News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Akurasi Kebijakan, BSKDN Gunakan Rasch Model untuk Survei dan Cegah Bias Data

BSKDN Kemendagri menegaskan bahwa mutu data sangat bergantung pada kualitas instrumen, terutama survei yang menjadi salah satu sumber utama data kebijakan.
Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB
Sekretaris BSKDN Noudy Tendean dalam Sosialisasi Penggunaan Rasch Model dalam Pengembangan Instrumen Survei di Command Center BSKDN Kemendagri.
Sumber :
  • BSKDN Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Penguatan kebijakan berbasis bukti melalui peningkatan kualitas data saat ini terus digencarkan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri.

Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan mengadopsi Rasch Model dalam penyusunan instrumen survei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Sekretaris BSKDN Noudy R. P. Tendean saat membuka kegiatan Sosialisasi Penggunaan Rasch Model dalam Pengembangan Instrumen Survei di Command Center BSKDN, Selasa (31/3/2026).

Dalam sambutannya, Noudy menegaskan bahwa mutu data sangat bergantung pada kualitas instrumen, terutama survei yang menjadi salah satu sumber utama data kebijakan.

“Kebijakan yang baik harus didukung oleh data yang baik, dan data yang baik harus berasal dari instrumen yang benar-benar teruji, valid, dan reliabel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini pendekatan klasik seperti uji validitas dan reliabilitas umum telah banyak digunakan. Namun, perkembangan metode pengukuran menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dan presisi, salah satunya Rasch Model.

Menurutnya, Rasch Model memungkinkan evaluasi yang lebih rinci terhadap kualitas setiap butir pertanyaan dalam survei.

Metode ini dapat mengukur tingkat kesulitan item, konsistensi jawaban responden, kesesuaian instrumen dengan konstruk, serta potensi bias dalam pertanyaan.

“Melalui pendekatan ini, kita tidak hanya mengetahui apakah instrumen cukup baik, tetapi juga memastikan bahwa instrumen tersebut benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur,” jelasnya.

Noudy menambahkan, penerapan Rasch Model bukan sekadar peningkatan teknis, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat kualitas bukti dalam perumusan kebijakan. Ia mengingatkan, instrumen yang kurang kuat berpotensi menghasilkan data bias yang dapat memengaruhi akurasi rekomendasi kebijakan.

“Jika data yang kita gunakan bias, maka kebijakan yang dihasilkan pun berisiko tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, penguatan metodologi menjadi sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Associate Professor Bambang Sumintono menilai Rasch Model memberikan pengukuran yang lebih akurat karena tidak hanya berfokus pada kelompok, tetapi juga karakteristik individu responden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, dalam pendekatan ini, data tidak langsung dianggap sebagai hasil akhir, melainkan perlu ditransformasikan agar memiliki makna ilmiah yang lebih kuat.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat fondasi metodologi BSKDN, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat, akurat, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate Ini Ungkap Harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap Pertahankan Gaya Menyerangmu

Veteran Hyundai Hillstate ini ungkap harapan untuk Megawati Hangestri: Tetap pertahankan gaya menyerangmu.
Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Resmi! Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun Jelang Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun satu tingkat ke posisi 119 dunia jelang melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, setelah Namibia naik lima posisi. Terkini
Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Pulau Borang Apresiasi Layanan Kesehatan dan Bansos Bhayangkari Peduli

Masyarakat Dusun 4 Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin, menyambut antusias program pelayanan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan sosial yang dihadirkan dalam kunjungan kerja Ketua Umum Bhayangkari di Sumatera Selatan.
Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Masih Ingat Mas Bechi Pemerkosa Santri di Jombang? DPR Desak Penjelasan Imipas Soal Pembebasan Bersyaratnya

Ketua Komisi XIII DPR desak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengkaji atau memeriksa ulang secara mendalam pembebasan bersyarat Mas Bechi.
Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya Atur Skema Lalu Lintas dan Kantong Parkir Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Polda Metro Jaya telah merancang skema manajemen lalu lintas di sekeliling kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. 
Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Prediksi Georgia vs Irlandia Utara di UEFA Nation League 2026: Jvarosnebi Bisa Terus Catatkan Tren Kemenangan?

Persaingan sengit babak penyisihan UEFA Nations League 2026-2027 Group B2 akan resmi bergulir saat Georgia menjamu Irlandia Utara di stadion mereka di Tbilisi.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral