GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Desak TNI-Polri dan Kemenkeu Bertindak Keras, Kebocoran Negara dari Penyelundupan Disorot Tajam

Prabowo perintahkan TNI, Polri, dan Kemenkeu hentikan penyelundupan. Kebocoran negara masih tinggi, potensi kerugian capai ratusan triliun.
Jumat, 10 April 2026 - 18:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras terkait masih maraknya praktik penyelundupan yang berdampak langsung pada kebocoran keuangan negara. Dalam arahannya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026), Prabowo menegaskan bahwa persoalan tersebut belum tertangani secara maksimal.

Instruksi itu secara langsung ditujukan kepada Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prabowo, ketiga institusi tersebut memegang peran strategis dalam menghentikan praktik ilegal yang selama ini menggerus potensi penerimaan negara.

“Pekerjaan kita masih berat, kebocoran masih terjadi, penyelundupan masih terjadi,” tegas Prabowo dalam arahannya.

Kinerja Penindakan Dinilai Belum Optimal

Prabowo menilai bahwa meskipun setiap institusi telah memiliki perangkat dan unit khusus untuk menangani penyelundupan, hasil yang dicapai belum menunjukkan dampak signifikan.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang lebih agresif dan terkoordinasi sangat dibutuhkan untuk menekan praktik ilegal tersebut. Penyelundupan dinilai bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman serius terhadap stabilitas fiskal negara.

Kondisi ini, menurutnya, membuat negara kehilangan potensi pendapatan dalam jumlah besar yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan.

Prabowo juga mengingatkan bahwa keberadaan aparat penegak hukum dan pengawas keuangan harus mampu memberikan efek jera kepada pelaku. Tanpa penindakan tegas, praktik penyelundupan akan terus berulang dan semakin sulit dikendalikan.

Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Triliun

Dalam penjelasannya, Prabowo mengungkap gambaran besarnya kerugian negara akibat praktik ilegal tersebut. Ia merujuk pada capaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang berhasil mengungkap skala kebocoran negara.

Dari operasi yang dilakukan, Satgas PKH berhasil mengamankan aset lahan ilegal serta menarik denda administratif dari para pelanggar.

Total nilai yang berhasil diselamatkan mencapai Rp371 triliun. Angka ini disebut setara dengan sekitar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Nilai tersebut menunjukkan bahwa praktik ilegal, khususnya di sektor sumber daya alam, telah berlangsung dalam skala besar dan sistematis.

Sektor Sawit dan Tambang Jadi Sorotan

Prabowo menyoroti bahwa kebocoran negara paling besar terjadi di sektor sumber daya alam, terutama pada industri perkebunan kelapa sawit dan pertambangan ilegal.

Kedua sektor ini dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi, namun juga rentan terhadap praktik penyalahgunaan, termasuk penyelundupan dan penguasaan lahan secara ilegal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan potensi besar tersebut terus hilang tanpa pengawasan yang ketat. Penindakan yang konsisten dinilai menjadi kunci untuk memulihkan kerugian negara sekaligus memperbaiki tata kelola sektor strategis tersebut.

Dana Hasil Penindakan Akan Dialokasikan untuk Rakyat

Prabowo memastikan bahwa dana yang berhasil diselamatkan dari penindakan tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi akan langsung dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah program strategis yang akan dibiayai dari hasil pemulihan kerugian negara tersebut.

Beberapa program yang menjadi prioritas antara lain:

  • Renovasi sekolah di berbagai daerah

  • Digitalisasi sistem pendidikan nasional

  • Pembangunan infrastruktur seperti jembatan

  • Penguatan fasilitas publik lainnya

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

Penegakan Hukum Jadi Kunci Pemulihan Fiskal

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan menghentikan penyelundupan akan berdampak langsung pada kekuatan fiskal negara.

Jika kebocoran dapat ditekan secara signifikan, maka ruang anggaran pemerintah akan semakin luas untuk membiayai program pembangunan.

Selain itu, penegakan hukum yang tegas juga diyakini mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo pun menutup arahannya dengan menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk memastikan bahwa praktik penyelundupan benar-benar dapat dihentikan.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja lebih keras dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan negara. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Tegas! Presiden Iran Tolak Perang yang Dilanjutkan dengan Blokade Ekonomi

Iran tegaskan tidak akan memenuhi tuntutan yang berlebihan dari musuh-musuhnya. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan mengutuk perang ekonomi terhadap Iran sebagai kelanjutan perang dengan kekerasan.
Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga Alami Serangan Jantung, Seorang Calon Haji Asal Karawang Dilaporkan Meninggal di Tanah Suci

Diduga mengalami serangan jantung, seorang calon haji asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah.
Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Bukan Beton, Dedi Mulyadi Justru Minta Warga Sumedang Kembali ke Rumah Berbahan Kayu dan Bambu, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan ajakan yang menarik perhatian bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang. 
Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Alasan Umat Islam Disunnahkan Tidak Makan Sebelum Shalat Idul Adha, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Berikut alasan umat Islam disunnah untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum melakanakan shalat Idul Adha, begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.

Trending

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Selengkapnya

Viral