News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Sebut Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda: Elongasi Hilal Masih di Bawah Standar MABIMS

Direktur Urusan Agama Islam di Kementerian Agama (Kemenag), Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa hasil hisab menunjukkan posisi bulan sabit muda pada akhir Ramadan masih berada di bawah standar visibilitas
Senin, 9 Maret 2026 - 14:09 WIB
Petugas mengamati hilal dengan teropong, hasil pemantauan sementara dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta, hilal masih jauh di bawah ufuk, di Kanwil Kemenag DKI Jakarta, di Jakarta, Selasa (17/2/2026)
Sumber :
  • tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Awal Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpeluang berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah. Perbedaan ini berkaitan dengan posisi hilal yang secara perhitungan astronomi dinilai belum memenuhi kriteria yang digunakan pemerintah.

Direktur Urusan Agama Islam di Kementerian Agama (Kemenag), Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa hasil hisab menunjukkan posisi bulan sabit muda pada akhir Ramadan masih berada di bawah standar visibilitas yang digunakan negara anggota MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau berdasarkan hitungan hisab, ketinggian hilal itu sekitar 0 sampai 3 derajat dan yang tertinggi berada di wilayah Aceh. Kemudian untuk elongasi 4 sampai 6 derajat,” kata Arsad dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Ia menerangkan bahwa ketentuan yang digunakan dalam metode imkan rukyat MABIMS mensyaratkan ketinggian bulan minimal tiga derajat dengan jarak sudut bulan terhadap matahari (elongasi) setidaknya 6,4 derajat.

“Kalau kriteria imkan rukyat versi MABIMS itu elongasinya minimal 6,4 derajat. Jadi kalau berdasarkan kriteria visibilitas hilal MABIMS, memang masih belum memungkinkan untuk bisa dilihat,” ucap Arsad.

Dari hasil perhitungan tersebut, ada kemungkinan sebagian wilayah memenuhi batas ketinggian minimal. Namun jarak sudut bulan terhadap matahari masih berada di bawah syarat yang ditetapkan, sehingga peluang terlihatnya hilal relatif kecil.

Meski demikian, Arsad menegaskan bahwa kepastian tanggal Idul Fitri tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah.

“Keputusan akhir tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026,” katanya.

Sidang tersebut akan menentukan apakah awal Syawal jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026 berdasarkan laporan rukyatul hilal di berbagai wilayah.

Prediksi Perbedaan Penetapan

Sementara itu, peneliti dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, memperkirakan potensi perbedaan penentuan Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah cukup besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan itu didasarkan pada metode Kalender Hijriah Global Tunggal.

Sebaliknya, jika pemerintah tetap menggunakan standar rukyat yang mengacu pada kriteria MABIMS, maka kemungkinan besar awal Syawal diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

Isi Surat Terbuka AFC, UEFA dan Concacaf Terkuak, Singgung Rencana Piala Dunia Tanpa FIFA 

AFC, Concacaf, dan UEFA mempertanyakan kepercayaan mereka pada Presiden FIFA, Gianni Infantino setelah kontroversi rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) yang berkaitan dengan pengelolaan komersial Piala Dunia.
Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Dulu Viral Gara-gara Filter Alien, Seperti Apa Wajah Asli Imroatus "Mas Pandu Tolong Dijawab" yang Misterius?

Pada 2020 lalu sosook Imroatus sempat viral lantaran filter alien yang digunakannya saat mengikuti webinar via Zoom meeting. Ternyata begini wajah aslinya.
WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

WNA Nigeria Ditangkap Usai Aniaya WNA Kamerun Hingga Tewas di Kafe Jakpus, Polisi Ungkap Masalah Dipicu Utang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CC diamankan tim Polsek Sawah Besar usai terlibat penganiayaan sesama WNA, hingga mengakibatkan meninggal dunia di sebuah kafe, Jalan Krekot I, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral