Buka Suara Tentang Dugaan Kekerasan Seksual, Mohan Hazian: Semua Kesalahan Masa Lalu adalah Murni Kekhilafan dengan Wanita Lain
- YouTube/celloszxz
Jakarta, tvOnenews.com - Mohan Hazian buka suara soal tuduhan kekerasan seksual yang dilayangkan kepadanya oleh sejumlah perempuan di media sosial.
Pria yang pernah tercatat sebagai pemilik merek lokal Thanksinsomnia ini meminta maaf atas keributan yang tengah terjadi.
Pernyataan permintaan maaf itu diungkapkan Mohan melalui media sosial Instagram, pada Selasa (10/2/2026).
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf," tulis Mohan.
Ia juga mengakui bahwa dirinya pernah mengambil langkah yang salah dan memiliki banyak kekurangan dalam kehidupannya.
Langkah yang salah itupun diakuinya bisa memberikan dampak luas. Meski begitu, ia tidak menjelaskan kesalahan tersebut.
"Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain," kata dia.
Meski demikian, lanjut Mohan, kekhilafan itu pun sudah memberikan dampak kepada istri dan anaknya.
Mohan pun tak membantah bahwa hal yang dilakukannya adalah murni kesalahan tanpa meminta pembenaran.
"Kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apa pun, bagaimanapun," lanjutnya.
Walaupun begitu, Mohan pun menegaskan bahwa tudingan kekerasan seksual berupa pemerkosaan yang menyeret namanya tidaklah benar.
Ia menegaskan bahwa meski dirinya pernah khilaf namun tak pernah melakukan kekerasan seksual.
"Yang harus saya garis bawahi, saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun," katanya lagi.
Pria asal Lampung ini pun meminta supaya masyarakat bisa melihat kasus ini dengan jernih dan tidak semata-mata berpihak kepada informasi yang tidak terkonfirmasi.
Lebih lanjut, Mohan mengatakan bahwa dirinya menerima konsekuensi yang muncul dalam kehidupannya setelah kejadian ini.
Ia juga meminta supaya orang-orang di sekitarnya tidak disangkutpautkan dengan kejadian yang tengah ramai dibahas ini.
Diberitakan sebelumnya, seorang model sekaligus pembuat konten di X (dulu Twitter) dengan nama akun @aarummanis atau Saa membagikan pengalamannya mengalami kekerasan seksual.
Di dalam utas yang ditulisnya, ia menyebut bahwa pernah hampir diperkosa oleh seorang pemilik brand lokal berinisial M.
Saat itu, Saa adalah model untuk produk dari brand lokal tersebut. Setelah sesi foto dan video selesai, ia kemudian ditinggal di dalam ruangan yang sama dengan M.
Di situlah M mulai mendekatinya dan mengajak Saa untuk berhubungan badan. Namun, model muda itu menolak dan berusaha melawan.
Berdasarkan pengakuannya, M terus memaksa bahkan menunjukkan alat kelaminnya. Saa yang merasa ketakutan pun mencoba untuk membuat M tenang dan berhenti memperkosanya.
Upaya Saa tak juga berhasil. Ia malah makin ditekan dan M bahkan sampai melakukan masturbasi. Tak lama setelah itu, pemilik brand lokal tersebut membiarkan modelnya pulang.
Meski tidak diperkosa, namun kejadian itu sangat membuat Saa merasa trauma. Ia bahkan baru berani bercerita setelah kejadian yang berlangsung pada Mei 2025.
Setelah utas Saa viral, beberapa perempuan lain ikut memberikan kesaksian bahwa pernah menjadi korban oleh pemilik brand lokal yang dimaksud.
Modusnya pun mirip yakni ditinggal di dalam ruangan yang sama dengan M kemudian pria tersebut melancarkan aksinya. (iwh)
Load more