GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Adhya, WNI yang Jalani Ramadan di London: Puasa di Sini Bisa 17 Jam

Menjalani puasa di kota besar seperti London, Inggris menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi Adhya Anwari (26). Jauh dari kampung halaman dan keluarga di Indonesia, ia justru menemukan warna Ramadan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Selasa, 24 Februari 2026 - 15:30 WIB
Adhya Anwari (26) merupakan WNI yang tinggal di London, Inggris
Sumber :
  • Dok. Adhya Anwari (26)

“Menurutku tantangan terberat selama bulan puasa di Inggris adalah perbedaan musim, kalau lagi musim panas, puasa di sini bisa sampai sekitar 17 jam karena matahari sudah terbit di jam 04.30 pagi dan baru tenggelam di jam 9 malam,” ujar Adhya.

Kendati demikian, musim dingin bukan berarti lebih mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sedangkan di musim dingin mungkin banyak yang mengira enak ya karena puasanya lebih cepat, sebenarnya enggak juga, aku sering merasa winter blues karena di sini jam 4 sore sudah gelap dan langit baru terang lagi di jam 8 pagi.”

Pada tahun ini, Adhya merasa bersyukur, sebab Ramadhan berlangsung saat Kota London menuju musim semi.

Sehingga, waktu sahur sekitar pukul 05.29 GMT dan berbuka pada jam 17.30 GMT. Dengan demikian durasi berpuasa sekitar 12 jam, kurang lebih sama dengan di Indonesia.

Meski durasi puasa bisa berubah drastis karena musim, Adhya mengaku tubuhnya lama-lama beradaptasi. Kuncinya justru ada di persiapan sejak sahur.

Menurutnya, pola makan jadi hal penting saat Ramadhan. Terutama ketika harus berpuasa lebih lama saat musim panas.

Soal menu sahur, Adhya punya strategi sendiri. Ia mengaku kini lebih mengutamakan asupan protein dibandingkan karbohidrat.

Ia memilih menu yang sederhana tapi mengenyangkan.

"Kalau menu sahur sih aku yang cepat-cepat aja. Karena kalau pagi-pagi makan banyak tuh aku enggak biasa. Jadi biasanya aku kayak roti, pita bread gitu, salmon, ini karena day pertama ya, masih bagus," beber Adhya.

Menurutnya, protein membuat energi bertahan lebih lama, apalagi saat puasa berlangsung hingga belasan jam. Ia juga memastikan cukup minum air agar tidak mudah lemas sepanjang hari.

"Terus telur dan madu juga. Yang paling gampang sih telur aja, telur ceplok, scrambled eggs. Jadi lebih banyak proteinnya supaya lebih tahan lama puasanya. Jadi dibanyakin protein daripada karbohidrat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mencari Makanan Halal

Meski berada ribuan kilometer dari Jakarta, berpuasa di London tetap terasa hangat. Jumlah warga lokal yang menganut agama Islam juga sudah cukup banyak. Sehingga untuk mencari makanan yang halal sangat mudah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral