GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Senin, 16 Februari 2026 - 03:00 WIB
Ilustrasi tembakan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak orang tidak kenal (OTK), di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB malam. Sontak, hal ini menggegerkan warga setempat.

Untuk diketahui, anggota DPRD Jateng yang rumahnya ditembak yakni Ahmad Muzakhim alias Boim, yang juga suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dari insiden ini, tidak ada korban jiwa. Tetapi, proyektil peluru ditemukan bersarang di tembok teras garasi dan sempat terjatuh di area depan rumah.

Bahkan hingga kini, pelaku dan motif penembakan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Kemudian, Boim menjelaskan, sejak sore dirinya berada di luar rumah untuk membeli telur, makan malam, dan menyalurkan bantuan banjir.

Ia tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB. Tak lama kemudian, dua tamu datang.

Situasi berubah mencekam ketika salah satu tamu keluar untuk membeli rokok.

Sebuah motor datang dari arah utara, berhenti sejenak di depan rumah, lalu melepaskan satu kali tembakan sebelum melarikan diri.

Saat posisi sedang duduk dan mengobrol, Boim sempat menatap bengong ke arah pria tak dikenal itu, sebelum akhirnya merunduk sesaat pria tersebut melepaskan tembakan.

“Ada motor masuk, berhenti sebentar, lalu langsung menembak. Kejadiannya sekira pukul 22.00,” jelas Boim.

Boim sempat berniat mengejar pelaku, tetapi mengurungkan niat karena khawatir pelaku masih membawa senjata api.

“Saya mau mengejar, tapi takut malah ditembak,” bebernya.

Kemudian ia juga ceritakan detik-detik penembakan itu terekam CCTV di rumah Boim.

Lanjut dia menjelaskan, pelaku datang dari arah utara dengan motor Vario hitam, pelat nomor diduga ditutup plastik.

Lalu pelaku masuk ke teras rumah, sempat menengok ke belakang, kemudian mengarahkan senjata api ke arah korban yang sedang duduk.

Namun, tembakan meleset dan mengenai plafon dekat garasi mobil. Proyektil ditemukan di bawah keran air dekat pintu samping rumah. 

Olah TKP menunjukkan bekas tembakan pada plafon setinggi 257 sentimeter dan proyektil di area garasi sekitar 23 meter dari posisi pelaku.

Menyikapi hal ini, Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf memastikan aksi penembakan menggunakan senjata api.

Kepastian diperoleh dari hasil olah TKP dan temuan proyektil di lokasi.

Pelaku diketahui datang dengan motor Honda Vario, masuk ke area rumah yang saat itu pagar terbuka, lalu berputar arah dan melepaskan tembakan ke atas sebelum kabur.

“Perkenaan tembakan berada di dak atas teras, kemudian proyektil memantul dan ditemukan di sebelah kiri garasi. Dari hasil sementara, kami pastikan itu menggunakan senjata api,” beber AKBP Rachmad.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV. Dalam rekaman, pelaku terlihat mengenakan jaket kulit hitam dan masker.

Berdasarkan analisis sementara, polisi menduga pelaku sudah mengenali atau memetakan lokasi sebelum melancarkan aksinya.

Gerak pelaku dinilai cepat dan terarah, mulai dari masuk ke halaman rumah hingga meninggalkan lokasi.

“Untuk sementara, indikasinya lebih kepada aksi teror karena tembakan mengarah ke atas,” ucap Kapolres.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Pekalongan mendapat dukungan Ditreskrimum dan Bidang Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk pemeriksaan balistik lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Kapolres menegaskan pihaknya terus memburu pelaku dan mengimbau masyarakat tetap tenang.

“Kami berkomitmen mengungkap pelaku, dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” bebernya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Menteri Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina di New York.
Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 44 narapidana pemeluk agama Konghucu di Hari Raya Imlek 2026.
Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.
Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT