Makassar Diterjang Angin Kencang, 19 Rumah Rusak dan Mobil Tertimpa Pohon
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, merespons sigap serangkaian insiden pohon tumbang dan terjangan angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (1/2).
Cuaca ekstrem ini dilaporkan memicu kerusakan pada sedikitnya 19 rumah penduduk.
Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menyatakan bahwa tim pemulihan telah dikerahkan ke titik-titik terdampak untuk melakukan evakuasi material, pembersihan jalur, serta memastikan kondisi keamanan bagi warga sekitar.
"Sejak pagi hingga sore, laporan mengenai hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon besar tumbang dan juga mengalami kerusakan pada rumah warga," ujar Muhammad Fadli Tahar di Makassar.
Data sementara yang dihimpun oleh tim BPBD menunjukkan dampak kerusakan tersebar di 16 lokasi berbeda. Selain 19 rumah tinggal, satu fasilitas pendidikan juga dilaporkan terdampak.
Angin kencang pun memicu pohon tumbang yang menimpa dua unit mobil di kawasan Jalan Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea.
"Secara keseluruhan, kejadian angin kencang ini berdampak pada 19 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, dua unit mobil, dengan total 16 titik lokasi kejadian," jelas Fadli.
Dalam menangani situasi ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Makassar bekerja sama dengan dinas terkait lainnya untuk menjalankan langkah kedaruratan di seluruh titik lokasi.
Petugas di lapangan juga melakukan asesmen atau penilaian untuk memetakan tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak para korban.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pihak BPBD mulai mendistribusikan bantuan logistik darurat beserta bahan bangunan untuk keperluan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan yang rusak.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara ketat agar tepat sasaran dan sesuai dengan porsi kebutuhan masing-masing warga terdampak.
Menutup keterangannya, Muhammad Fadli Tahar memberikan peringatan kepada seluruh masyarakat Makassar agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam.
Ia mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, serta meminta masyarakat segera menghubungi layanan darurat BPBD jika menemukan situasi bahaya di lingkungan mereka. (ant/dpi)
Load more