News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Habib Bahar bin Smith Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka Penganiayaan, Kuasa Hukum: Ada Jaminan

Polres Metro Tangerang Kota memilih untuk melakukan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah besartus sebagai tersangka dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota Banser.
Jumat, 13 Februari 2026 - 05:30 WIB
Sosok Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Tangerang Kota memilih untuk melakukan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah besartus sebagai tersangka dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota Banser.

Diketahui, Habib Bahar bin Smith sebelumnya menjalani pemeriksaan secara intensif pada Rabu (11/2/2026) di Polres Metro Tangerang Kota dengan ditemani sejumlah kuasa hukumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan berlangsung hingga laurt malam hingga kepolisian memilih penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith

Kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta mengatakan penangguhan penahanan merupakaan permohonan yang diajukan oleh pihaknya.

"Alhamdulillah Habib diberikan penangguhan penahanan, untuk tidak dilakukan penahanan. Itu juga atas permohonan kami sebagai tim kuasa hukumnya, tim Habib Bahar bin Zubid, dan dikabulkan oleh pihak Kapolres, sehingga Habib sekarang ini sudah bergerak untuk kembali ke rumah," kata Ichwan kepada awak media, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Ichwan menjelaskan pengajuan permohonan penangguhan penahanan dilakukan pihaknya dengan mendasari berbagai pertimbangan.

Ia menjelaskan pertimbangan tersebut diantaranya mengenai sosok Habib Bahar bin Smith yang merupakan tulang punggung keluarga.

"Pertimbangannya salah satunya tadi Habib tulang punggung keluarga, beliau juga guru yang harus mengajar santrinya, kemudian juga beliau akan kooperatif, untuk menjalani proses ini, kemudian juga ada jaminan dari pihak keluarga," katanya.

Kronologi Peristiwa Penaganiayaan

Awal mula insiden penganiayaan tersebut terjadi pada 21 September 2025 saat Habib Bahar bin Smith mengisi kegiatan ceramah keagamaan di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut keterangan kepolisian, korban yang merupakan anggota Banser datang ke lokasi acara dengan tujuan untuk mendengarkan ceramah.  

Situasi awal disebut berlangsung kondusif hingga korban mencoba mendekati pendakwah tersebut. 

Namun, ketika korban hendak bersalaman dengan Habib Bahar, langkahnya justru dihadang oleh sejumlah orang yang diduga merupakan pengawal kegiatan. 

Korban kemudian dibawa menjauh dari area utama acara menuju sebuah ruangan tertutup hingga diduga mengalami tindakan kekerasan fisik secara bersama-sama. 

Lantas korban mengalami luka-luka serius hingga disebut dalam kondisi babak belur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berselang waktu, korban pun melaporkan aksi dugaan penganiayaan yang dialaminya itu ke Polres Metro Tangerang Kota.

Kepolisian dengan serangakaian proses pemeriksaan lantas menetapakan Habib Bahar Bin Smith dan tiga orang pengikutnya sebagai tersangka.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin bakal gelar fan meeting di Jakarta, pihak promotor kenalkan duo host yang siap meriahkan acara.
Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Muhammad Irhamni menegaskan pentingnya penguatan strategi penindakan dan sinergi antar-aparat penegak hukum guna memberantas kejahatan di sektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH).
Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Aksi pengemudi truk yang bermain ponsel hingga memicu kecelakaan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, memantik reaksi keras dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. 
Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia, inilah beberapa hal krusial yang wajib diantisipasi menjelang babak final di Piala Dunia 2026.
Polri Tak Kebagian Mobil Maung, Prabowo Seloroh: Enggak Mau di Bawah Menteri Pertahanan Sih

Polri Tak Kebagian Mobil Maung, Prabowo Seloroh: Enggak Mau di Bawah Menteri Pertahanan Sih

Presiden Prabowo Subianto melontarkan seloroh mengenai posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat mengenang pengalamannya menjabat Menteri Pertahanan.
Kementrans Jadikan Ajang Piala Dunia 2026 Momentum Pembangunan Transmigrasi

Kementrans Jadikan Ajang Piala Dunia 2026 Momentum Pembangunan Transmigrasi

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turut ikut serta dalam momentum perhelatan Piala Dunia 2026 dengan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar).

Trending

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Kompolnas Yusuf Warsyim lontarkan respons menohok terkait pernyataan eks Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud soal kasus eks Jampidsus
4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 shio yang dianugerahi peluang emas pada 18 Juli 2026 sudah terungkap! Ayam paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio besok sekarang!
Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Kader Muda Partai Golkar menilai berbagai serangan yang diarahkan ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia muncul di tengah keberhasilan pemerintah mendorong implementasi program B50 dan percepatan pengembangan Blok Masela sebagai proyek strategis nasional.
Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 
Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim PA Bandung akhirnya mengesahkan Arkana Aidan Misbach jadi anak mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Bunyi penetapan itu sebagaimana dilihat tvOne
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 18 Juli 2026, di antaranya Leo panen peluang dan Cancer diselimuti rezeki. Ada zodiakmu?
Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

KPK memilih untuk tidak menindaklanjuti laporan penolakan gratifikasi yang dilayangkan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli. Penolakan ini lantaran gratifikasi
Selengkapnya

Viral