News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif Hambat Rujukan Kontrol Penyakit Dalam dan Fisioterapi Warga di Yogyakarta

Beberapa hari terakhir ini, masyarakat di Kota Yogyakarta masih memadati layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota setempat.
Kamis, 12 Februari 2026 - 19:04 WIB
Sejumlah warga mendatangi layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di MPP Balaikota Yogyakarta untuk reaktivasi status kepesertannya yang nonaktif, Kamis (12/2/2026).
Sumber :
  • Sri cahyani Putri/tvOne

Yogyakarta, tvOnenews.com - Beberapa hari terakhir ini, masyarakat di Kota Yogyakarta masih memadati layanan BPJS Kesehatan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota setempat.

Kedatangan mereka tak lain untuk reaktivasi kepesertan jaminan kesehatannya yang dinonaktifkan oleh pemerintah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Maryati, warga Mergangsan. Sebelumnya, ia telah dibuat kaget karena rencana kontrol di dua poli, yakni penyakit dalam dan fisioterapinya terhambat akibat status keanggotaan BPJS Kesehatan PBI miliknya tiba-tiba nonaktif.

Dengan ditemani sang anak, perempuan berusia 69 tahun tersebut datang ke layanan BPJS Kesehatan yang tersedia MPP Balaikota Yogyakarta untuk reaktivasi.

Namun setibanya di MPP sekitar pukul 13.00 WIB, ia sudah mendapat nomor antrean 272. Akan tetapi, ia sabar menunggu hingga gilirannya dipanggil tiba.

"Tadi sampai disini habis Zuhur, itu saya dapat nomor antrean 272. Ya antre kurang lebih 1,5 jam baru dipanggil," ucap Maryati saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).

Baginya, kartu BPJS tersebut sangat penting untuk memeriksakan kesehatannya di rumah sakit. Mengingat, dirinya memiliki riwayat penyakit serius yang mengharuskannya kontrol rutin di poli penyakit dalam.

"BPJS bagi saya penting banget. Karena saya kira awalnya batu empedu ternyata divonis tuberkulosis (TB) usus. Sehingga harus kontrol rutin setiap bulan," kata dia.

Bahkan pasca operasi, dirinya masih harus menjalani pengobatan selama sembilan bulan. 

Selain itu, dia juga mengaku BPJS tersebut digunakan untuk pemeriksaan fisioterapi yang mana harus beberapa kali kontrol dalam satu bulan.

"Kadang sebulan 3 kali, kadang sebulan 2 kali. Kalau gak pakai BPJS, bayarnya mahal," ungkapnya.

Per Minggu (1/2/2026), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mencatat ada sekitar 21 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di wilayahnya dalam status nonaktif. 

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan, puluhan ribu peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan rata-rata yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

Status kepesertaan nonaktif diketahui saat pasien datang berobat ke rumah sakit, namun tidak bisa digunakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena ternyata tidak aktif kemudian mereka menanyakan ke penyelenggara jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Pada saat itu, kami pun mengaktifkan kalau memang menjadi kriteria, termasuk yang bisa dibayari oleh JKN PBI APBD," kata Emma, Jumat (6/2/2026).

Untuk reaktivasi kepesertaan, pemerintah membuat kebijakan yakni mendahulukan pasien dengan penyakit kronis. Kebijakan ini diambil karena terbatasnya sumber daya manusia dalam melakukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS PBI. (scp/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Piala Dunia 2026 Tanggal 1 Juli, Panggung Perebutan Tiket 16 Besar Kian Panas dan Sengit

Jadwal Piala Dunia 2026 Tanggal 1 Juli, Panggung Perebutan Tiket 16 Besar Kian Panas dan Sengit

Bagi para pencinta sepak bola di tanah air, awal bulan Juli ini akan dibuka dengan rentetan duel papan atas. Berikut jadwal Piala Dunia 2026 tanggal 1 Juli.
Timnas Indonesia Malah Dapat Kabar Baik Usai Tim Geypens Pamit dari FC Emmen, Garuda Bisa Makin Tangguh di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Malah Dapat Kabar Baik Usai Tim Geypens Pamit dari FC Emmen, Garuda Bisa Makin Tangguh di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dapat angin segar di tengah persiapan menuju Piala AFF 2026. Kabar hengkangnya Tim Geypens dari FC Emmen justru berpotensi menjadi keuntungan.
Periksa 31 Saksi, Polisi Segera Umumkan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul

Periksa 31 Saksi, Polisi Segera Umumkan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul

Penyidikan kasus dugaan pembubaran paksa ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Kabupaten Bantul terus bergulir. 
Sepekan Menghilang usai Berpamitan ke Rumah Sang Anak, Lansia di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan Selorejo

Sepekan Menghilang usai Berpamitan ke Rumah Sang Anak, Lansia di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan Selorejo

Seorang lansia yang dilaporkan hilang selama sepekan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Hutan Selorejo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (30/6/2026). 
Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dembele dan Mbappe Siap Pesta Gol

Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dembele dan Mbappe Siap Pesta Gol

Prancis memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara. Jelang hadapi Swedia, ini prediksi skor laga tersebut.
3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

Berikut 3 kebiasaan kecil yang bisa bikin cepat sukses menurut Chandra Putra Negara.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral