News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar KDM Marah Sekaligus Kecewa, Vina Cirebon Terjebak Jadi Korban Pengantin Pesanan di China

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan menangani kasus Vina (27), warga Kabupaten Cirebon, yang diduga jadi korban "pengantin pesanan" di China. 
Minggu, 1 Maret 2026 - 03:28 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com -  Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan tangani kasus Vina (27), warga Desa Gombang, Kabupaten Cirebon, yang diduga kuat jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), modus "pengantin pesanan" di China

Menanggapi kasus ini, KDM menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera mengambil langkah nyata untuk memulangkan korban ke tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon segera setelah mendapatkan informasi mengenai adanya warga yang terjebak dalam praktik penjualan orang berkedok pernikahan tersebut.

“Hari ini ada warga Cirebon menjadi korban penjualan orang di China, dan saya sudah berkomunikasi. Nanti ditangani dan akan dijemput,” ujar KDM saat memberikan keterangan di Cirebon pada Sabtu (28/2) malam.

Demi memastikan keselamatan Vina dan kelancaran proses pemulangan, Pemprov Jabar akan bersinergi dengan instansi terkait lainnya. 

KDM menjelaskan bahwa skema "pengantin pesanan" ini biasanya menggunakan iming-iming materi dan mahar yang sangat tinggi untuk mengelabui para korbannya.

KDM juga memberikan instruksi tegas kepada aparat di tingkat desa hingga kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan dan memberikan edukasi kepada warga agar tidak mudah terperangkap rayuan bekerja atau menikah ke luar negeri tanpa jalur resmi.

“Banyak sekali perempuan Jabar ini yang mudah terbujuk oleh janji uang dan janji dinikahi dengan mahar yang mahal,” kata KDM menyayangkan hal tersebut.

Di sisi lain, kuasa hukum keluarga korban, Asep Maulana Hasanudin, membeberkan kondisi Vina yang sangat memprihatinkan di China. Selain terjebak, Vina dikabarkan mengalami kekerasan fisik.

Kronologi kejadian bermula saat Vina bekerja di Jakarta. Di sana, ia berkenalan dengan seorang pria berkebangsaan China yang berujung pada rencana pernikahan yang penuh kejanggalan.

“Awalnya korban bekerja di Jakarta. Tanpa sepengetahuannya dia difoto oleh WNA China, lalu dari situ komunikasi mulai terjalin,” jelas Asep.

Pria asing tersebut bersama rombongannya sempat mendatangi rumah Vina di Cirebon beberapa kali hingga akhirnya menyerahkan mahar pada awal Agustus 2025. Namun, setibanya di China, kenyataan yang dihadapi Vina berbanding terbalik dengan janji-janji manis yang diberikan sebelumnya.

Asep menambahkan, upaya Vina untuk pulang ke Indonesia pun terganjal tembok besar. Keluarga pihak pria menuntut pengembalian mahar dengan nominal yang fantastis jika Vina ingin kembali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Vina diduga dijebak untuk menandatangani dokumen hukum yang menyatakan persetujuan pernikahan secara resmi di China, sehingga status hukumnya semakin rumit.

Saat ini, keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke berbagai instansi terkait dengan harapan Vina bisa segera mendapatkan perlindungan hukum dan difasilitasi untuk pulang ke Cirebon. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Berpeluang Dapat PBB-P2 Rp0, Bapenda DKI Ingatkan Pentingnya Validasi NIK

Warga Berpeluang Dapat PBB-P2 Rp0, Bapenda DKI Ingatkan Pentingnya Validasi NIK

Pemutakhiran NIK menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan wajib pajak, khususnya bagi masyarakat yang berpotensi memperoleh pembebasan PBB-P2 hingga Rp0.
Bupati Karawang Geram Pesta Gay Digelar di Kota Berjuluk Kota Santri, Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam

Bupati Karawang Geram Pesta Gay Digelar di Kota Berjuluk Kota Santri, Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengancam sanksi pencabutan izin operasional tempat hiburan malam yang memfasilitasi perbuatan menyimpang, seperti pesta LGBT.
Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Petuah Bijak Erick Thohir Buat Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ketum PSSI Minta Garuda Tetap Membumi

Petuah Bijak Erick Thohir Buat Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ketum PSSI Minta Garuda Tetap Membumi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir ingatkan Timnas Indonesia agar tidak terlena oleh kemenangan atas Oman. Ia meminta skuad Garuda tetap membumi dan menjaga fokus.
Kata-kata Berkelas Joey Pelupessy Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik: Datang, Main, Menang dan Bikin Semua Orang Bahagia

Kata-kata Berkelas Joey Pelupessy Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik: Datang, Main, Menang dan Bikin Semua Orang Bahagia

Joey Pelupessy sampaikan pesan sederhana penuh makna jelang Timnas Indonesia vs Mozambik. Gelandang Garuda itu ingin menutup FIFA Matchday dengan kemenangan.
Usai Keanu, Polda Metro Bakal Periksa Selebgram Dara Arafah Hingga Sarah Gibson Soal Travel Umrah Hanania

Usai Keanu, Polda Metro Bakal Periksa Selebgram Dara Arafah Hingga Sarah Gibson Soal Travel Umrah Hanania

Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah selebgram terkait promosi travel umrah Hanania Group

Trending

Bung Ropan Kagum Mathew Baker Bisa Langsung Tampil Percaya Diri di Timnas Indonesia Senior: Sejarah Sudah Ditorehkan

Bung Ropan Kagum Mathew Baker Bisa Langsung Tampil Percaya Diri di Timnas Indonesia Senior: Sejarah Sudah Ditorehkan

Bung Ropan dibuat kagum dengan debut Mathew Baker bersama Timnas Indonesia. Bek 17 tahun itu berpeluang kembali dimainkan John Herdman saat menghadapi Mozambik.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian menjelang laga kedua FIFA Matchday melawan Mozambik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Silmy Karim Jadi Tersangka Korupsi, Yusri Ihza Mahendra Bongkar Langkah Kemenkokumham Imipas

Silmy Karim Jadi Tersangka Korupsi, Yusri Ihza Mahendra Bongkar Langkah Kemenkokumham Imipas

Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra pimpin rapat konsolidasi pasca penetapan tersangka mantan Wakil Menteri Imipas, Silmy Karim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selengkapnya

Viral