SBY Kenang Juwono Sudarsono, Tokoh Kunci yang Satukan Militer dan Sipil di Era Reformasi
- Istimewa
SBY menegaskan bahwa saat itu, ia bersama Juwono memiliki visi yang sama untuk membawa kekuatan militer Indonesia menjadi lebih tangguh dan modern.
Peran Penting dalam Diplomasi dan Misi Perdamaian
Tak hanya di bidang pertahanan, Juwono juga dikenal memiliki kemampuan kuat dalam hubungan internasional. SBY menyebut, almarhum berperan besar dalam membangun dan memperkuat misi perdamaian Indonesia di tingkat global.
Kontribusi tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai krisis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Bagi saya, pertahanan dan diplomasi adalah dua hal yang sama pentingnya. Dan Mas Juwono memiliki kapasitas di kedua bidang tersebut,” kata SBY.
Perpaduan kemampuan ini menjadikan Juwono sebagai figur langka yang mampu mengintegrasikan kepentingan pertahanan dengan strategi diplomasi secara seimbang.
Warisan Pemikiran untuk Indonesia
SBY juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan semangat dan pemikiran yang telah diwariskan oleh Juwono Sudarsono, terutama dalam memperkuat sektor pertahanan dan diplomasi nasional.
Menurutnya, isu pertahanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kalangan militer, tetapi juga melibatkan seluruh komponen bangsa.
“Pertahanan bukan hanya urusan jenderal, marsekal, atau laksamana, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua sebagai bangsa,” tegasnya.
Ia menilai, pemikiran Juwono tentang pentingnya sinergi antara kekuatan militer dan pendekatan diplomasi masih sangat relevan hingga saat ini, terutama di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Dikenal Memiliki Dua Kekuatan Utama
SBY menggambarkan Juwono sebagai sosok yang memiliki dua karakter utama, yakni kemampuan di bidang pertahanan dan keahlian dalam hubungan internasional.
Kombinasi tersebut menjadikan Juwono sebagai tokoh penting dalam perjalanan reformasi sektor pertahanan Indonesia, sekaligus sebagai jembatan antara pendekatan militer dan sipil.
Kepergian Juwono Sudarsono menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam dunia pertahanan dan diplomasi. (ant/nsp)
Load more