GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Purbaya, Pengusaha Apotek Ngadu Dimintai Rp30 Juta buat Urus SLF

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menggelar sidang debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).
Jumat, 6 Februari 2026 - 18:29 WIB
Menkeu Purbaya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menggelar sidang debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).

Dalam siding tersebut, Purbaya membahas salah satu laporan terkait pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang diadukan oleh perwakilan Gerakan Apoteker-Pemilik Apotek Independen (GAPAI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan GAPAI yang hadir, Ilham menjelaskan, sebanyak 41 apotek berskala UMKM yang diwakilinya mengeluhkan soal mahalnya pengurusan SLF yang tidak memiliki standar tarif, serta ketidakpastian proses pengurusan yang panjang.

Bahkan Ilham mengakui dimintai biaya hingga Rp30 juta guna mengurus apoteknya yang hanya berukuran 5x8 meter.

"Saya diminta Rp 30 juta (untuk mengurus SLF apotek) ukuran 5x8 dari konsultan," kata Ilham dalam sidang yang digelar di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

"Jadi memang soal SLF yang wajib diperpanjang setiap 5 tahun ini, biayanya tidak jelas dan waktu (pengurusannya) tidak pasti, dan tidak ada standar harganya juga," ujarnya.

Selain itu, Ilham mengatakan bahwa pengurusan SLF sangat kompleks, karena membutuhkan jasa pengkaji teknis untuk dokumen teknis. 

Lalu dibutuhkan pula penyiapan gambar ulang, izin mendirikan bangunan, hingga persetujuan bangunan gedung baru meskipun tidak ada perubahan.

"Harapan kita ada standar (untuk biaya pengurusan SLF). Kalau bisa sih gratis," ujarnya.

Merespons hal tersebut, Purbaya mengatakan bahwa kalau untuk membuat proses pengurusan menjadi gratis, pihaknya tidak bisa mengakomodir hal tersebut. 

Sebab, sidang debottlenecking hanya bertujuan untuk menyelaraskan peraturan dan menghilangkan kendala-kendala, yang dapat mengganggu bisnis.

"Di sini hanya menghilangkan kendala bisnis kalau ada pungutan yang mengganggu bisnis Anda dari sisi regulator. Kalau gratis ya enggak bisa, nanti saya bayar gaji mereka, rugi saya. Kita akan cari titik yang balance buat semuanya," kata Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai perwakilan dari Kementerian Kesehatan yang hadir dalam sidang tersebut, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Lucia Rizka Andalucia, mengaku setuju bahwa harus ada ketentuan biaya dan konsultan penunjukan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), untuk penyeragaman biaya penerbitan SLF.

"Bahkan di Jawa Tengah, ada yang mau mengurus SLF itu sampai Rp 99 juta karena menggunakan konsultan. Kami setuju memang harus ditinjau, jangan sampai apoteknya bocor atau bangunannya tidak layak," kata Lucia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Pihaknya kini mendalami dugaan tindak pidana maupun pelanggaran disiplin yang dilakukan Brigadir SA.
KPK Panggil Istri Walikota Madiun Nonaktif Maidi, Telusuri Aset yang Diduga Hasil Korupsi

KPK Panggil Istri Walikota Madiun Nonaktif Maidi, Telusuri Aset yang Diduga Hasil Korupsi

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa pemeriksaan terhadap Yuni untuk mendalami aset yang dimiliki sang suami hasil dari dugaan korupsi tersebut.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Banyak warga Jepang yang melontarkan pujian kepada Timnas Indonesia U-17 meski gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Skuad Garuda Asia tersingkir karena kalah 1-3 dari Jepang di laga terakhir fase grup.
Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026 hari ini, di mana tim tuan rumah Jakarta Bhayangkara Presisi akan berhadapan dengan klub asal Kazakhstan yakni Zhaiyk VC di laga pembuka.
Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral