga. Biasanya sebelum berangkat selalu video call, dan setelah mendarat pun selalu menghubungi keluarga. Itu sudah jadi kebiasaan beliau selama puluhan tahun,” ujar Agus.

Komunikasi terakhir Kapten Andy dengan keluarga terjadi pada Sabtu (17/1/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, sebelum keberangkatan dari Yogyakarta. Saat itu, ia sempat melakukan panggilan video dengan istri dan anak-anaknya.

“Pesan terakhir beliau hanya ‘doakan happy landing’. Itu kalimat yang selalu beliau sampaikan sebelum bertugas,” kata Agus.

Menurut Agus, hingga waktu pesawat seharusnya mendarat sekitar pukul 13.17 WIB, keluarga belum menerima kabar apa pun. Kekhawatiran mulai muncul ketika pihak Indonesia Air Transport mengabarkan bahwa pesawat hilang kontak sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sejak itu kekhawatiran kami mulai muncul, karena dalam dunia penerbangan, kondisi lost contact bukan hal yang biasa,” ujarnya.

Meski kondisi puing-puing pesawat yang ditemukan tim SAR dinilai cukup memprihatinkan, keluarga masih menyimpan harapan besar akan adanya keajaiban.

“Harapan kami saat ini tidak lain adalah mukjizat dari Allah SWT. Kami tetap berdoa dan berharap yang terbaik,” kata Agus.

Kapten Andy Dahananto diketahui merupakan warga Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dan menjabat sebagai Direktur Operasi Indonesia Air Transport (IAT). Di lingkungan tempat tinggalnya, ia juga dikenal sebagai pribadi sederhana dan mudah bergaul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik IAT dinyatakan hilang kontak saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat tersebut mengangkut 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dua jenazah dari lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi terhadap korban lainnya masih terus berlangsung. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China menerima permintaan maaf Kylian Mbappe terkait kontroversi video yang memperlihatkan dirinya tertawa melihat gambar gabungan wajahnya dengan Mao Zedong.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Selengkapnya

Viral