Belajar dari China, Menkes Dorong Kolaborasi AI hingga Bioteknologi untuk Tekan Tuberkulosis
- Rika Pangesti/tvOnenews
Dalam agenda kunjungan tersebut, Menkes didampingi Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, serta Wakil Duta Besar RI di Beijing, Irene. Mereka juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah pelaku industri China di sektor alat kesehatan, farmasi, AI, hingga robotik.
Dalam kesempatan itu, perusahaan farmasi Indonesia Bio Farma menjalin kesepakatan lanjutan dengan perusahaan farmasi China Sinovac terkait kerja sama pengembangan dan produksi vaksin.
Di sela kunjungan, Menkes juga menyempatkan diri bertemu peserta program fellowship dokter Indonesia yang tengah menjalani pelatihan di berbagai rumah sakit di China.
Indonesia dan China sendiri telah memiliki sejumlah kerja sama di bidang kesehatan. Pada 25 Mei 2025, dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Li Qiang di Jakarta, kedua negara menandatangani kesepakatan kerja sama antara Kemenkes RI dan lembaga kesehatan China, khususnya terkait pengobatan tradisional Tiongkok dan penanggulangan tuberkulosis.
Kolaborasi tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga kerja sama antar rumah sakit serta pertukaran tenaga kesehatan. (ant/rpi)
Load more