News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Jadi Tempat Mesum Sesama Jenis di Bulan Puasa, Pemkot Jaktim Pasang Lampu Tembak di Taman Kota Cawang

Pemkot Jakarta Timur memasang dua lampu tembak di kawasan Taman Kota Cawang, Kebon Pala, Makasar, sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan praktik prostitusi.
Jumat, 27 Februari 2026 - 16:13 WIB
Jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur bersama personel lainnya menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).
Sumber :
  • (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Jakarta, tvOnenews.com - Pemkot Jakarta Timur memasang dua lampu tembak di kawasan Taman Kota Cawang, Kebon Pala, Makasar, sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan praktik prostitusi.

"Dari teman-teman Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur akan menambah penerangan di Taman Kota Cawang dengan memasang dua lampu tembak," kata Camat Makasar Dimas Prayudi di Taman Kota, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut diambil menyusul laporan dan perhatian masyarakat terkait penyalahgunaan fungsi taman pada malam hari.

Taman Kota Cawang tersebut diduga dijadikan tempat atau aktivitas prostitusi termasuk para penyuka sesama jenis.

Sejumlah pria memasuki Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur.
Sejumlah pria memasuki Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur.
Sumber :
  • Tangkapan Layar @ijoel

Selain ditemukan banyak alat kontrasepsi bekai pakai, terpantau banyak pria keluar-masuk taman tersebut di malam menjelang dini hari, termasuk di tengah bulan puasa seperti saat ini.

Penerangan pun dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi kerawanan sosial atau aktivitas negatif lainnya di ruang terbuka hijau tersebut.

Dimas mengungkapkan pemasangan lampu tembak dilakukan untuk memastikan area taman terlihat jelas dari luar, terutama saat malam hari.

“Penerangan kita tambah supaya aktivitas dalam taman bisa terlihat dari luar. Dengan dua lampu tembak ini, area yang sebelumnya gelap menjadi lebih terang,” ujar Dimas.

Menurut dia, kurangnya pencahayaan sebelumnya diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas menyimpang. 

Oleh karena itu, peningkatan penerangan menjadi salah satu bagian dari strategi pencegahan.

Selain pemasangan lampu, pemerintah juga menutup dua akses masuk yang dinilai rawan, melalui pengecoran permanen, yang bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

Alat kontrasepsi ditemukan berserakan di area Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).
Alat kontrasepsi ditemukan berserakan di area Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).
Sumber :
  • (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Akses ilegal di sisi pagar yang berbatasan dengan jalan tol itu juga ditutup dengan pengelasan agar tidak lagi digunakan sebagai jalur masuk tidak resmi.

Tak hanya penataan fisik, pengawasan juga diperketat melalui operasi malam yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur tiga pilar, yakni TNI dan Polri. 

Operasi rutin dimulai pukul 21.00 WIB untuk memastikan situasi taman tersebut tetap kondusif.

Sebelumnya, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi dan botol sisa minuman keras (miras) di area Taman Kota Cawang.

Meski belum dapat dipastikan konteks penggunaannya, temuan tersebut memperkuat dugaan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi ruang publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @ijoel yang memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki masuk ke Taman Kota di kawasan Cawang melalui pinggiran pagar.

"Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowo-cowo entah cowo bagaimana, saya tidak tau indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," ucap seseorang yang mengambil video di lokasi, seperti dikutip Instagram @ijoel. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral