News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MBG Dinilai Perkuat Fondasi Pendidikan, Kalima: Jangan Giring Opini dengan Narasi yang Menyesatkan

Program MBG dinilai perkuat fondasi pendidikan. Kalima sebut anggaran pendidikan tetap naik dan minta publik tak terpengaruh narasi menyesatkan.
Selasa, 3 Maret 2026 - 16:01 WIB
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG)
Sumber :
  • tvOne - abdul rohim

Jakarta, tvOnenews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah politisi melontarkan kritik terkait sumber pendanaannya yang disebut berasal dari anggaran pendidikan nasional. Kritik tersebut memunculkan narasi bahwa MBG berpotensi mengurangi upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Namun, pandangan berbeda disampaikan pengamat sosial dan kebijakan publik dari Kader Literasi Indonesia Maju (Kalima), Aiman Adnan. Ia menilai opini yang berkembang justru menyesatkan dan tidak menghadirkan gambaran utuh mengenai struktur anggaran negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MBG Disebut Jadi Fondasi Proses Belajar

Menurut Aiman, program MBG tidak dapat dipisahkan dari upaya memperkuat kualitas pendidikan. Ia menegaskan, pemenuhan gizi anak merupakan prasyarat dasar agar kegiatan belajar-mengajar berjalan efektif.

“Sebaiknya mari kita lebih banyak memberikan dukungan kepada pemerintah untuk memperbaiki program-program ini supaya lebih tepat sasaran, bukan semakin banyak melakukan kritik dengan menyebarkan informasi sesat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Aiman menilai, sulit membicarakan peningkatan mutu pendidikan tanpa memastikan kondisi dasar peserta didik terpenuhi. Anak yang belajar dalam kondisi lapar, kata dia, berpotensi mengalami penurunan konsentrasi dan daya serap.

“Kalau ada politisi mengaku peduli pendidikan tapi tidak rela anak kenyang sebelum belajar, publik wajar bertanya: pendidikan versi siapa yang sedang mereka bela?” katanya.

Telah Disetujui Bersama di DPR

Lebih lanjut, Aiman menyoroti anggapan bahwa MBG merupakan kebijakan sepihak yang tidak melalui proses politik memadai. Ia menegaskan program tersebut telah dibahas dan disepakati bersama antara pemerintah dan DPR dalam pembahasan anggaran.

“MBG dibahas, disetujui, dan diketok bersama di DPR. Dan di DPR itu termasuk fraksi yang sekarang paling keras menyerang,” ujarnya.

Ia mempertanyakan konsistensi sikap politik yang berubah setelah program berjalan. Menurutnya, jika kini program dianggap bermasalah, maka publik berhak mengetahui alasan perubahan sikap tersebut.

“Kalau sekarang disebut bermasalah, pertanyaannya sederhana: kenapa dulu setuju?” katanya.

Anggaran Pendidikan Tidak Berkurang

Isu utama yang mengemuka dalam polemik ini adalah dugaan bahwa MBG menggerus anggaran pendidikan nasional. Namun Aiman menilai narasi tersebut tidak berdasar jika melihat data resmi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Anggaran pendidikan tidak berkurang, justru naik. Ini fakta APBN, bukan tafsir,” tegasnya.

Ia menambahkan, kenaikan gaji dan tunjangan guru serta dosen dalam APBN terbaru menjadi indikator konkret bahwa komitmen terhadap sektor pendidikan tetap dijaga.

Beberapa indikator yang disebutnya antara lain:

  • Kenaikan tunjangan guru

  • Peningkatan insentif guru honorer

  • Tambahan alokasi untuk dosen

  • Program renovasi sekolah yang tetap berjalan

  • Tidak ada penghentian program pendidikan

“Kalau anggaran pendidikan dirampok MBG, dari mana datangnya kenaikan anggaran puluhan triliun untuk guru dan dosen? Ini angka resmi, angka riil,” ujarnya.

Pentingnya Melihat Struktur Anggaran Secara Utuh

Aiman menilai polemik yang berkembang kerap mengambil satu angka besar—yakni anggaran MBG—tanpa menghadirkan konteks menyeluruh mengenai struktur anggaran pendidikan nasional.

Menurutnya, pendekatan seperti itu berpotensi menggiring opini publik tanpa pemahaman yang komprehensif.

“Angkanya dilepas, konteksnya dihilangkan. Publik digiring emosi, bukan diajak berpikir,” katanya.

