News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Emosi Sampai Minta Pegawai Pramusaji di Kantor Dinasnya Keluar dari Pekerjaanya: Capek Apa?

Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kecewa kepada pegawai pramusaji Gedung Pakuan Kota Bandung sampai meminta keluar dari pekerjaannya. KDM sampai bilang..
Minggu, 22 Maret 2026 - 11:07 WIB
Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM marahi pegawai pramusaji sebelum shalat Ied
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi

Jakarta, tvOnenews.com - Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kecewa kepada pegawai pramusaji Gedung Pakuan Kota Bandung sampai meminta keluar dari pekerjaannya.

Suasana menegangkan terjadi di Kantor Dinas Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuan sebelum Shalat Idul Fitri 1447 H, digelar pada Sabtu (21/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya sebelum berangkat shalat Idul Fitri Kang Dedi Mulyadi alias KDM menyapa sejumlah pegawai, seperti sekuriti dan tukang sapu di kantor dinasnya.

Tidak hanya menyapa, KDM juga membagikan uang atau salam tempel bagi pegawai yang tetap bertugas di hari Lebaran 2026.

Ada banyak pegawai yang terpaksa tidak berkumpul dengan keluarganya karena harus tetap bertugas di kantor dinas gubernur tersebut.

Mulai dari sekuriti hingga para tukang bersih-bersih. Mereka dipanggil lalu diberi salam tempel  pecahan Rp100.000 oleh KDM.

Namun suasana penuh empati itu berubah menjadi sedikit tegang, ketika KDM menegur pegawai pramusaji yang ikut menghampirinya demi mendapat salam tempel.

Dedi Mulyadi langsung menunjukkan emosinya, dan memberikan teguran kepada pegawai pramusaji tersebut.

"Ke kabiasaan siga nu teu meunang gaji wae (nanti kebiasaan kayak enggak dapat gaji saja). Jadi kan ini ditanya, (lalu) dikasih, jangan punya kebiasaan begitu, enggak boleh kamu pegawai," katanya menegur sang pegawai.

Lebih lanjut Dedi memberikan teguran menohok kepada sang pegawai.

"Kan lain jelema sangsara (kan bukan orang susah) punya gaji kan? enggak boleh begitu. Jadi kalau orang memberi nunggu aja, jangan nyamperin. Kamu bukan orang miskin kan?" sindirnya.

"Punya gaji kan? punya THR kan? enggak boleh begitu. Ini Gedung Pakuan enggak boleh punya jiwa miskin," tambahnya.

Sang pegawai pramusaji langsung meminta maaf kepada Dedi Mulyadi.

"Iya Pak, maaf Pak! Siap Pak!," jawab sang pegawai Pramusaji.

Meski begitu, KDM tetap memberi salam tempel kepada pegawai pramusaji tersebut sambil menasehatinya.

"Suka ngasih, tapi kalau orang yang tiba-tiba ini saya enggak suka. Apalagi kamu punya gaji kan? dibanding yang lain kamu lebih baik kan," lanjut KDM.

Lebih lanjut, KDM bertanya apakah pekerjaannya membuatnya capek?

Namun jawaban sang pramusaji tampaknya tak membuat KDM puas, bahkan membuatnya kecewa.

"Capek juga pak!" jawabnya.

"Capek naon saya tanya (capek apa saya tanya)?" sambung KDM.

"Beberesih dapur," katanya.

Mendengar jawaban sang pegawai pramusaji, KDM langsung emosi dan otomatis menyusuh sang pegawai keluar dari pekerjaannya.

"Oke keluar dari sini kerjanya," tegas KDM.

"Keluar dari sini kerja," ulangnya.

Suasana langsung berubah menegangkan. 

"Saya bayangkan anda kerja di dapur, capek mana dengan yang angkut sampah? Yaudah kamu besok kerja angkut sampah saja, enggak usah kerja di dapur," katanya.

KDM menegaskan bahwa selama ini dirinya jarang bekerja di kantor dinas Gedung Pakuan.

Lantas, apakah dirinya menyusahkannya dan sering membawa tamu ke Gedung Pakuan.

Sementara selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jarang tinggal di kantor dinas tersebut.

Ia pun mengakui jika Dedi Mulyadi memang jarang berada di kantor dinas tempatnya bekerja.

Namun, ia mengaku dirinya tetap bekerja di dapur untuk para staf dan para pekerja di lingkungan kantor dinas Gubernur Jabar tersebut.

Dedi Mulyadi kembali menegur agar pegawai tersebut tak boleh memiliki mental miskin dengan mengeluh mudah capek.

“Kamu gak boleh punya mental begitu,” ujar Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal mentalitas, Dedi Mulyadi juga menyoroti aspek profesionalisme. 

Dedi Mulyadi memastikan para pekerja yang telah berkorban waktu bersama keluarga di hari fitri ini mendapatkan apresiasi yang layak. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral