Polda Aceh Kawal Percepatan Pemulihan Warga Pasca Bencana
- Istimewa
Ia menegaskan pulihnya konektivitas berdampak langsung pada kondisi psikologis dan ekonomi masyarakat.
“Sejak konektivitas mulai pulih, terlihat perubahan positif secara psikologis dan ekonomi di tengah masyarakat. Aktivitas pasar kembali hidup, distribusi hasil pertanian dan perikanan menjadi lancar, serta biaya transportasi menurun sehingga pendapatan masyarakat lebih stabil,” urainya.
Di sisi lain, Polda Aceh menerapkan sistem pengawasan berlapis sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, termasuk verifikasi data penerima bantuan bersama pemerintah daerah dan perangkat desa.
Menurutnya keseluruhan langkah pemulihan juga melibatkan sinergitas antar pihak baik TNI, Polri, dan pemerintah.
“Polda Aceh menerapkan sistem pengawasan berlapis sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Monitoring dilakukan langsung di lapangan, disertai laporan progres berkala, serta verifikasi data penerima bantuan bersama pemerintah daerah dan perangkat desa agar tepat sasaran,” kata Marzuki.
“Pemulihan pascabencana berjalan melalui sinergi kuat antara Polda Aceh, pemerintah daerah, TNI, Satgas PRR, dan kementerian teknis. Kolaborasi yang solid ini memastikan pembangunan hunian dan jembatan berjalan efektif dan tepat sasaran,” sambungnya.
Marzuki menegaskan bahwa pemulihan harus menghasilkan kondisi yang lebih baik dari sebelum bencana.
“Polri berkomitmen memastikan pemulihan pascabencana benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berkomitmen menjadi bagian dari solusi agar masyarakat tidak hanya pulih, tetapi bangkit lebih kuat dan memiliki kehidupan yang lebih baik dari sebelum bencana,” pungkasnya.(ant/raa)
Load more