Pencuri Uang Takziah di Kramat Jati Diduga Sering Beraksi, Ada yang Meninggal Pukul 04.00, Pelaku Tiba di Rumah Duka Pukul 08.00
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Perempuan yang mencuri uang takziah di Kramat Jati, Jakarta Timur, diduga sudah beberapa kali beraksi. Namun, dia diduga melakukan aksi serupa di tempat yang berbeda.
Sebelumnya, dia beraksi di Jalan Damai pada 22 Desember 2025 dan di Jalan Bambu Kuning pada 4 Februari 2026. Teranyar, perempuan itu beraksi di wilayah Kramat Jati.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli mengatakan pelaku sudah beraksi sebanyak tiga kali.
"Iya betul sama seperti dua kejadian sebelumnya. Memang kasus dan pelakunya sama," ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Dari kasus sebelumnya, Fadoli menyebut pelaku menggunakan pola yang sama.
Dia memanfaatkan adanya orang meninggal untuk mengambil uang takziah. Perempuan itu datang ke rumah duka lalu berpura-pura mengenal almarhum.
Fadoli menyebut pelaku juga berbaur dengan para pelayat lain agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Saat kondisi lengah, jelas dia, pelaku diduga mengambil uang takziah.
Nyai Hasanah (45), keluarga korban, menyebut saat itu mertuanya meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, pelaku sudah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut dia, pelaku datang sejak pagi hari saat suasana rumah masih lengang dan pelayat belum berdatangan.
Sepengamatannya, pelaku ada di rumah duka hingga menjelang waktu pemakaman. Selama berada di rumah duka, Hasanah menyebut pelaku hanya duduk dan sesekali memperhatikan situasi sekitar.
Dia mengaku sebagai teman kakak ipar korban dan mengklaim dirinya "teman perjuangan" saat mengambil bantuan sosial seperti sembako dan KJP.
"Iya pelakunya perempuan. Ngakunya mau melayat kenal sama kita. Tau-taunya uang takziah ludes hilang enggak tersisa," ujar Hasanah.
Hasanah menduga pelaku beraksi saat minta izin menumpang ke toilet. Setelah itu, pelaku pun pulang.
Sementara itu, pihak keluarga baru menyadari uang takziah hilang pada siang harinya. (ant/nsi)
Load more