Ia menegaskan, kebijakan publik seharusnya dinilai secara utuh, termasuk melihat keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan dasar siswa dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Guru Tidak Dikorbankan

Dalam polemik yang sama, isu kesejahteraan guru kerap dijadikan alasan untuk menolak MBG. Namun Aiman menilai argumen tersebut tidak sepenuhnya selaras dengan fakta kebijakan yang berjalan saat ini.

“Katanya membela guru, tapi faktanya tunjangan guru naik, insentif guru honorer bertambah, renovasi sekolah berjalan, dan tidak ada program pendidikan yang dihentikan,” ujarnya.

Ia pun mempertanyakan klaim bahwa guru menjadi pihak yang dirugikan oleh pelaksanaan MBG.

“Lalu di mana tepatnya guru dikorbankan? Jangan jadikan guru sebagai tameng untuk manuver politik,” tandasnya.

Dukungan dan Evaluasi Dinilai Lebih Produktif

Di tengah perdebatan yang berkembang, Aiman mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus pada perbaikan implementasi program agar semakin tepat sasaran, daripada membangun narasi yang dinilai tidak berbasis data.

Menurutnya, kritik tetap diperlukan dalam demokrasi, namun harus disertai argumentasi yang faktual dan proporsional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program MBG, kata dia, dapat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang saling melengkapi—memastikan siswa mendapatkan asupan gizi memadai sekaligus tetap memperkuat kualitas guru dan infrastruktur sekolah.

Dengan pendekatan yang komprehensif, ia menilai MBG justru berpotensi memperkuat fondasi pendidikan nasional, bukan sebaliknya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tak Habis Pikir Tahu Tabiat Buruk Taufik Hidayat, Curhatan Mantan Istri Viral di Medsos

KDM Tak Habis Pikir Tahu Tabiat Buruk Taufik Hidayat, Curhatan Mantan Istri Viral di Medsos

Mengapa bisa kasus penyekapan wanita di Bandung ini mencuat? simak penjelasannya di sini. Mantan istri Taufik Hidayat pun buka suara soal tabiat sang suami.
Taufik Hidayat Lakukan Hal di Luar Batas Perilaku Normal, Sejumlah Ahli Kejiwaan Dilibatkan Periksa Kondisi Psikologisnya

Taufik Hidayat Lakukan Hal di Luar Batas Perilaku Normal, Sejumlah Ahli Kejiwaan Dilibatkan Periksa Kondisi Psikologisnya

Sejumlah ahli kejiwaan dilibatkan untuk memeriksa kondisi psikologis Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Kabupaten Bandung. 
Pelaku Curanmor di Johar Baru Ditangkap Polisi, Kepergok Jual Motor Rp3,9 Juta Lewat Medsos

Pelaku Curanmor di Johar Baru Ditangkap Polisi, Kepergok Jual Motor Rp3,9 Juta Lewat Medsos

Tim Unit Reskrim Polsek Johar Baru menangkap pria berinisial MAR (31), usai melakukan pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di Jalan Kawi Kawi Bawah A, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Jelang Piala Asia 2027

Apa kabar baik yang didapat Timnas Indonesia jelang bergulirnya Piala Asia 2027?
Diuji MSCI November Nanti, Pemerintah Kebut Reformasi Pasar Modal demi Jaga Status Indonesia

Diuji MSCI November Nanti, Pemerintah Kebut Reformasi Pasar Modal demi Jaga Status Indonesia

Pemerintah tidak ingin berpuas diri setelah Indonesia berhasil mempertahankan status sebagai Emerging Market dalam tinjauan terbaru MSCI.
MSCI Puji Reformasi Pasar Modal RI, Aturan Free Float 15 Persen Jadi Sorotan

MSCI Puji Reformasi Pasar Modal RI, Aturan Free Float 15 Persen Jadi Sorotan

Di tengah sorotan terhadap transparansi dan integritas perdagangan saham di Indonesia, lembaga indeks global MSCI memberikan pengakuan penting terhadap berbagai reformasi yang dijalankan pemerintah dan otoritas pasar modal nasional.

Trending

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Insiden kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk trailer bermuatan besi, terjadi di Jalan Layang Tomang Km 13.400, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Kasus Ketua BEM FH UBK Terima Uang Demo Diminta Tak Seret Nama Wapres Gibran

Kasus Ketua BEM FH UBK Terima Uang Demo Diminta Tak Seret Nama Wapres Gibran

Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (FH UBK), Muhammad Abdimaludin mengaku menerima uang senilai Rp20 juta dalam aksi unjuk ras beberapa waktu turut menyorot perhatian publik.
Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Selengkapnya

Viral