News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jatah Preman Kurang, Pelaku Keroyok Pemangku Hajat di Purwakarta hingga Tewas, Polisi: Untuk Keamanan dan Beli Miras

Pria pemangku hajat di Purwakarta, Jawa Barat tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah pelaku yang diduga preman kampung. Kini Polisi telah mengidentifikasi pelaku
Senin, 6 April 2026 - 19:03 WIB
Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Karawang meninggal dunia usai dikeroyok preman kampung yang minta 'jatah'
Sumber :
  • Instagram @info_karawang

tvOnenews.com - Pria pemilik hajat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah pelaku yang diduga preman kampung.

Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu (4/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemangku hajat bernama Dadang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pria yang disebut preman kampung.

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi mengungkapkan sekelompok orang datang ke tempat hajatan untuk meminta jatah. 

“Didapati pada saat hajatan sedang berlangsung, ada sekelompok orang yang datang ke tempat hajatan yang menurut warga sekitar itu nyebutnya minta jatah ya,” ungkap Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi.

“Tetapi ada kesalahpahaman hingga menimbulkan keributan dan mengakibatkan meninggalnya korban. Diduga lebih dari dua orang, tapi ini masih dalam pengembangan ya,” sambungnya.

Pemilik hajat di Purwakarta tewas akibat dikeroyok preman
Pemilik hajat di Purwakarta tewas akibat dikeroyok preman
Sumber :
  • Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun menjelaskan terduga pelaku melakukan aksi yang tidak pantas.

Kemudian, pelaku meminta ‘jatah preman’ berupa sejumlah uang kepada pemangku hajat. 

Saat pelaku tidak menerima uang sesuai yang sudah ditentukan, akhirnya mengeroyok korban di tempat acara. 

“Pada acara itu mengadakan organ tunggal sebagai hiburan. Pada saat adanya hiburan warga kemudian timbul persoalan. Didatangi oleh seseorang terduga pelaku yang melakukan perbuatan yang tidak pantas di lokasi dengan cara meminta sejumlah uang kepada pemangku hajat,” jelas Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun pada program acara Apa Kabar Indonesia Siang, tvOne, Senin (6/4/2026).

“Akan tetapi uang yang diterima oleh yang bersangkutan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan mendapat teguran dari korban supaya tidak membuat keresahan dalam acara tersebut. Terduga pelaku tidak menerima, akhirnya terjadi suatu perbuatan melawan hukum yang berdampak kepada korban dilarikan ke rumah sakit,” lanjutnya menjelaskan.

Berdasarkan hasil olah TKP serta penyidikan, pelaku yang merupakan warga sekitar desa dan tidak bekerja. 

Terduga pelaku meminta uang kepada korban dengan alasan untuk keamanan acara dan membeli minuman keras.

“Pelaku tidak bekerja, kemudian meminta uang dengan dalih untuk keamanan dan untuk membeli minuman beralkohol,” kata Uyun.

Polisi sudah meminta keterangan pada 12 orang saksi dan melakukan olah TKP dan pra-rekonstruksi serta mengamankan barang bukti.

Kini terduga pelaku sudah teridentifikasi dan dalam pengejaran polisi. Pasalnya, terdapat korban penganiayaan lain yang diduga dilakukan oleh pelaku. 

“Berdasarkan fakta dari hasil pemeriksaan dan hasil olah TKP, sementara ini kami mengerucut pada satu orang pelaku. Sambil menunggu proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, kami juga menemukan korban lain,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban penganiayaan dari pihak-pihak lain yang sedang kami running terus untuk dilakukan pemeriksaan dan diberikan suatu proses penegakkan hukum oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Persib masih memantau kondisi Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Danijel Loncar. Ketiganya belum dijamin tampil setelah jeda internasional usai.
Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral