News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Ribu Warga Iran Turun ke Jalan, Demo Kutuk Keras Serangan AS dan Israel Atas Kematian Khamenei

Demonstrasi pecah di Iran menyusul pengumuman gugurnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan militer AS dan Israel, Minggu (1/3) waktu Iran.
Minggu, 1 Maret 2026 - 15:08 WIB
Asap membumbung ke udara setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu/py/am.

tvOnenews.com - Demonstrasi pecah di Iran menyusul pengumuman gugurnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan militer AS dan Israel, Minggu (1/3/2026) Waktu setempat.

Perkembangan tersebut meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan memicu reaksi publik yang luas di Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga turun ke jalan di kota-kota di seluruh Iran sebagai tanggapan atas berita kematian Khamenei.

Media Iran mengatakan para demonstran yang membawa bendera Iran berkumpul di pusat-pusat kota untuk menyuarakan kesedihan mereka.

Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Xinhua/tom/am.

Di Teheran, ratusan orang berkumpul di Lapangan Inkilap, mengibarkan bendera dan poster Khamenei, dan meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk AS dan Israel.

Di kota suci Qom, ratusan orang berkumpul di makam Hazrat Masume untuk mengecam serangan tersebut.

Sementara itu, di Mashhad, para pelayat mengungkapkan rasa duka dengan membentangkan bendera hitam di atas kubah Makam Imam Reza, salah satu situs keagamaan paling dihormati di Iran, dan banyak yang terlihat meneteskan air mata di sekitar makam tersebut.

Sebelumnya, Media pemerintah Iran mengkonfirmasi bahwa Khamenei kehilangan nyawanya selama serangan AS-Israel, menyatakan bahwa "pemimpin revolusi Islam Iran telah mencapai kemartiran."

Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan hari libur resmi selama tujuh hari.

Menurut para pejabat Khemenei sedang berada di kantornya di Teheran saat serangan pada Sabtu pagi terjadi sehingga mengenai dan menewaskannya.

Media pemerintah Iran menentang tegas klaim yang menyatakan Khamenei bersembunyi di bawah tanah saat serangan berlangsung, sembari menekankan bahwa dia "sedang menjalankan tugasnya, berada di tengah masyarakat" pada saat itu.

Mereka menggambarkan kematian Khamenei sebagai cerminan peran kepemimpinan publiknya sepanjang hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumber-sumber Iran melaporkan bahwa beberapa anggota keluarga Khamenei, termasuk putrinya, menantu laki-lakinya, cucunya, dan menantu perempuannya, tewas dalam serangan tersebut.

Serangan-serangan tersebut juga mengakibatkan korban sipil yang lebih luas, dengan laporan Bulan Sabit Merah Iran menyatakan 201 orang tewas dan 747 luka-luka dalam serangan tersebut. (ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Babak Belur Dihajar LavAni Tiga Set Langsung, Sigit Ari Widodo Akui Materi Pemain Samator...

Final Four Proliga 2026: Babak Belur Dihajar LavAni Tiga Set Langsung, Sigit Ari Widodo Akui Materi Pemain Samator...

Surabaya Samator dipastikan gagal melaju ke babak grand final musim ini setelah mereka menelan kekalahan kelimanya di final four Proliga 2026.
Harga Minyakita Naik, Mendag Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Stok

Harga Minyakita Naik, Mendag Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Stok

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa saat ini memang ada kenaikan harga Minyakita buntut dari harga plastik yang naik.
Sempat Gagal Konferensi Pers di Sumenep, Hari Ini Kapolda Jatim Rilis Temuan 22 Kilogram Kokain

Sempat Gagal Konferensi Pers di Sumenep, Hari Ini Kapolda Jatim Rilis Temuan 22 Kilogram Kokain

Polda Jawa Timur mengusut temuan barang mencurigakan yang diduga narkotika dengan berat total 27,83 kilogram di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Sumenep.
Menteri Yandri: Moratorium Ritel Modern Demi Pemerataan Ekonomi Desa

Menteri Yandri: Moratorium Ritel Modern Demi Pemerataan Ekonomi Desa

Mendes PDT Yandri Susanto mengatakan usulan moratorium izin ritel modern sebagai upaya pemerintah untuk pemerataan ekonomi desa agar tidak lagi terpusat hanya kepada pemodal besar
Klub Super League Absen di ASEAN Club Championship Musim Ini, I.League Beri Kabar Baik di Level Asia Tenggara Setelah Persib dan Dewa United Dicoret

Klub Super League Absen di ASEAN Club Championship Musim Ini, I.League Beri Kabar Baik di Level Asia Tenggara Setelah Persib dan Dewa United Dicoret

Persib Bandung dan Dewa United yang tampil di level asia pun membuat klub Indonesia terpaksa absen di kompetisi antar klub Asia Tenggara tersebut. Sampai akhirnya, ada kabar baik untuk klub Liga Indonesia musim depan.
Demi Capai Infrastruktur 100 Persen, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Langsung Pantau Perbaikan Jalan Raya Cibarusah

Demi Capai Infrastruktur 100 Persen, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Langsung Pantau Perbaikan Jalan Raya Cibarusah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memantau proses perbaikan Jalan Raya Cibarusah yang rusak dan berlubang demi wujudkan infrastruktur Jabar 90-100 persen.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral