News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roy Suryo Tegas: 99,9 Persen Tak Akan Ikuti Langkah Rismon Sianipar Minta RJ dalam Polemik Ijazah Jokowi

Roy Suryo menegaskan 99,9 persen tidak akan mengikuti langkah Rismon Sianipar meminta Restorative Justice dalam polemik ijazah Jokowi.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:00 WIB
Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar telematika Roy Suryo menegaskan dirinya tidak akan mengikuti langkah Rismon Sianipar yang sebelumnya meminta maaf kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik ijazah. Roy memastikan hampir pasti tidak akan mengajukan Restorative Justice (RJ) dalam perkara tersebut.

Roy menyebut sikapnya sudah sangat jelas dan tidak akan berubah meskipun dinamika kasus terus berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apakah mungkin saya mengajukan RJ atau tidak, insyaallah 99,9 persen saya tidak akan meminta RJ, itu clear,” kata Roy Suryo dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi Roy Suryo yang tetap mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi meskipun Rismon Sianipar telah menarik kesimpulan sebelumnya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi serta keluarganya.

Roy Suryo dan Dokter Tifa Sepakat Tetap Menguji Ijazah Jokowi

Roy Suryo mengungkapkan bahwa sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, dirinya telah berkomunikasi dengan Dokter Tifa. Keduanya disebut memiliki pandangan yang sama mengenai polemik ijazah Jokowi.

Menurut Roy, sikap mereka tetap konsisten untuk menantang dan menguji kembali dokumen ijazah tersebut secara terbuka.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kebenaran secara ilmiah.

“Kita bersama tetap menegakkan dan men-challenge ijazah Jokowi yang 99,9 persen palsu tadi,” ujarnya.

Roy juga mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya hadir di Solo sebagai ahli dalam sidang yang melibatkan Rismon Sianipar. Dalam sidang tersebut, Rismon disebut menyampaikan pernyataan di bawah sumpah terkait penelitiannya.

“Saya ada di Solo menjadi ahli di sidang CLS bersama Rismon, itu di bawah sumpah. Saat itu dia masih mengatakan tidak ada bedanya dengan apa yang dilakukan selama ini,” ungkap Roy.

Roy Suryo Pertanyakan Perubahan Sikap Rismon

Roy Suryo juga menyoroti perubahan sikap Rismon Sianipar yang kini mengakui adanya kekeliruan dalam penelitiannya terkait ijazah Jokowi.

Menurut Roy, perubahan sikap tersebut menimbulkan tanda tanya karena dalam dunia penelitian ilmiah, perubahan kesimpulan tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba tanpa dokumentasi yang jelas.

Ia menilai setiap perubahan hasil penelitian seharusnya memiliki catatan ilmiah atau risalah yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Bagi seorang peneliti itu benar kalau dikatakan, apakah peneliti itu bisa berubah 180 derajat? Tidak mungkin, harus ada risalahnya,” kata Roy.

Roy menambahkan bahwa jika pun ada koreksi terhadap satu aspek penelitian, hal tersebut tidak otomatis menggugurkan keseluruhan penelitian yang pernah dilakukan.

“Kalau dia mau menggugurkan soal ijazah, itu hanya menggugurkan satu hal saja, tapi tidak akan menggugurkan penelitian kami,” lanjutnya.

Sikap Rismon Dinilai Tidak Mengakhiri Polemik

Roy Suryo menegaskan bahwa langkah Rismon Sianipar yang meminta maaf kepada Jokowi tidak serta merta mengakhiri polemik ijazah yang selama ini berkembang di ruang publik.

Menurut Roy, perbedaan pandangan dalam penelitian masih mungkin terjadi dan hal itu tidak berarti seluruh isu harus berhenti begitu saja.

Ia menilai polemik tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut melalui pendekatan ilmiah dan hukum.

Karena itu, Roy memastikan dirinya tetap mempertahankan posisi yang selama ini disampaikan.

Roy Suryo Singgung Kunjungan Rismon ke Gibran

Dalam pernyataannya, Roy juga menyinggung kabar mengenai pertemuan Rismon Sianipar dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Roy mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti detail pertemuan tersebut. Namun ia mengaku hanya bisa mendoakan agar Rismon mendapatkan jalan terbaik.

“Kalau dia menyambangi Wapres Gibran Rakabuming Raka dan betul mendapatkan parsel gede banget, saya di bulan suci Ramadan ini hanya bisa mengatakan semoga Rismon Sianipar mendapatkan hidayah,” ujarnya.

Roy juga berharap Rismon dapat menemukan kejelasan dalam sikapnya setelah perubahan pandangan yang terjadi.

“Kita tetap doakan yang terbaik untuk dia yang mungkin lagi tidak jelas, lagi tersesat,” lanjut Roy.

Roy Suryo Ragukan Proses Restorative Justice

Selain memastikan tidak akan mengikuti langkah Rismon Sianipar, Roy Suryo juga mengungkapkan keraguannya terhadap kemungkinan diterimanya permintaan Restorative Justice dalam kasus tersebut.

Menurut Roy, berdasarkan informasi yang ia peroleh, proses pengajuan RJ tidaklah sederhana dan memiliki sejumlah persyaratan.

Ia menyebut salah satu syarat yang kabarnya harus dipenuhi Rismon adalah menerbitkan buku baru untuk menggantikan karya sebelumnya.

Roy menilai proses tersebut tidak mudah dilakukan.

“Saya dengar terakhir dia mendapatkan syarat untuk mendapatkan RJ. Belum tentu diterima RJ-nya,” kata Roy.

“Artinya selain harus mencabut, menerbitkan buku baru, itu tidak mudah,” lanjutnya.

Roy Suryo Tegaskan Sikap Tetap Konsisten

Di tengah dinamika polemik yang terus berkembang, Roy Suryo memastikan sikapnya tetap konsisten. Ia menegaskan tidak akan mengikuti langkah Rismon Sianipar yang memilih meminta maaf kepada Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pernyataan tersebut, Roy kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan Restorative Justice dalam polemik ijazah Jokowi.

Sikap tegas Roy ini sekaligus menegaskan bahwa perdebatan terkait isu tersebut masih berlanjut dan belum menemukan titik akhir. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar berinisial AP (14) tewas di lintasan KRL Stasiun Jurangmangu. Pihak kepolisian sedang menyelidiki insiden tewasnya pelajar perempuan tersebut. 
Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia akan mengirimkan sebanyak enam atlet untuk membela skua Merah Putih di Asian Games 2026, yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral