News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Sahroni Maafkan Indira dan Rena Usai Edit Wajahnya Melalui AI, Tempuh Jalur Damai dan Cabut Laporan di Polda Metro Jaya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni resmi mencabut laporan terhadap dua wanita yakni influencer bernama Indira Berliana dan pemilik akun media sosial Thread, Rena, yang mengedit wajahnya menggunakan Artificial Intelligence (AI), pada beberapa waktu lalu.
Senin, 6 April 2026 - 23:28 WIB
Ahmad Sahroni Maafkan Indira dan Rena Usai Edit Wajahnya Melalui AI, Tempuh Jalur Damai dan Cabut Laporan di Polda Metro Jaya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni resmi mencabut laporan terhadap dua wanita yakni influencer bernama Indira Berliana dan pemilik akun media sosial Thread, Rena, yang mengedit wajahnya menggunakan Artificial Intelligence (AI), pada beberapa waktu lalu.

Sahroni memilih memaafkan dan menempuh jalur damai melalui kuasa hukumnya di Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun dalam hal ini, keduanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor register STTLP/B/6382/IX/2025/SPKT/ POLDA METRO JAYA dan Laporan: STTLP/B/6486/IX/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA atas unggahan hoaks AI terhadap Sahroni pada bulan September 2025 lalu dan dijerat Pasal 51 ayat (1) Jo. Pasal 35 dan/atau Pasal 48 Jo. Pasal 32 UU ITE.

Kuasa Hukum Sahroni, Tina Amelia mengatakan bahwa kliennya telah memaafkan perbuatan kedua terlapor, sehingga terjadi kesepakatan perdamaian dan pencabutan laporan.

"Kami adalah kuasa hukum dari Bapak Ahmad Sahroni. Dalam hal ini, beliau adalah pelapor, dan kami untuk dan mewakili kepentingan beliau sebagai kuasa hukum, tentunya, alhamdulillah pada hari ini, 6 April 2026, sudah terjadi kesepakatan perdamaian dan juga pencabutan laporan gitu, atas kedua tersangka atau dua terlapor yang sudah kami laporkan pada bulan September 2025," kata Tina, di Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut, Tina menerangkan, pencabutan laporan ini merupakan kemurahan hati dari kliennya dan kedua terlapor juga memiliki itikad baik untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Kesepakatan perdamaian dan juga pencabutan laporan pada siang hari ini merupakan kemurahan hati dari klien kami gitu ya. Tentunya setelah melalui diskusi panjang dan juga melihat itikad baik dari dua tersangka untuk tidak mengulangi, dan juga untuk alasan kemanusiaan, akhirnya dilakukan kesepakatan perdamaian dan juga pencabutan laporan,” jelas Tina.

Sementara itu, Tina menegaskan, pencabutan laporan dan kesepakatan damai ini bukan berarti Sahroni menormalisasi tindakan para terlapor yang mengedit wajah Sahroni dengan AI. Namun karena ada itikad baik dari kedua terlapor, maka kliennya memutuskan untuk melakukan kesepakatan perdamaian dan pencabutan laporan.

“Namun perlu kami garis bawahi tentunya, bahwa pencabutan laporan dan kesepakatan perdamaian ini bukan berarti bahwa kita menormalisasi, bukan berarti bahwa klien kami menormalisasi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dimas Asep yang juga kuasa hukum Sahroni menegaskan, dalam hal ini pihaknya tidak menyelesaikan perkara dengan restorative justice. Sahroni memutuskan mencabut laporan dan surat pencabutan laporannya ditandatangani langsung.

“Ini adalah bukan Restorative Justice. Ini adalah pencabutan laporan di mana sebelum dilakukan pencabutan laporan, yaitu pada tadi kita sudah dimediasi oleh Polda Metro Jaya di bagian siber. Kemudian kita bersepakat, akhirnya kita putuskan pencabutan laporan. Di mana mohon izin bahwa pencabutan laporan itu ditandatangani langsung oleh Pak Ahmad Sahroni,“ jelasnya.

Kemudian Dimas menerangkan, dalam hal ini kedua terlapor juga telah bertemu dengan kliennya sebelum pencabutan laporan terjadi.

“Dari pihaknya terlapor Mbak Indira waktu kemarin, sebelum pencabutan kita sudah sempat berjumpa. Alhamdulillah langsung berjumpa langsung dengan Pak Ahmad Sahroni karena memang kebesaran hati beliau, dia langsung mau menerima dan diajak bertemu dengan Mbak Indira sekaligus calon suaminya ya waktu itu ya. Itu akhirnya kita berdiskusi dan ujungnya ya ini hari ini,” terangnya.

Sementara itu, usai pencabutan laporan, Indira dan Rena menyampaikan telah menyesal dengan perbuatan yang dilakukannya terhadap Sahroni. Atas peristiwa ini dirinya juga menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi.

“Saya Indira dari pihak terlapor. Terima kasih untuk Bapak Sahroni sudah memaafkan, sudah menyelesaikan kasus ini. Dan saya mohon maaf sebelumnya atas kegaduhan yang pernah saya lakukan, yang sepertinya itu mendapatkan impact yang negatif kepada Bapak Sahroni. Dan untuk pembelajaran mohon untuk lebih bijak menggunakan AI, jangan membuat hoaks atau bikin misinformasi di kalangan sosial media,” ujar Indira.

“Saya sebagai terlapor atas nama Rena ingin mengucapkan terima kasih banyak ke Bapak Ahmad Sahroni dan juga permohonan maaf yang sangat tulus dengan sepenuh hati saya ingin mengucapkan permohonan maaf kepada Bapak Ahmad Sahroni. Saya telah mengakui kesalahan saya karena telah membuat kegaduhan ini dan merugikan Bapak Ahmad Sahroni. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” jelas Rena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pengakuan keduanya melakukan edit foto Sahroni karena hanya ingin mengikuti tren dan Fear of Missing Out (FOMO).

“Tujuannya sih sebenarnya FOMO aja ya, cuman FOMO aja gitu. Awalnya kita FOMO menggunakan AI itu, template dari prom Gemini AI gitu. Kita ngikutin dari yang lagi trending. Karena kita content creator, jadi kita menggunakan itu sebagai untuk menambahkan engagement. Ya itu kesalahan yang kita buat,” ujar keduanya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Penyidikan dugaan manipulasi data ekspor produk turunan kelapa sawit memasuki babak baru.
Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

pemeriksaan 87 kontainer milik PT Mitra Mentari Sentosa, dan sejumlah dokumen ini guna pembuktian dugaan pelanggaran dalam kegiatan ekspor yang saat ini tengah didalami oleh penyidik.
Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, diduga diserang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran. Hal ini diungkap laporan The Wall Street Journal, Kamis, mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan hari ini pada Jumat (26/6/2026).
Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stagnan di Rp2,65 Juta

Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stagnan di Rp2,65 Juta

Dilansir dari laman Logam Mulia, pada pukul 08.30 WIB, Harga emas Antam masih stagnan di angka Rp2.655.000 per gram.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral