GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Liburkan Angkutan Umum, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bicara Jujur Belum Sempurna Urai Kemacetan saat Lebaran 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengaku kebijakan liburkan angkutan umum belum optimal mengatasi kemacetan arus mudik dan arus balik libur Lebaran 2026.
Kamis, 26 Maret 2026 - 20:34 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali membicarakan kebijakan meliburkan angkutan umum dan tradisional di Jabar selama periode libur Lebaran 2026.

Dedi Mulyadi kali ini menyampaikan hasil kebijakan tersebut. Pasalnya, keputusan meliburkan angkutan umum guna melancarkan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi harus mengakui kebijakan tersebut belum sepenuhnya sempurna. KDM sapaan akrabnya mengatakan, kemacetan lalu lintas masih terjadi di Jabar.

"Saya sampaikan juga bahwa kebijakan meliburkan angkot, ojek, andong, becak, memang belum bisa 100 persen membuat lalu lintas arus mudik dan arus balik lancar," ungkap Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Dedi Mulyadi Ungkap Penyebab Liburkan Angkutan Umum Belum Optimal

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Ia menjelaskan, Pemprov Jabar sudah meliburkan tiga ribu angkutan umum. Kebijakan itu menyasar pada sopir angkot, ojek, andong, becak, hingga transportasi umum lainnya.

Mereka yang libur beroperasi di arus lalu lintas terutama di jalur mudik dan tempat wisata tentu mendapat kompensasi uang. Tujuannya untuk tetap menjaga kebutuhan sehari-hari selama libur Lebaran.

Meski mereka libur, kata KDM, kepadatan kendaraan masih melampaui kapasitas jalan. Menurutnya, hal itu menjadi penyebab kemacetan belum terurai dengan maksimal selama arus mudik dan arus balik.

"Karena apa? Jumlah mobilnya memang melebihi kapasitas jalan. Tetapi, minimal kebijakan itu telah meringankan petugas di lapangan," terangnya.

Angka Kemacetan Kendaraan di Jabar Berkurang

Ilustrasi Angkot
Ilustrasi Angkot
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Ia berpendapat dari kebijakan itu setidaknya tidak menimbulkan kemacetan parah pada periode arus mudik dan balik libur Lebaran tahun ini.

Ia menambahkan, dengan kebijakan meliburkan angkutan umum membuat kendaraan pemudik masih bisa jalan. Menurutnya, mereka yang melintasi Jabar hanya merasakan kemacetan ringan.

"Sehingga dalam bahasa arus lalu lintas, bisa padat merayap," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kebijakan yang dijalankan tahun ini bisa menjadi acuan Pemprov Jabar.

Pemerintah siap meningkatkan kebijakan tersebut sebagai layanan untuk masyarakat hingga pemudik yang melintasi wilayah Jabar pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2027.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Kiai Ashari diduga dibantu oleh pengurus internal ponpes untuk melancarkan aksinya. Seorang warga Bekasi diduga ikut terlibat dalam kasus pencabulan Kiai Ashari
Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sejarah bukanlah sekadar cerita usang yang harus ditinggalkan. 
Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral