News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru SMA di Pasar Rebo Lakukan Pelecehan Terhadap Siswinya, Korban Disebut Lebih dari Dua Orang

Kasus dugaan pelecehan guru di SMA Pasar Rebo berkembang. Kuasa hukum menyebut korban lebih dari dua orang dan kini dalam penyelidikan polisi.
Selasa, 10 Februari 2026 - 07:45 WIB
Ilustrasi pelecehan terhadap anak.
Sumber :
  • Antara

Para siswa mendesak pihak sekolah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Dalam aksi tersebut, mereka juga menyebut dugaan pelecehan telah berlangsung sejak lama. Pernyataan ini diperkuat oleh sejumlah alumni yang mulai angkat bicara dan menyampaikan pengalaman serupa di media sosial.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum, dugaan pelecehan dilakukan melalui percakapan di grup WhatsApp yang melibatkan oknum guru. Dalam pesan-pesan tersebut, terduga pelaku membicarakan korban dan siswi lainnya dengan bahasa yang dinilai tidak pantas dan merendahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oknum guru itu saling chat-chat-an lewat WhatsApp. Dari situ mereka membicarakan korban dan siswa-siswa lain soal fisik,” ungkap Wanda.

Ia menyebutkan, bukti yang saat ini telah dikantongi tim kuasa hukum masih sebatas dugaan pelecehan verbal melalui pesan singkat. Namun, dari informasi yang dihimpun, terdapat dugaan bahwa sebagian korban juga mengalami pelecehan fisik, meskipun hingga kini belum semuanya teridentifikasi.

“Bukti yang kami pegang baru verbal lewat WA. Tapi informasi dari teman-teman korban, ada juga yang mengalami pelecehan fisik, hanya saja korbannya belum diketahui secara pasti,” katanya.

Untuk klien yang saat ini didampingi, Wanda mengatakan dugaan pelecehan berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir. Namun, ia tidak menutup kemungkinan kasus serupa terjadi dalam rentang waktu yang lebih lama terhadap korban lainnya.

“Kalau durasi pastinya, kami belum tahu. Tapi informasi dari siswa menyebut jumlah korban lebih dari dua orang, salah satunya klien kami,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami dampak psikologis yang cukup berat. Beberapa di antaranya mengalami trauma, rasa takut, tekanan mental, hingga kesulitan menjalani aktivitas belajar seperti biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanda berharap proses hukum berjalan secara terbuka dan adil, serta tidak berhenti hanya pada penanganan administratif di internal sekolah. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban agar dapat pulih dan kembali merasa aman di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap keadilan bagi seluruh korban dan adanya pendampingan agar mereka bisa pulih dari trauma yang dialami,” pungkasnya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 
Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menepis kekhawatiran terkait nasib Jakarta International Stadium (JIS) yang belakangan mulai sering digunakan untuk perhelatan konser. 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral