Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya
- istimewa - istock photo
"12 sampai 14 Maret dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Denpasar, dengan diagnosa demam berdarah grade 2," beber Yuli.
Dia menyebutkan saat mau dirujuk, peserta magang mau menunggu orang tuanya terlebih dahulu. Karena sudah terlambat, peserta meninggal dunia, dengan diagnosa akhir Dengue High Fever (DHF) dengan komplikasi shock.
Yuli menyebutkan ketiga kasus ini menjadi pembelajaran bagi Kementerian Kesehatan, RS wahana, serta para pembimbing untuk memperbaiki kebijakan-kebijakan, berkomunikasi aktif dengan peserta dan keluarganya guna mencegah perawatan secara mandiri, serta mengawasi para peserta lebih ketat.
Dokter magang, kata dia, ada di RS wahana dalam rangka pendidikan, sehingga keselamatan mereka harus dipastikan agar dapat memberikan pelayanan yang baik.
Menurutnya, banyak peserta magang yang punya idealisme yang tinggi dan cita-cita yang bagus, namun hal itu harus diimbangi dengan memperhatikan kesehatannya.
Selain itu, Kemenkes juga akan melakukan investigasi seluruh Rumah Sakit (RS) wahana tempat dokter magang serta memperbaiki kebijakan, merespons meninggalnya tiga dokter magang tersebut. (aag)
Load more