News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Siap Pindah ke IKN, Deddy Sitorus Tegaskan Syarat Tegas: Mitra Kementerian Harus Ikut

DPR siap pindah ke IKN, namun Deddy Sitorus tegaskan syarat utama: kementerian dan lembaga mitra harus ikut agar fungsi legislasi berjalan optimal.
Jumat, 10 April 2026 - 13:28 WIB
Ilustrasi IKN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik rencana perpindahan pusat aktivitas pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuat. Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menegaskan bahwa DPR tidak bisa begitu saja berkantor di IKN tanpa kehadiran mitra kerja dari unsur eksekutif.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas ajakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mendorong seluruh lembaga negara, termasuk legislatif, untuk mulai berkantor di IKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DPR Tak Bisa Bekerja Sendiri di IKN

Deddy menekankan bahwa sistem kerja DPR bersifat kolektif dan sangat bergantung pada koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait. Tanpa kehadiran mitra kerja tersebut di IKN, fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dinilai tidak akan berjalan optimal.

“Kalau DPR harus berkantor di sana, kenapa tidak? Tapi persoalannya, DPR bekerja bersama mitra dari eksekutif. Kalau mereka tidak ada, kita ke sana mau ngapain?” ujar Deddy.

Ia menjelaskan bahwa setiap komisi di DPR memiliki pasangan kerja langsung dari kementerian atau lembaga tertentu. Misalnya, Komisi II DPR tidak bisa berjalan tanpa kehadiran:

  • Kementerian Dalam Negeri

  • Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN

  • Komisi Pemilihan Umum (KPU)

  • Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

  • Kementerian PAN-RB

Menurutnya, keberadaan lembaga-lembaga tersebut di IKN menjadi syarat mutlak agar aktivitas DPR tetap efektif.

Infrastruktur Belum Siap untuk Legislatif

Selain persoalan koordinasi, Deddy juga menyoroti kesiapan infrastruktur di IKN yang dinilai belum merata. Ia menyebut bahwa fasilitas untuk eksekutif sudah relatif siap, sementara gedung untuk legislatif dan yudikatif belum sepenuhnya rampung.

Hal ini menjadi alasan kuat mengapa DPR belum bisa langsung memindahkan aktivitasnya ke ibu kota baru tersebut.

“Ke sana itu untuk bekerja, bukan sekadar menyepi,” tegasnya.

Deddy bahkan menyarankan agar pemerintah terlebih dahulu memprioritaskan pemindahan kementerian dan lembaga eksekutif yang sudah memiliki fasilitas memadai di IKN.

Dorongan Efisiensi Anggaran Negara

Lebih lanjut, Deddy menilai bahwa gedung-gedung yang telah dibangun di IKN harus segera dimanfaatkan secara optimal. Jika tidak, proyek tersebut berpotensi dianggap sebagai pemborosan anggaran negara.

Ia menyebut bahwa sejak awal dirinya sudah mendorong agar pejabat eksekutif mulai berkantor di IKN, termasuk Wakil Presiden dan sejumlah menteri strategis.

“Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi, sebaiknya tinggal dan bekerja di sana. Uang negara itu berharga,” ujarnya.

Respons Gibran: Semua Lembaga Harus Pindah

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut baik masukan dari DPR. Ia menegaskan bahwa ke depan seluruh unsur pemerintahan—baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif—akan berkantor di IKN.

Menurut Gibran, langkah tersebut merupakan bagian dari rencana besar pemerintah menjadikan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028.

“Terima kasih atas masukannya. Nanti kita sama-sama berkantor di IKN,” ujar Gibran dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan bahwa pemindahan ini bertujuan untuk memastikan penyelenggaraan negara berjalan terpadu di satu pusat pemerintahan yang baru.

OIKN Pastikan Wapres Bisa Mulai Tahun Ini

Di sisi lain, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan bahwa Wakil Presiden sudah dapat mulai berkantor di IKN pada tahun ini.

Ia menyebut bahwa gedung perkantoran untuk Wakil Presiden beserta fasilitas pendukungnya telah rampung, termasuk penyediaan furnitur sementara.

“Tahun ini sudah bisa, karena gedungnya sudah jadi dan fasilitasnya juga tersedia,” ujar Basuki.

Sinkronisasi Jadi Kunci Pemindahan IKN

Perdebatan mengenai pemindahan pusat pemerintahan ke IKN kini tidak hanya soal kesiapan fisik, tetapi juga menyangkut sinkronisasi antar lembaga negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Deddy Sitorus menegaskan bahwa perpindahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Tanpa kehadiran mitra kerja yang lengkap, DPR berpotensi kehilangan efektivitas dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

Dengan target IKN sebagai ibu kota politik pada 2028, tantangan terbesar pemerintah adalah memastikan seluruh elemen negara dapat berpindah secara terintegrasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Ramalan Asmara 5 Weton pada Sabtu Pon Tanggal 11 April 2026, Selasa Wage Ada yang Diam-diam Mengagumimu!

Ramalan Asmara 5 Weton pada Sabtu Pon Tanggal 11 April 2026, Selasa Wage Ada yang Diam-diam Mengagumimu!

Dalam urusan percintaan, energi hari tersebut akan sangat mendukung mereka yang ingin memulai babak baru atau memperbaiki keretakan hubungan.
Rezeki Nomplok, 5 Weton Ini Diprediksi Mandi Uang pada Sabtu Pon 11 April 2026, Anda Termasuk?

Rezeki Nomplok, 5 Weton Ini Diprediksi Mandi Uang pada Sabtu Pon 11 April 2026, Anda Termasuk?

Ada lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan keberuntungan dan nasib baik pada Sabtu Pon tanggal 11 April 2026 . Apakah weton Anda salah satunya?

Trending

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral